Wisata ke Bali tidak harus melulu berkunjung ke pantai. Ada banyak tempat menarik lain, baik berupa wisata budaya maupun destinasi alami. Bagi penyuka alam, Campuhan Ridge Walk Ubud jadi destinasi liburan favorit.
Jalur alam ini menawarkan pemandangan hijau yang memanjakan mata. Udara khas pegunungan yang sejuk dan suasana yang menenangkan menjadikannya spot healing yang ideal. Yuk, cari tahu pesona dari Campuhan Ridge Walk.
Campuhan Ridge Walk merupakan jalur alami paling populer di Pulau Bali. Jalur alami ini terletak di punggung perbukitan sempit, bisa dilalui dengan jalan kaki sekitar 2 jam.
Berbeda dari trekking gunung, Campuhan Ridge Walk Ubud memiliki jalan setapak yang tidak terlalu curam. Sehingga wisatawan bisa berjalan melaluinya secara santai sembari menikmati pemandangan.
Karena berada di punggung bukit sempit, wisatawan bisa melihat hamparan pepohonan, sawah, dan pedesaan yang masih asri.
Alasan tempat ini banyak digandrungi tidak lain berkat suasana yang berbeda dari kawasan pusat wisata di Ubud. Kamu bisa menikmati suasana tenang dan lanskap hijau yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan.
Ada berbagai jenis aktivitas yang bisa wisatawan lakukan ketika berkunjung ke Campuhan Ridge Walk Bali. Berikut beberapa di antaranya:
Aktivitas utama di Campuhan Ridge Walk Ubud sudah pasti adalah berjalan melalui jalur trekking. Meskipun sebutannya trekking, jalur ini sangat ramah untuk pemula. Sebab sudah tersedia jalan setapak yang cukup rata dan tidak perlu banyak tenaga untuk dilalui.
Lintasan utama trekking memanjang sekitar 2 km dengan hamparan ilalang sepanjang jalan. Selain itu, view sawah, pedesaan, dan bukit-bukit kecil menambah eksotisme jalur trekking.
Seperti yang sudah disebutkan, tempat ini terkenal akan keindahan alam dan udara sejuk yang menenangkan. Jauh dari suasana perkotaan, berjalan di jalur trekking menyediakan waktu untuk mengatur napas dan memanjakan diri dengan indahnya lingkungan hijau.
Maka tidak heran kalau banyak wisatawan yang datang ke sini hanya demi berjalan santai di jalur. Ada pula yang menggunakan jalur alami untuk berolahraga ringan seperti lari dan brisk walking.
Campuhan Ridge Walk Ubud menyajikan panorama hijau yang mempesona. Terlebih lagi, saat waktu matahari terbit dan menjelang senja. Cahaya matahari pada waktu tersebut akan menciptakan siluet yang membuat suasana terkesan magis.
Faktanya, banyak yang datang ke sini untuk sekedar hunting foto. Bahkan banyak juga fotografer profesional yang mengabadikan keindahan jalur ini.
Setelah jalur trekking berakhir, wisatawan bisa menemukan sejumlah cafe yang menawarkan berbagai menu menarik. Mulai dari beraneka jajanan khas, minuman segar, kopi lokal, hingga smoothie bisa kamu nikmati seusai berjalan.
Sebelum masuk ke jalur trek, terdapat Pura Gunung Lebah. Pura kuno ini mengusung arsitektur tradisional Bali yang bernuansa damai sekaligus megah. Karena terletak di awal jalur, wisatawan biasanya mampir sejenak ke pura.
Campuhan Ridge Walk berlokasi cukup dekat dari pusat kota Ubud. Lokasi tepatnya adalah di Jalan Raya Ubud, belakang kompleks Pura Gunung Lembah.
Tempat wisata Bali yang trend ini tidak mengenakan tiket masuk. Jadi, wisatawan bebas masuk kapan saja secara gratis. Jalur trekking bisa kamu kunjungi selama 24 jam setiap hari. Bagi wisatawan yang membawa kendaraan, maka bisa menitipkan kendaraan di tempat parkir.

Untuk sampai ke Campuhan Ridge Walk Ubud, wisatawan hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 90 - 120 menit dari Canggu.
Dari pusat Ubud, kamu perlu perjalanan sekitar 10 menit saja untuk mencapai Pura Gunung Lebah. Akses ke destinasi ini terbilang mudah karena terdapat jalan raya yang memadai. Tersedia juga area parkir untuk wisatawan.
Setelah sampai di Pura Gunung Lebah, hanya perlu jalan kaki sekitar 10 menit. Kamu bisa mengikuti jalan kecil menurun, lalu mengikuti arah yang ditunjukkan papan. Setelah itu, wisatawan akan menemukan jalan terbuka berlatar pemandangan lembah hijau.
Meskipun buka kapan saja, sebaiknya memilih waktu berkunjung yang sesuai dengan kenyamanan. Simak rekomendasi waktu terbaiknya!
Salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi jalur trekking alami adalah pagi hari. Soalnya, suhu udara masih nyaman, lebih sejuk dan dingin. Jalur biasanya juga masih sepi saat pagi sehingga kamu bisa menikmati secara leluasa.
Kunjungan pagi bagus untuk kesehatan, mengingat wisatawan berjalan kaki sambil menikmati tenangnya suasana pergunungan. Selain itu, kunjungan pagi juga cocok untuk berburu foto alam yang estetik.
Waktu sore hari juga bisa jadi pilihan untuk berkunjung, terutama menjelang matahari terbenam. Sinar matahari akan terasa lebih hangat serta menghasilkan siluet bayangan nan estetik.
Suhu waktu sore hari juga terasa lebih sejuk daripada siang. Apabila berkunjung sore, maka penting untuk memperhatikan waktu selama berjalan di jalur trekking. Tujuannya agar tidak sampai gelap sehingga jarak pandang kurang aman.
