
Pantai Perancak jadi salah satu destinasi wisata pantai pasir hitam yang menarik untuk dikunjungi. Masih kental dengan budaya Bali, pantai ini seringkali digunakan sebagai tempat upacara keagamaan.
Selain itu, di pantai ini juga jadi pusat konservasi penyu, sehingga wisatawan bisa sekaligus belajar dan melihat penyu saat berada di sana. Bagi Anda yang berencana mengunjungi pantai ini, simak informasi lengkapnya berikut.
Lokasi Pantai Perancak berada di Ds. Perancak, Kec. Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali. Jika Anda berangkat dari Bandara Ngurah Rai maka menempuh jarak sekitar 3 jam (107 km) Jl. Raya Denpasar โ Gilimanuk.
Untuk jam operasional pantai ini adalah Setiap Hari selama 24 jam. Sedangkan, HTM pantainya adalah gratis, tapi pengunjung akan dikenakan biaya parkir mulai dari Rp5.000,-.
Pantai Perancak Bali masuk dalam list destinasi wisata alam yang cocok Anda kunjungi saat liburan. Sama seperti destinasi lainnya, pantai ini juga menawarkan berbagai daya tarik yang mampu memikat pengunjungnya. Adapun daya tariknya adalah:
Daya tarik utama dari pantai ini adalah pasir hitamnya yang berkilau. Selain itu, di area pantainya dikelilingi oleh pohon-pohon kelapa menjulang tinggi yang rindang.
Menariknya, pengunjung dapat melihat perahu nelayan bercadik yang khas dengan warna-warninya. Selain tempatnya yang indah, pantai ini seringkali menjadi lokasi dalam kegiatan ritual Melasti dan berbagai upacara lainnya.
Daya tarik selanjutnya adalah pantai ini juga jadi Pusat Konservasi Penyu. Pengelola Pusat Konservasi ini adalah komunitas lokal. Jadi, wisatawan saat liburan ke sini bisa belajar langsung tentang penyu.
Mulai dari siklus hidupnya, melihat telur penyu saat dieramkan, hingga melepaskan anak penyu ke laut. Tidak hanya jadi wisata edukatif saja, tempat ini jadi simbol keberhasilan desa Perancak.
Selain jadi destinasi wisata Jembrana Bali, komunitas lokal berhasil menggabungkan pariwisata dan konservasi secara berkelanjutan.
Liburan ke Pantai Perancak tidak hanya identik dengan pemandangan alamnya saja, melainkan Anda bisa menikmati kuliner khas berupa hidangan laut yang segar. Selain hidangan laut, Anda juga mencicipi aneka kuliner khas lain, seperti sate lilit hingga sambal matah khas Bali.
Di sekitar pantainya terdapat warung makan yang menawarkan pengalaman kuliner yang memuaskan. Anda bisa berkuliner sambil menikmati panorama laut yang luar biasa.
Jika Anda menyusuri area pantai, tak jauh dari sana akan mendapati hutan mangrove. Hutan mangrove ini membentang di aliran Sungai Perancak yang berada tak jauh dari pantai. Untuk menyusuri sungainya, Anda bisa menggunakan perahu kecil yang ada di sana.
Anda bisa menikmati pemandangan alam lebih dekat, melihat burung-burung liar, hingga memahami tentang ekosistem mangrove.
Sebagai pantai pasir hitam di Jembrana, di kawasan pantainya menawarkan banyak sekali sudut foto yang estetik dan instagramable. Apalagi ketika Anda datang saat matahari terbenam, maka akan mendapatkan foto sunset paling cantik di sana.
Pantai jadi destinasi yang tak pernah ketinggalan masuk list kunjungan saat liburan ke Bali. Dari sekian banyak pantai yang ada, Desa Perancak juga menyuguhkan pantai pasir hitam yang tak kalah eksotisnya.
Punya akses yang mudah dijangkau, Anda bisa menuju ke pantai ini dengan berbagai transportasi. Tapi, jika Anda ingin perjalanan lebih praktis dan menyenangkan menuju ke Pantai Perancak, maka bisa gunakan sewa mobil di Putri Bali Rental.