
Marigold Gumitir Garden merupakan salah satu destinasi menarik yang ada di Bali. Jika ingin alternatif wisata non-pantai yang bisa menjadi spot foto, maka area ini tidak akan mengecewakan.
Sebelum memutuskan untuk berangkat, penting untuk paham soal tempat wisata ini secara menyeluruh. Mulai dari daya tarik, cara terbaik untuk kesana, sampai tipsnya jangan terlewat agar kegiatan liburan jauh lebih siap.
Marigold Garden sendiri ada di Desa Belok Sidan, Badung, Bali. Area ini ada di daerah dataran tinggi pegunungan. Untuk masuk ke sana, wisatawan perlu membayar harga tiket Marigold sekitar Rp5.000.
Jika masih ragu untuk datang ke sini, maka harus tahu daya tariknya. Tempat wisata ini memiliki daya tarik utama pada hamparan bunga di kebun. Sesuai dengan namanya, kawasan ini penuh bunga marigold yang berwarna kuning dan oranye cerah.
Uniknya, tempat ini bukan area yang hanya khusus untuk wisatawan tapi juga sebagai wilayah berkebun petani. Jadi selain bunga untuk spot foto, juga ada berbagai kegiatan petani yang bisa menjadi pengalaman baru.
Sebelum liburan ke sini, wajib tahu rute menuju Marigold Garden serta mode transportasinya terlebih dahulu. Untuk menuju kebun ini, waktu tempuhnya sekitar 1,5 - 2 jam dari pusat kota terdekat di Bali.
Jika memakai kendaraan roda dua, maka akan melelahkan. Sedangkan jika memakai transportasi online, akan lebih sulit karena areanya terpencil. Jadi opsi terbaik adalah dengan menyewa mobil sendiri.
Apabila menyewa mobil, maka aksesnya akan lebih mudah dan ini merupakan cara ternyaman menuju kebun. Jika masih bingung tempat penyewaannya, bisa langsung ke Putri Bali Rental. Tempat ini menyediakan banyak mobil untuk wisatawan selama liburan di Bali.
Selain informasi daya tarik dan cara terbaik menuju Marigold Gumitir Garden, wisatawan juga harus tahu tips apa saja yang harus masuk pertimbangan. Ada tiga tips yang krusial, dan penjelasannya ada di sini:
Ladang bunga marigold memiliki siklus panen sendiri. Jadi sebelum berangkat, cari tahu dulu soal kapan waktu terbaik agar tidak melihat lahan yang gundul karena sudah melewati masa panen.
Ada banyak cara untuk mencari tahu. Bisa melalui media sosial, dan bisa juga bertanya ke warga lokal sekitar areanya. Baru setelah itu putuskan kapan waktu yang pas berdasarkan informasi yang didapat.
Sedangkan mengenai waktu kunjungan, sangat disarankan datang di pagi atau sore hari. Waktu-waktu tersebut memiliki pencahayaan alami jadi pas untuk kebutuhan foto. Selain itu, pagi dan sore tidak terik sehingga nyaman untuk kegiatan liburan.
Perlu dipahami bahwa kebun ini bukan agrowisata Bali yang hanya untuk kunjungan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, petani masih melakukan kegiatan di sini mulai dari merawat sampai memanen bunganya.
Jadi saat datang, pastikan menghormati dan menjaga etika atas jerih payah petani. Jika ingin masuk atau memetik, harus izin terlebih dahulu. Jangan sampai menginjak bunga marigold sembarangan dan sampai merusaknya.
Penting juga untuk menjaga kebersihan di area ini. Semua sampah harus dibawa atau dimasukkan ke tempatnya. Karena jika membuang sampah sembarangan, maka akan merugikan petani, wisatawan lain, dan juga alam.
Salah satu alasan orang datang ke kebun ini adalah untuk mendapat spot foto di Bali yang estetik. Jadi sebelum berangkat, pastikan untuk menyesuaikan outfit agar hasil fotonya tetap memuaskan.
Pilih pakaian dengan warna yang lebih netral, agar tetap terlihat di tengah hamparan bunga kuning. Lalu pilih juga alas kaki yang nyaman karena kontur tanah di area ini masih alami dan sedikit gembur.
Jadi pada dasarnya, Marigold Gumitir Garden adalah rekomendasi tempat wisata yang tidak akan mengecewakan. Namun sebelum ke sana, pastikan untuk memaksimalkan mode transportasi serta mempertimbangkan semua tips di atas.