Buat yang tertarik berkunjung, beberapa tips berikut bisa bantu agar pengalaman wisata lebih berkesan:
Campuhan Ridge Walk Ubud biasanya menjadi destinasi pertama atau terakhir dalam itenerary perjalanan. Maklum saja mengingat Ubud menawarkan banyak tempat wisata menarik lain. Maka dari itu, kebanyakan wisatawan menyewa mobil untuk kenyamanan mobilitas.
Putri Rental Bali menyediakan mobil berkualitas prima dengan banyak pilihan. Kami menetapkan harga bersahabat untuk paket sewa lepas kunci maupun dengan sopir.
Cara memesan rental juga anti ribet. Cukup kunjungi website kami, pilih mobil diinginkan, lalu hubungi CS untuk booking. Yuk, segera rencanakan liburan dan booking rental mobil.
Nama Kedungu Beach sudah cukup terkenal di telinga wisatawan lokal maupun mancanegara. Pantai ini menawarkan perpaduan pemandangan laut, hamparan pasir, dan suasana yang lebih santai.
Wisatawan yang ingin menikmati sisi Bali dengan suasana santai sangat disarankan berkunjung ke pantai ini. Informasi mengenai Pantai Kedungu dimana, harga tiket masuk, dan daya tariknya akan dibahas pada artikel ini.
Apabila bertanya tentang Kedungu daerah mana? Wisatawan cukup mencarinya melalui aplikasi maps. Pantai ini berada di kawasan Kedungu, Kabupaten Tabanan, Bali. Masih tergolong dalam wilayah pesisir.
Menemukan Kedungu Beach sangatlah mudah untuk dilakukan. Keberadaannya cocok dimasukkan ke dalam tujuan wisata jika wisatawan ingin menjelajahi kawasan Bali bagian barat daya.
Wisatawan yang tertarik berkunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau sewa. Sebaiknya gunakan aplikasi navigasi untuk mendapatkan rute perjalanan yang sesuai dengan titik keberangkatan.
Sampai sekarang, biaya tiket masuk Pantai Kedungu masih belum ada. Wisatawan yang tertarik berkunjung tidak perlu membayar biaya tiket masuk sepeser pun alias gratis. Cukup siapkan saja sedikit uang untuk biaya parkir kendaraan.
| Kendaraan Roda Dua | Rp2.000 |
| Kendaraan Roda Empat | Rp3.000 |
Supaya liburan tetap terasa nyaman, wisatawan perlu menyiapkan sedikit dana tambahan. Dana ini dapat digunakan untuk membeli makanan, minuman, atau menggunakan fasilitas tertentu di sekitar pantai.
Ada sejumlah daya tarik dari Kedungu Beach. Mulai dari pemandangan alam, ombak, suasana pantai, hingga panorama matahari terbenam. Beberapa hal tersebut dapat dinikmati wisatawan selama berada di kawasan pantai.
Sejak pagi hingga sore hari, pantai cantik ini menawarkan daya tarik yang semakin kuat. Tak heran jika banyak wisatawan memilih menghabiskan waktu hingga petang untuk menikmati pesona pantai ini.
Langit di sekitar pantai mulai berubah warna dan menciptakan pemandangan yang menarik saat sore hari. Momen ini cocok dinikmati sambil duduk santai di tepi pantai. Oleh sebab itu, keindahan sunset Pantai Kedungu banyak diburu oleh wisatawan.
Cari posisi yang benar-benar pas untuk menikmati keindahan matahari tenggelam. Wisatawan yang datang lebih awal punya kesempatan menikmati suasana pantai sebelum langit benar-benar gelap.
Suara ombak dan pemandangan laut membuat waktu menunggu sunset terasa lebih menyenangkan. Wisatawan sebaiknya datang menjelang sore agar memiliki waktu untuk menikmati suasana sebelum matahari terbenam.
Cahaya sore memberikan suasana yang berbeda pada pemandangan pantai. Sangat pas bagi wisatawan yang gemar mengabadikan momen perjalanan. Momen matahari terbenam ini cukup sering dimanfaatkan untuk mengambil foto-foto estetik.
Kedungu Beach punya kondisi ombak yang pas digunakan untuk aktivitas berselancar. Alasan inilah yang membuat cukup banyak wisatawan tertarik untuk berkunjung. Terutama yang gemar dengan aktivitas berselancar.
Pemula sebaiknya mengikuti arahan instruktur serta menggunakan perlengkapan yang sesuai. Keselamatan tetap perlu menjadi perhatian utama ketika melakukan aktivitas di laut. Perhatikan kondisi ombak dan kemampuan diri.
Jika tidak punya kemampuan mumpuni untuk berselancar, saksikan saja aktivitas para peselancar yang melaju mengikuti arah ombak dari tepian pantai. Pemandangan tersebut menghadirkan suasana yang khas.
Menghabiskan waktu liburan dengan berkunjung ke wisata Pantai Kedungu akan terasa cukup menenangkan bagi wisatawan. Sebab, suara ombak dan hembusan angin laut membuat suasana terasa lebih rileks.
Duduk di tepi pantai sambil memandang laut sudah cukup untuk mengisi waktu luang. Suasana seperti ini cocok bagi wisatawan yang ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Tingkat keramaian tentu mengikuti waktu kunjungan dan high season di Bali. Hari libur dan jam tertentu biasanya menghadirkan lebih banyak wisatawan. Pilih waktu kunjungan dengan mempertimbangkan tingkat keramaian.
Pengalaman berkunjung pun terasa berbeda, ketika suasana pantai mulai terasa lebih lengang. Wisatawan punya lebih banyak ruang untuk menikmati suara ombak, memotret pemandangan, atau sekadar duduk menikmati udara laut tanpa terburu-buru.

