
Taman Bung Karno menjadi destinasi wisata di Bali yang menyuguhkan banyak cerita sejarah. Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan monumen patung Bung Karno jadi ikon taman untuk mengenang dan menghormati Proklamator Kemerdekaan RI.
Sembari menggali sejarah di masa lalu, pengunjung leluasa menikmati pemandangan di taman ini selama 24 jam. Bagi Anda yang berada di Bali, tepatnya di Buleleng, tidak ada salahnya jika mampir sejenak ke taman yang bertema ekologi dan sejarah ini.ย
Lokasi Taman Bung Karno berada di Jl. Jelantik Gingsir No.3, Sukasada, Kec. Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Jika berangkat dari Bandara Ngurah Rai, maka harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam 35 menit (90 km) lewat Br. Taman Tanda โ Mengwitani.
Untuk jam operasionalnya adalah setiap hari selama 24 jam. Pengunjung bebas dan leluasa datang ke taman ini kapan saja. Saat memasuki area taman, pengunjungnya juga tidak perlu membayar tiket masuk, alias gratis.
Taman ini jadi destinasi wisata sejarah Bali yang identik dengan sosok Bung Karno. Bagi Anda yang penasaran dan ingin berkunjung kesana, simak beberapa hal dan daya tariknya berikut ini:
Dalam latar belakang pembangunan taman ini, Bung Karno punya ikatan keluarga yang kuat dengan Buleleng. Ibunya yang bernama Ida Ayu Nyoman Rai yang berasal dari Singaraja Buleleng menjadikannya salah satu alasan mengapa akhirnya Bupati Buleleng mulai inisiatif membangun taman.
Pembangunan taman atas inisiatif Bupati Buleleng ini bukan tanpa alasan. Melainkan tujuan utamanya agar kabupatennya punya monumen khusus untuk mengenang dan menghormati Bung Karno.
Dalam pengembangan ini mengusung tema taman sejarah dan ekologi. Jadi, tamannya dibuat dengan konsep tempat rekreasi yang identik dengan taman sejarah berbasis budaya.ย
Bahkan, di taman ini punya fasilitas utama yang mencerminkan ekologi dan sejarah, yaitu adanya areal tanaman banten.
Luas taman ini berkisar ยฑ2 hektare dan jadi RTH pagi warga lokal dan pengunjung. Taman ini identik dengan patung Bung Karno yang ikonik. Patung Bung Karno punya tinggi sekitar 8 meter berbahan logam.
Pembuat patung Bung Karno bukan warga lokal, melainkan karya Rinta Ivanda yang berasal dari Bantul Yogyakarta. Di bagian bawah patungnya ada relief yang memuat kisah kehidupan ibunda Bung Karno yang asli dari Buleleng Bali.ย
Selain itu, di bawah pedestalnya juga terdapat sejumlah prasasti yang berisi pidato dan puisi Bung Karno. Patung berbobot ยฑ1,5 ton tersebut berdiri menghadap ke timur dan jadi ikon taman yang kini jadi destinasi wisata sejarah dan ekologi.
Sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH), taman ini juga memiliki sejumlah fasilitas yang cukup lengkap dan memadai bagi para pengunjungnya. Fasilitas utama pada taman ini adalah adanya panggung.
Panggung ini berfungsi sebagai tempat untuk mengadakan suatu acara dan berbagai pertunjukan seni budaya. Selain itu, di area taman juga terdapat jalur jogging yang bisa pengunjung manfaatkan jika ingin lari-lari santai di pagi atau sore hari.
Sedangkan, untuk fasilitas pendukung lainnya ada bangku taman, artshop/kios, area parkir, toilet, dan berbagai fasilitas lainnya.ย
Bagi Anda yang sedang liburan di Buleleng Bali, maka bisa mendatangi taman ini untuk rekreasi sekaligus memperkaya wawasan sejarah tentang Bung Karno. Anda bisa menggunakan sewa mobil di Putri Bali Rental untuk mengantarkan ke Taman Bung Karno dengan cepat dan nyaman.