
Ketika liburan ke Bali, pastikan Anda tidak hanya menghabiskan waktu di situ-situ saja karena ada banyak tempat yang worth it untuk dieksplorasi. Salah satunya adalah Jembatan Kaca Tegenungan di Gianyar, jembatan kaca pertama yang ada di Asia Tenggara.
Lokasinya tidak jauh dari Air Terjun Cascade Tegenungan, tepatnya di Jalan Ir. Sutami Nomor 6, Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Hal ini membuatnya lebih seru untuk Anda kunjungi karena menawarkan banyak aktivitas menarik.
Pada dasarnya, ada banyak aktivitas seru yang bisa Anda lakukan di Jembatan Kaca Bali, seperti pada penjelasan lengkap di bawah ini!
Kebanyakan orang datang ke Jembatan Kaca Bali Tegenungan untuk mencoba sensasi naik Rainbow Slide. Sama seperti namanya, wahana ini berbentuk perosotan dengan warna pelangi. Panjangnya 120 m dengan ketinggian 6 m, pas untuk memacu adrenalin.
Totalnya ada dua lane slide yang tersedia, yaitu lane untuk satu orang dan lane untuk dua orang. Jadi, Anda dapat menikmati wahana seru ini sendirian maupun berdua dengan teman, keluarga, atau pasangan. Pas untuk Anda yang ingin menghabiskan quality time.
Selama berseluncur ke bawah dengan memakai tube, Anda dapat menikmati pemandangan alam di sekitar jembatan. Hal ini membuat pengalamannya terasa makin unik dan tak terlupakan, mengingat eksistensi Rainbow Slide di Indonesia masih terbatas.
Selain dengan naik Rainbow Slide, Anda juga bisa memacu adrenalin dengan menyebrang di jembatan kaca. Pasalnya, Anda dapat melihat jurang dan sungai tepat ketika melihat ke bawah. Hasilnya, pengalamannya akan terasa jauh lebih ekstrem.
Bahkan Anda bisa melihat ilusi optik yang membuat adrenalin terasa semakin tertantang. Pasalnya, saat Anda melangkah akan ada suara retakan kaca lengkap dengan efek retakannya. Karena itulah tempat ini juga terkenal sebagai Jembatan Kaca Pecah Bali.
Meski begitu, Anda tidak perlu takut karena pihak pengelola membuat jembatan ini dengan konstruksi yang super kokoh. Kacanya tebal, sekitar 10 cm, dan memiliki tiga lapis. Jadi totalnya Anda akan berdiri dan berjalan di 30 cm kaca yang kuat menahan beban.
Saking kuat dan kokohnya jembatan, Anda bisa berdiri dan menyeberang di sini dengan 499 orang lainnya. Selama Anda menyebrang dengan jarak 188 meter, bisa nikmati panorama alam dan sungai di sekitar jembatan dan ambil foto sebanyak mungkin.
Keunikan jembatan ini masih bisa Anda nikmati, mengingat ada wahana Swing atau ayunan di tepi tebing. Tingginya 36 meter, sehingga setiap ayunan akan terasa sangat seru dan menantang. Bisa Anda pakai sendirian atau berdua dengan orang tersayang.
Terakhir, Anda bisa melepas stress di Terompet Air, mengingat di sini adalah tempat yang pas untuk berteriak. Ketika Anda berteriak di sini, akan ada air mancur yang muncul dari bawah. Jadi sangat pas untuk yang ingin healing dan melepas penat.
Harga tiket masuk Jembatan Kaca Bali itu beragam, yaitu Rp50.000 untuk anak-anak lokal, Rp100.000 untuk dewasa lokal, Rp75.000 untuk turis anak-anak domestik, dan Rp150.000 untuk dewasa domestik.
Jika ingin berkunjung ke Jembatan Kaca Tegenungan, tempatnya buka dari pukul 8 pagi sampai 7 malam setiap hari. Agar perjalanan terasa semakin mudah dari lokasi liburan Anda, jangan lupa untuk menyewa mobil di Putri Bali Rental!