Kedungu Beach menyuguhkan panorama alam yang tidak kalah dengan Pantai Sempaning. Garis pantai yang luas, deburan ombak, pasir, dan langit yang membentang menciptakan pemandangan yang menarik dari berbagai sudut.
Pagi menghadirkan cahaya yang lebih lembut, siang memperlihatkan warna laut dan langit dengan lebih jelas, sedangkan sore menawarkan nuansa hangat menjelang matahari terbenam. Keindahannya terasa berbeda sepanjang hari.
Duduk menghadap laut sambil menikmati angin pantai sudah cukup untuk merasakan daya tarik Kedungu. Justru kesederhanaan inilah yang membuat suasana pantai terasa menyenangkan.
Pemandangan sekitar juga memberikan banyak kesempatan bagi pencinta fotografi. Wisawan bisa mengambil gambar laut, ombak, siluet peselancar, hingga suasana matahari terbenam. Setiap waktu menghadirkan karakter visual yang berbeda.
Keindahan Pantai Kedungu Bali memang cocok dinikmati untuk bersantai. Setelah puas berjalan-jalan atau melihat aktivitas peselancar, wisatawan dapat mencari tempat nyaman untuk duduk dan menikmati pemandangan laut.
Suasana sore terasa sangat cocok untuk bersantai. Angin pantai yang mulai sejuk, suara ombak, dan cahaya matahari yang perlahan meredup menciptakan momen yang terasa lebih tenang. Waktu seperti ini cocok untuk berbincang bersama teman, keluarga, atau pasangan.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati Bali tanpa jadwal terlalu padat. Pantai Kedungu menawarkan pengalaman yang sederhana tetapi tetap menarik. Bisa jadi opsi lain jika wisatawan kurang tertarik dengan Pantai Jungut Batu maupun Pantai Nusa Dua.
Perjalanan liburan pada dasarnya tidak perlu dipenuhi dengan banyak aktivitas. Berjalan di tepi pantai, menikmati minuman, mengambil foto, lalu menunggu sunset sudah cukup untuk membuat kunjungan terasa berkesan.
Berbicara tentang fasilitas di sekitar Kedungu Beach, kelengkapannya patut diacungi jempol Ada area parkir, tempat makan, dan sejumlah fasilitas dasar lain yang tersedia di sekitar kawasan pantai.
Keberadaan fasilitas ini membuat waktu berkunjung terasa lebih praktis. Khususnya bagi wisatawan yang ingin menghabiskan beberapa jam menikmati suasana Kedungu tanpa harus terburu-buru meninggalkan lokasi.
Warung dan tempat makan di sekitar pantai menghadirkan pilihan bagi wisatawan yang ingin mengisi tenaga setelah beraktivitas. Menikmati makanan atau minuman sambil beristirahat terasa cocok setelah berjalan di tepi pantai atau menghabiskan waktu menikmati ombak.
Kondisi dan ketersediaan fasilitas bisa berubah mengikuti kebijakan pengelola serta perkembangan kawasan. Cek informasi terbaru agar persiapan perjalanan lebih matang sebelum berkunjung.
Kedungu Beach punya keindahan alam yang sayang untuk dilewatkan begitu saja. Lokasinya masih berada di kawasan Tabanan, cocok masuk ke dalam rencana perjalanan saat wisatawan ingin menjelajahi Bali.
Perjalanan wisata yang nyaman tentu membutuhkan persiapan sejak awal. Wisatawan yang tidak membawa kendaraan pribadi sebaiknya menggunakan layanan Putri Bali Rental. Armadanya lengkap, bisa digunakan untuk menjelajah Bali selama berhari-hari.
Bicara soal Nusa Penida, kebanyakan orang pasti langsung berpikir soal Kelingking Beach dan Kelingking Cliff. Kedua tempat ini memang indah dan ikonik, tapi bukan satu-satunya hal yang worth it di sini. Pasalnya, ada juga Nusa Penida Festival.
Festival ini merupakan salah satu satu festival paling meriah yang bisa Anda temukan di Bali. Jadi jika Anda penasaran ke Nusa Penida bagusnya bulan apa, Anda bisa datang di Bulan November, bertepatan dengan berlangsungnya festival di pulau kecil tersebut.
Sebelum membahas soal jadwal festival, jenis kegiatan, dan harga tiket masuknya, pertama-tama Anda harus tahu lebih dalam tentang Nusa Penida Festival. Tujuannya agar Anda tahu apakah festival yang satu ini sesuai dengan selera Anda atau malah sebaliknya.
Singkatnya, Nusa Penida Festival adalah sebuah festival yang mengangkat tema budaya, kreasi, dan konservasi. Festival ini memang bukan festival budaya terbesar di Bali, karena title tersebut masih dipegang oleh Pesta Kesenian Bali (PKB). Namun, skalanya tetap massive.
Karena merupakan festival budaya, hampir semua pertunjukkan seni tradisional bisa Anda tonton di festival ini. Anda juga dapat menemukan makanan, kerajinan, dan berbagai kreasi lain. Lalu, ada berbagai kegiatan yang berkaitan dengan konservasi alam.
Setelah tahu gambaran umumnya, pasti ada banyak dari Anda yang penasaran tentang kapan Nusa Penida Festival berlangsung di Bali? Seperti penjelasan di atas, paling cepat Anda bisa datang festival ini di bulan November, lebih tepatnya dari tanggal 6-8 November 2026.
Festival ini bukan satu-satunya festival yang akan diselenggarakan di Kabupaten Klungkung pada paruh kedua tahun 2026. Pasalnya ada Lembongan Surf and Music Festival di bulan September 2026 dan Klungkung Heritage Festival di bulan Oktober 2026.
Khusus untuk Anda yang belum sempat datang ke festival di Klungkung di tahun 2026, mungkin akan ada kesempatan lain di tahun-tahun berikutnya. Namun belum ada jadwal resmi yang dirilis festival di tahun 2027, sehingga memang belum ada yang pasti.

Sebagai salah satu event di Bali yang ditunggu-tunggu oleh banyak turis, Anda bisa melakukan berbagai jenis kegiatan di festival ini. Berikut adalah beberapa jenis kegiatan yang paling populer dan bisa Anda nikmati selama mendatangi Nusa Penida Festival!
Selama menikmati festival di Nusa Penida, Anda bisa menonton berbagai pagelaran tari tradisional khas Bali. Bahkan, Anda juga bisa menyaksikan pertunjukkan seni tradisional lain yang tidak kalah menarik. Hal ini karena salah satu tema festivalnya adalah budaya.
Hasilnya, Anda bisa melihat budaya khas Bali langsung dari jarak dekat. Beberapa contoh pagelaran yang bisa Anda saksikan di festival ini adalah Tarian Pendet dan penampilan kolosal Jangecak. Pagelaran ini tidak hanya menghibur, tapi juga bisa mengedukasi Anda.
Selain pertunjukan seni tradisional, festival yang diselenggarakan di Nusa Penida ini juga menawarkan pertunjukan seni modern dan semi-modern. Contoh pagelaran yang paling populer adalah pertunjukan musik dan fashion show bertema budaya Bali dan Nusa Penida.
Sudah jadi rahasia umum jika Bali adalah daerah di Indonesia yang sarat akan adat dan memiliki masyarakat yang sangat religius. Karena itu, Anda akan sering melihat upacara adat dan ritual keagamaan saat liburan di Bali, termasuk di Nusa Penida.
Salah satu tradisi Bali paling populer yang bisa Anda temukan di festival ini adalah Yadnya Pakelem. Tradisi ini merupakan wujud rasa syukur dari masyarakat Bali terhadap Dewa Laut. Pada saat bersamaan, mereka juga meminta perlindungan dari Sang Dewa.
Jika Anda ingin menyaksikan ritual keagamaan ini secara langsung, maka Anda bisa datang ke festival pada saat pembukaan. Hal ini karena Yadnya Pakelem adalah salah satu rangkaian acara paling awal yang bisa Anda nikmati di festival ini.
Selain Yadnya Pakelem, masih ada beberapa upacara adat dan ritual keagamaan lain yang bisa Anda nikmati. Jadi, sangat rugi rasanya jika Anda tidak datang ke festival ini padahal sedang liburan di Bali di awal bulan November 2026 nanti.
Selain acara hiburan dan acara sakral yang berkaitan dengan budaya, Anda juga bisa melakukan aktivitas konservasi saat datang ke festival di Bali yang satu ini. Hal ini karena salah satu tema festivalnya adalah konservasi, sehingga ada banyak kegiatan pelestarian alam.
Salah satu kegiatan konservasi yang paling banyak diminati turis adalah konservasi terumbu karang. Hal ini karena Anda bisa sekalian mengikuti tur snorkeling dan diving di bawah laut. Jadi bisa sekalian menikmati keindahan bawah laut ikonik khas Nusa Penida.
Selain itu, Anda juga bisa ikut serta dalam menanam mangrove di pesisir pantai agar tidak mudah terkena abrasi. Lalu, ada juga kegiatan pelepasan tukik hasil konservasi ke laut. Jadi memang ada banyak pilihan kegiatan pelestarian alam saat berkunjung ke festival.
Selain merupakan festival budaya di Nusa Penida, Anda juga bisa menganggap festival ini sebagai festival seni. Hal ini karena ada bazaar seni yang bisa Anda nikmati, lengkap dengan pameran. Anda tidak hanya bisa melihat-melihat, tapi juga membelinya.
Hampir semua kerajinan tangan dan pernak-pernik khas Bali ada di sini, sehingga Anda hanya tinggal memilih sesuai dengan preferensi. Bahkan, Anda bisa membawanya pulang ke rumah untuk oleh-oleh keluarga, teman dekat, bahkan rekan kerja.
Beberapa dari Anda datang ke Nusa Penida Festival untuk berburu kuliner, mengingat ada banyak stall makanan dan minuman di sini. Menariknya, pilihannya ada sangat banyak, dari makanan tradisional khas Bali hingga makanan kekinian yang sedang hits saat ini.
Khusus untuk Anda yang tertarik untuk datang ke Nusa Penida Festival, Anda tidak perlu khawatir karena tiket masuknya gratis. Anda bisa langsung masuk ke dalam festival dan menikmati berbagai aktivitas budaya yang tersaji secara cuma-cuma di sana.
Namun jika ingin jajan makanan atau minuman, maka Anda jelas harus membayarnya sesuai dengan harga di buku menunya. Pun begitu jika Anda ingin membeli kerajinan atau karya seni di bazaar. Beberapa aktivitas konservasi juga butuh biaya.
Penting untuk Anda catat bahwa lokasi Nusa Penida terpisah dari Pulau Bali besar. Jadi cara penyerangan ke Nusa Penida harus menggunakan kapal laut, biasanya dengan kapal ferry atau fast boat. Karena itu, jangan lupa beli tiket kapalnya terlebih dulu.
Selama di Bali dan Nusa Penida, Anda juga perlu menyewa mobil di Putri Bali Rental agar perjalanan terasa semakin mudah.
Itulah segala informasi yang perlu Anda ketahui tentang Nusa Penida Festival, dari jadwal, kegiatan, hingga harga tiket masuknya. Jadi, apakah Anda sudah merencanakan perjalanan ke Nusa Penida pada awal bulan November 2026 nanti?
Sari Timbul Ubud adalah destinasi wisata seni dan galeri di Bali. Lokasi ini memadukan keindahan seni tradisional dengan latar alam yang asri. Jika ingin suasana baru di Bali, maka Sari Timbul adalah opsi terbaik.
Apalagi jika sudah bosan dengan suasana pantai Bali, berlibur ke galeri seni adalah langkah menarik. Sari Timbul juga sudah melayani berbagai aktivitas menarik, sehingga kegiatan liburan tidak akan membosankan.
Namun sebelum berkunjung, informasi lengkap soal Sari Timbul harus diketahui terlebih dahulu. Daftar aktivitas yang tersedia sampai panduan liburan yang nyaman akan membantu memahami Sari Timbul sebelum datang langsung.
Sari Timbul Ubud merupakan destinasi seni yang unik di Bali. Tempat ini menampilkan seni kaca buatan tangan dan tempat foto yang menarik. Keindahan Sari Timbul bisa dinikmati siang maupun saat malam hari.
I Gede Rediawan adalah pendiri tempat ini, dengan konsep dongeng kelas dunia. Ada beberapa filosofi yang diusung tempat ini. Pertama ada Barong, Ibu Pertiwi, lalu juga ada Kala Rau dengan masing-masing artinya.
Jika ingin datang, maka pengunjung bisa langsung ke Jl. Kedisan Kaja, Tegallalang, Gianyar. Untuk jam buka galeri Bali ini mulai pukul 7 pagi sampai dengan 8 malam. Jadi waktu berkunjung bisa panjang.
Sebelum datang dan menikmati keindahan Sari Timbul, ada baiknya untuk melakukan reservasi. Namun tenang saja, budget wisata ke Bali akan tetap aman jika berkunjung ke wisata ini karena semua masih terjangkau.
Selain bisa menikmati wisata alam dan budaya Bali, Sari Timbul juga menghadirkan banyak aktivitas dan paket menarik. Jika ingin berkunjung dan belum tahu apa melakukan apa, maka simak daftar aktivitas di Sari Timbul ini:

Aktivitas pertama di Sari Timbul Ubud yang wajib diikuti adalah kelas kaca. Sari Timbul memang berawal dari bengkel kaca, dan ini justru menjadi kegiatan paling menariknya. Pengunjung bisa reservasi dengan tiket.
Selama kegiatan, pengunjung akan mendapat pengalaman pembuatan kaca secara langsung dari ahlinya dengan metode tiup. Kemudian dari kegiatan tersebut, akan ada 1 produk kaca yang didapat.
Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa mendapat 1 video edit selama kegiatan. Nantinya hasil video dan foto kegiatan akan dikirim paling lambat 2 hari sejak pengambilan gambar. Jadi selain mendapat pengalaman, setiap momen juga akan tersimpan dengan baik.
Jika ingin menikmati suasana asri Bali bersama pasangan, maka ada layanan makan malam romantis dengan berbagai paket. Melalui paket makan malam romantis ini, maka pengunjung bisa menikmati suasana negeri dongeng tanpa merusak budget liburan pasangan.
Pilihan paket untuk layanan ini ada Paket Mawar. Untuk harga tiket paket ini sudah termasuk 2 orang atau pasangan. Lalu isi paketnya ada makanan lengkap khas Indonesia, dekorasi romantis, video edit, serta foto kegiatan.
Kemudian untuk pilihan lain ada Paket Berlian. Khusus untuk paket ini, menu utamanya adalah steak. Jika memanfaatkan layanan makan malam romantis, maka pengalaman tak terlupakan akan tercipta.
Sari Timbul Ubud memang punya banyak spot foto menarik, baik di siang maupun malam hari. Bagi pengunjung yang ingin memenuhi kebutuhan foto dan video profesional, maka Sari Timbul adalah tempatnya.
Kawasan wisata ini sudah menyediakan Paket Premium untuk pembuatan foto dan video profesional. Nantinya pengunjung bisa membayar tiket untuk 1 video edit memakai kamera langsung.
Selain karena instalasi seni di tempat ini sudah berkualitas, aspek pencahayaan alaminya juga sangat mendukung. Hasil foto dari tempat ini akan jauh lebih berkualitas dan sulit ditemukan di tempat lain.
Sudut lain yang paling menarik di Sari Timbul Ubud adalah ayunan bunganya. Pilihannya juga banyak, ada single swing, swing two access, special swing, dan special two acces juga sudah ada.
Bahkan jika ingin foto couple di ayunan, juga sudah ada pilihan yang bisa dipakai. Harga untuk masing-masing paket tentu akan berbeda. Namun uniknya, pengunjung juga bisa mendapat layanan pengambilan gambar kamera 360 derajat.
Spot foto satu ini memang paling pas untuk mengisi media sosial. Jaminan standar keamanan dan pemandu fotonya juga sudah profesional. Jadi pengunjung bisa menikmati spot ini dengan nyaman sampai akhir.
Sari Timbul Ubud juga sudah dilengkapi cafe dan restoran dengan berbagai menu pilihan. Konsep kafe dan restorannya adalah terbuka serta menyatu dengan alam. Pengunjung bisa memanfaatkan pemandangan hijau di alam sekitar.
Makanan di sini tergolong lengkap. Ada pasta, pizza, makanan khas Bali dan Indonesia, snack, sampai paket khusus. Kemudian untuk minumannya juga sudah lengkap. Dessert yang tersedia di sini juga tidak sedikit.
Setelah berkeliling galeri, pengunjung bisa makan di cafe dan restoran ini sekaligus istirahat, Pelayanannya juga ramah sehingga setiap pengunjung bisa menikmati suasana dengan bantuan terbaik.

Meski galeri seni Bali satu ini sudah punya banyak sekali layanan dan fasilitas, tapi pengunjung tetap perlu panduan yang tepat. Untuk berkunjung di sini, ada beberapa pertimbangan yang wajib dipertimbangkan sebagai berikut:
Sari Timbul Ubud adalah tempat wisata dengan keindahan seni tinggi. Jika ingin berkunjung dan foto di sana, maka pastikan memakai outfit yang sesuai. Apalagi jika tidak membeli paket yang lengkap dengan gaun, maka pastikan pakaian untuk ke sini cocok untuk suasananya.
Rekomendasi pakaian yang tepat adalah kasual atau bertema etnik. Namun pastikan tetap nyaman sera kontras dengan warna alam. Kemudian untuk waktu kunjungan juga harus dipertimbangkan.
Meski waktu bukanya panjang, tapi akan lebih baik memilih waktu kunjungan di pagi atau sore hari agar foto terlihat bagus. Lalu pelajari juga tips menghadapi musim hujan di Bali saat liburan ke sini.
Akses ke Sari Timbul Ubud sebetulnya sangat mudah. Jika berangkat dari Ubud, maka akan memakan waktu sekitar 35 menit. Sedangkan jika dari Denpasar atau pusat kota, maka waktunya sekitar 1 jam perjalanan.
Jalan menuju Sari Timbul juga tidak sulit, bisa dijangkau roda dua maupun roda empat. Namun bagi pengunjung baru, akses ke sini akan lebih mudah dengan pemandu yang terbiasa dengan Bali.
Karena perjalanan ke sini juga cenderung panjang, maka lebih baik sewa mobil Bali sebagai transportasi utama. Hal ini dikarenakan akses ke transportasi umum tidak terlalu mudah di kawasan tersebut.
Pengunjung bisa memilih layanan sewa mobil lepas kunci atau sekaligus dengan supir. Opsi terbaik saat ini untuk menuju Sari Timbul adalah sewa di Putri bali Rental. Melalui sewa mobil, maka masalah transportasi bisa terselesaikan.
Keunikan Sari Timbul Ubud memang sangat banyak. Tidak heran jika kawasan ini menjadi destinasi pilihan banyak orang saat ke Bali. Bukan hanya nuansa Bali yang terasa, tapi juga banyak pengalaman yang tersedia.
Namun untuk berkunjung ke Sari Timbul, tetap harus ada pertimbangan matang di awal. Jangan sampai liburan kurang nyaman karena outfit yang kurang tepat atau karena kesalahan pilih mode transportasi.
Kekayaan budaya dari Pulau Dewata menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Salah satu yang sayang jika terlewat yaitu Taman Ayun Barong Festival. Berbeda dari festival budaya biasa, event ini memadukan keunikan dari dua budaya.
Puluhan seniman tari dan kendang barong bakal unjuk gigi dalam festival ini. Acara juga terbuka untuk wisatawan lokal maupun mancanegara. Yuk, kenali lebih dekat mengenai festival budaya khas Bali ini.
Taman Ayun Barong Festival adalah festival yang mempertemukan dua kebudayaan bernilai esensial di Bali, yakni Pura Taman Ayun dan tradisi seni Barong.
Berlokasi di Badung, festival ini bertujuan untuk melestarikan dan regenerasi seniman Barong. Festival juga menjadi ajang memperkenalkan seni tari Barong yang merupakan bagian penting dari budaya Bali.
Seniman lokal berbondong-bondong berpartisipasi dalam festival. Mereka akan menampilkan berbagai jenis pertunjukan barong. Bagi yang belum tahu, Barong merupakan makhluk mistik yang melambangkan perlindungan dan keberuntungan
Pada Taman Ayun Barong Festival 2025, seniman profesional unjuk gigi dalam kategori Superstar. Sementara seniman muda beradu dalam kategori Regeneration.
Kategori Superstar terdiri dari para jawara yang memiliki jam terbang tinggi. Lain halnya dengan kategori Regeneration yang menjadi ajang bagi generasi muda.
Event festival budaya ini diharapkan bermanfaat mengedukasi masyarakat dan wisatawan mengenai pentingnya memelihara budaya.
Pura Taman Ayun yang menjadi lokasi pengadaan festival merupakan situs bersejarah dari abad ke-17. Pura ini juga merupakan tempat keagamaan penting bagi masyarakat Bali.
Didirikan pada tahun 1634 oleh Dinasti Mengwi, pura ini memiliki arsitektur yang mencerminkan tradisi Hindu. Saat ini, Pura Taman Ayun diakui sebagai kawasan Warisan Budaya Dunia) oleh UNESCO.
Pura ini juga terkenal akan keindahan arsitektur tradisionalnya, meliputi meru bertingkat, taman rimbun, dan kolam yang mengelilingi kompleks pura. Adapun letak tempat wisata budaya ini adalah di Mengwi, Badung. Tepatnya di Jl. Ayodya No. 10, Mengwi.
Untuk mencapai Pura Taman Ayun, wisatawan perlu menempuh perjalanan sejauh 31 km (sekitar 1 jam) dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Wisatawan umumnya menggunakan kendaraan sewa untuk kelancaran perjalanan.
Kesenian Barong juga termasuk sebagai Warisan Budaya UNESCO. Dalam tradisi Bali, barong merupakan figur mitologis yang digambarkan sebagai pelindung dan simbol kebaikan.
Kebanyakan masyarakat mengenali Barong berkat benturnya yang menyerupai singa. Jenis barong tersebut merupakan yang paling umum dan disebut sebagai Barong Ket.
Ada banyak jenis barong lainnya, seperti Barong Macan, Barong Naga, Barong Celeng, dan Barong Landung.
Nah, di Taman Ayun Barong Festival wisatawan bisa menyaksikan beragam jenis Barong. Soalnya, festival budaya ini mencakup acara kompetisi bertajuk Lomba Bapang Barong.
Lomba berlangsung pada malam hari dalam rangkaian acara festival. Karena merupakan event tahunan, maka lomba Bapang Barong selalu diselenggarakan. Puluhan peserta dari berbagai usia akan turut unjuk gigi dalam acara
Apalagi mengingat ada sejumlah tokoh penting yang menyaksikkan berjalannya lomba, seperti Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pariwisata, Camat Mengwi, dan Anggota DPRD.
Taman Ayun Barong Festival 2026 sudah diadakan pada tanggal 4-6 September. Bagi yang ingin menikmati festival ini, maka bisa menunggu kembali diadakan tahun depan.
Acara festival budaya ini mencakup berbagai aktivitas yang bisa pengunjung nikmati. Sebagai berikut:
Salah satu bagian yang paling peserta tunggu-tunggu adalah kompetisi baron. Dalam event ini, peserta dapat menampilkan kemampuan melalui seni Barong. Setiap peserta unjuk gigi dengan melalui penampilan koreografi, musik, dan karakter.
Kompetisi Barong juga menjadi bagian Taman Ayun Barong Festival yang paling menarik bagi pecinta fotografi dan budaya.
Workshop budaya atau cultural workshops menyediakan kesempatan bagi pengunjung untuk lebih mengenal Budaya Bali.
Diskusi budaya (cultural talks) merupakan sesi untuk bertukar pendapat mendiskusikan budaya. Tujuan sesi ini adalah untuk memberikan perspektif yang lebih mendalam tentang seni dan tradisi Bali.
Pameran budaya (cultural exhibition) merupakan ajang untuk memperkenalkan keragaman budaya Bali. Wisatawan bisa mengenal budaya Bali lebih dekat melalui pameran ini.
Taman Ayun Barong Festival bukan melulu soal pertunjukan seni. Selama festival, kamu bebas mencicipi berbagai kekayaan kuliner Bali.
Seperti namanya, sesi ini membuka kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal para pelaku seni dan maestro budaya.

Ada cukup banyak alasan mengapa festival budaya ini senantiasa menjadi magnet wisatawan, di antaranya:
Wisatawan dapat menyaksikan seni Barong dalam konteks budaya lokal. Hal tersebut tentunya berbeda daripada dari pertunjukan seni yang diadakan khusus untuk menghibur wisatawan.
Arsitektur Pura Taman Ayun mengusung gaya tradisional khas Bali. Pura ini memiliki meru bertingkat, taman, dan kolam yang mana menawarkan banyak spot cantik.
Festival budaya bisa jadi wisata pilihan bagi yang ingin berlibur bersama keluarga. Bukan sebatas pagelaran seni tari, festival memberikan pengalaman edukatif untuk mengenal kesenian dan tradisi Bali.
Berdasarkan informasi terbaru, festival budaya ini terbuka untuk umum tanpa memungut biaya untuk tiket masuk. Berkat itu, penggunaan anggaran wisata bisa lebih efisien.
Satu lagi alasan untuk menambahkan Pura Taman Ayun dalam daftar destinasi saat liburan ke Bali. Tempat ini memiliki lokasi yang cukup berdekatan dengan destinasi lain. Jadi, wisatawan bisa menambahkan destinasi lain untuk satu hari perjalanan.
Ikuti beberapa tips liburan berikut biar kunjunganmu ke Pura Taman Ayun lebih berkesan:
Menikmati Taman Ayun Barong Festival bisa jadi pengalaman menarik untuk mengisi liburan. Biar lebih berkesan, sebaiknya menambah beberapa destinasi lain dalam itinerary.
Putri Bali Rental menyediakan solusi kebutuhan kendaraan selama berlibur di Pulau Dewata. Layanan rental kami menawarkan opsi sewa lepas kunci dan dengan sopir dengan harga terjangkau.
Pilihan jenis mobil kami juga sangat beragam, sehingga bisa memberikan kenyamanan optimal. Booking rental mobil Bali sekarang juga!
Keindahan alam Bali memang selalu menarik untuk dibahas. Termasuk keindahan Pantai Jungut Batu yang sudah terdengar hingga ke telinga wisatawan mancanegara. Mengingat, pantai ini memang punya segudang daya tarik.
Cukup berbeda dengan pantai populer lainnya di Bali, pantai di Nusa Lembongan lebih menawarkan ketenangan. Hamparan pasir putihnya begitu indah, lautnya jernih, dan suasananya sangat mendukung momen liburan.
Pantai Jungut Batu berada di Pulau Nusa Lembongan, Desa Jungut Batu, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Lebih tepatnya terletak di bagian barat Pulau Nusa Lembongan.ย
Terdapat dua kendaraan yang boleh dipilih oleh wisatawan untuk sampai ke pantai cantik ini, yakni speed boat dan cruise. Perbedaan keduanya terletak pada waktu tempuh dan tempat pemberangkatannya.
Meski durasi perjalanan menggunakan cruise lebih lama, ada sejumlah fasilitas yang layak dicoba di dalamnya. Pilihan transportasi sebaiknya disesuaikan dengan preferensi dan rencana perjalanan masing-masing.
Sampai sekarang pantai ini masih terbuka untuk umum selama 24 jam dan gratis. Artinya, tidak ada batas waktu kunjungan untuk menikmati keindahan pantainya. Hanya saja, wisatawan sebaiknya datang ketika pagi dan sore agar pengalaman liburan lebih berkesan.
Jungut Batu Nusa Lembongan menyimpan segudang daya tarik yang begitu lengkap. Cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai sekaligus melakukan berbagai kegiatan.
Bukan hanya menawarkan hamparan laut dan pasir yang memanjakan mata saja. Ternyata kawasan Jungut Batu juga menghadirkan suasana pesisir yang hidup dengan berbagai aktivitas wisata.
Jungut Batu Beach Lembongan tampak semakin menarik berkat pemandangan Gunung Agung. Jika cuaca sedang mendukung, pemandangan gunung ini akan terlihat semakin jelas dari area pantai.
Laut yang membentang dan Gunung Agung yang berdiri di kejauhan menciptakan komposisi alam yang begitu menarik. Tidak mengherankan jika pemandangan ini menjadi salah satu hal yang dicari wisatawan.
Supaya momen ini diabadikan dengan baik, wisatawan perlu membawa ponsel atau kamera yang mendukung. Gunakan kamera tersebut untuk mengabadikan momen liburan di pantai cantik ini.
Pantai ini menawarkan karakteristik tersendiri, tidak kalah dengan Dream Beach. Lokasinya berada di kawasan yang lebih terhubung dengan aktivitas pelabuhan dan wisata. Perpaduan antara keindahan alam dan suasana pesisir menjadi salah satu daya tariknya.
Wisatawan pasti akan disambut dengan hamparan pasir yang indah jika berkunjung ke Pantai Jungut Batu. Perpaduan antara pasir, air laut, dan langit menciptakan suasana khas pantai tropis yang cocok untuk bersantai.
Kawasan pantai terlihat semakin menarik dengan cahaya matahari yang memantul di permukaan laut ketika cuaca cerah. Wisatawan dapat berjalan santai di tepi pantai, duduk menikmati suasana, atau sekadar mengabadikan pemandangan sebagai bagian dari liburan.
Pantai Jungut Batu jadi tempat yang pas untuk menikmati keindahan matahari terbenam. Momen ini hanya bisa didapatkan saat wisatawan berkunjung pada sore hari. Oleh sebab itu, jadwalkan rencana kunjungan yang benar-benar sesuai keinginan.
Langit yang semula biru perlahan dihiasi warna jingga, kuning keemasan, hingga kemerahan. Cahaya tersebut kemudian memantul di permukaan laut dan menciptakan suasana yang terasa semakin romantis.
Momen matahari terbenam tidak harus dinikmati dengan cara khusus. Wisatawan cukup duduk di tepi pantai, berjalan perlahan menyusuri pesisir, atau memilih tempat makan yang menawarkan pemandangan laut.
Sebagai salah satu pantai Nusa Lembongan, Jungut Batu turut menawarkan berbagai aktivitas laut yang menyenangkan. Sangat pas untuk wisatawan yang ingin lebih dekat dengan laut selama menikmati waktu liburan di Bali.
Pilihan kegiatan di Jungut Batu sangat beragam. Mulai dari snorkeling hingga perjalanan menggunakan perahu menuju kawasan perairan lain di sekitar pulau. Namun, pengalaman di laut tentu perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca dan perairan.
Pastikan wisatawan sudah menggunakan perlengkapan keselamatan dengan benar dan mengikuti arahan pemandu. Dengan begitu, aktivitas air dapat dinikmati dengan lebih nyaman sekaligus aman.

Pantai Jungut Batu berkembang sebagai salah satu destinasi dengan fasilitas yang lengkap. Wisatawan tidak perlu pergi terlalu jauh untuk menemukan tempat beristirahat, makan, atau mencari kebutuhan perjalanan. Sudah tersedia fasilitas yang lengkap untuk wisatawan.
Kawasan ini juga cocok bagi wisatawan yang ingin menghabiskan lebih dari satu hari di Nusa Lembongan. Beragam pilihan akomodasi dan tempat makan membuat liburan di Bali terasa semakin nyaman.ย
Seharian beraktivitas di Pantai Jungut Batu tentu membuat perut terasa lapar. Untuk urusan ini, wisatawan tidak perlu merasa khawatir. Ada banyak sekali pilihan tempat makan dan kafe di area Jungut Batu Lembongan.
Nikmati sarapan sebelum memulai aktivitas atau bersantai dengan minuman saat sore tiba. Pilihan yang beragam membuat wisatawan lebih leluasa untuk menentukan keinginannya. Ada yang cocok untuk makan keluarga maupun tempat santai untuk berbincang.
Wisatawan boleh memilih tempat makan atau kafe yang cocok untuk singgah. Menikmati makanan dan minuman sambil beristirahat pasti jadi pilihan yang menyenangkan. Suasana santai dan panorama sekitar membuat waktu makan terasa seperti bagian dari agenda wisata.
Lokasi menginap yang strategis tentu membuat pengalaman liburan terasa lebih nyaman. Wisatawan bisa memulai aktivitas sejak pagi, kembali untuk beristirahat bila perlu, lalu keluar lagi untuk menikmati suasana sore tanpa harus menempuh perjalanan yang jauh.
Tersedia berbagai jenis akomodasi dengan karakter dan fasilitas yang beragam di sana. Wisatawan tinggal menyesuaikannya dengan kebutuhan dan anggaran perjalanan. Pilih penginapan dengan lokasi dan fasilitas yang sesuai.
Menikmati keindahan wisata Nusa Lembongan memang butuh waktu yang cukup panjang. Ada banyak sekali hal menarik yang bisa dinikmati dari kawasan ini. Itulah sebabnya, wisatawan kerap menyempatkan waktu untuk menginap di area dekat pantai.
Perjalanan menuju Pantai Jungut Batu tentu dilewati dengan menempuh perjalanan darat terlebih dahulu. Setelah itu, barulah wisatawan bisa melanjutkannya dengan perjalanan laut menuju kawasan pulau.
Sama halnya dengan perjalanan laut, perjalanan darat di Bali tentu memerlukan persiapan yang matang. Jika ingin lebih nyaman dan praktis, gunakan saja layanan Putri Bali Rental. Harganya terbilang terjangkau, mulai dari Rp200.000 saja per hari.
Alih-alih mengeluarkan banyak biaya untuk transportasi yang sembarangan, mulailah merencanakan perjalanan dengan mobil rental. Anggaran kendaraan bisa semakin hemat jika wisatawan bepergian bersama keluarga atau rombongan.
Pantai Jungut Batu berada di lokasi yang sangat strategis. Destinas ini menggabungkan panorama pasir putih, latar Gunung Agung, keindahan sunset, serta aktivitas yang beragam bagi wisatawan.