putri bali rental mobil di bali

Gili Trawangan adalah pulau kecil yang menjadi destinasi wisata popular. Lantas, berapakah luas pulau Gili Trawangan sehingga disebut pulau kecil? Silakan temukan jawabannya serta simak informasi tentang pesonanya sebagai tempat wisata berikut ini.

Luas Pulau Gili Trawangan serta Informasi Destinasi

Kabupaten Lombok Utara merupakan tempat dimana Gili Trawangan berada. Pulau tersebut termasuk ke dalam jajaran kawasan strategis bernama Gili Tramena. Nama ini adalah singkatan dari tiga gili atau pulau kecil, yakni Trawangan, Meno, serta Air.

Luas Gili Trawangan hanya 340 hektar dengan jumlah penduduk sekitar 1500 orang. Itupun sudah yang paling besar dari dua pulau lainnya. Gili Air memiliki luas 175 hektar. Sedangkan yang terkecil yakni Gili Meno seluas 150 hektar saja.

Gili Trawangan menjadi induk dari kedua pulau lain serta pusat destinasi rekreasi. Para wisatawan lokal serta turis umumnya berlibur di pulau tersebut. Yang paling jarang dikunjungi adalah Gili Meno. Jadi nuansa di sana cenderung lebih tenang dan alamnya masih asri.

Daya Pikat Gili Trawangan

Tempat wisata terkenal di Lombok ini mempunyai sejumlah daya tarik. Anda mungkin jarang menemukan destinasi seperti Gili Trawangan. Berikut ini merupakan lima pesona Gili Trawangan terbaik.

1. Indah dan Bebas Polusi

Apakah Anda tahu bahwa di Gili Trawangan tidak diperbolehkan adanya transportasi bermotor? Ini menjadikan pulau lebih bebas dari polusi udara. Anda bisa menikmati udara yang lebih bersih.

Selain bebas polusi, Anda akan terkesan dengan keindahan dari pulau ini. Sebagai contoh ketika melihat matahari terbenam di bukit Gili Trawangan. Kemudian pantai-pantai jernih di sekeliling pulau juga bisa memanjakan mata Anda.

2. Tersedia Transportasi untuk Mengelilingi Pulau

Karena tidak diperbolehkan adanya kendaraan bermotor, transportasi di Gili Trawangan cukup terbatas. Namun itulah yang menjadi daya pikat pulau. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan sepeda atau gerobak kuda bernama cidomo.

Di samping itu, Anda bisa mengelilingi pulau dengan jalan kaki. Luas pulau Gili Trawangan yang hanya 340 hektar memungkinkan hal tersebut. Mungkin dibutuhkan sekitar 2 jam saja untuk berkeliling pulau.

3. Banyak Aktivitas Air

Bukan rahasia lagi jika Gili Trawangan merupakan surga bagi Anda pecinta laut. Selain menikmati pemandangan, Anda bisa melakukan berbagai aktivitas air. Snorkeling merupakan salah satu yang paling diminati.

Ada pula permainan air seperti banana boat dan perahu kayak. Di sana terdapat beberapa warga yang menyediakannya. Anda juga bisa sekedar berenang biasa di pinggir pantai.

4. Beragam Tempat Kuliner

Kuliner yang berada di pulau Gili Trawangan Lombok patut untuk dicoba. Meskipun kecil, ragam makanannya cukup banyak. Tentu karena pulau ini dikunjungi banyak wisatawan luar dan dalam negeri.

Bila ingin makanan dengan harga terjangkau, coba kunjungi pasar malamnya. Makanan yang paling terkenal adalah seafood. Namun, banyak pula restoran yang memiliki menu western

5. Kehidupan Malam yang Meriah

Daya tarik kelima dari pulau Gili Trawangan yakni suasananya di malam hari. Pulau ini dikenal dengan klub malamnya. Biasanya para turis sering mendatangi tempat seperti ini.

Selain klub, ada juga kafe yang buka di malam hari. Akan tetapi, tentu jam tutupnya tidak sampai dini hari. Maka dari itu, Anda bisa merasakan suasana meriah seperti pesta di jam malam Gili Trawangan.ย Demikian informasi tentang luas pulau Gili Trawangan dan daya pikatnya sebagai destinasi wisata Gili Trawangan adalah pulau kecil yang menjadi destinasi wisata popular. Lantas, berapakah luas pulau Gili Trawangan sehingga disebut pulau kecil?. Jangan ragu untuk mengunjungi tempat ini ketika liburan. Anda juga bisa berwisata ke Gili Air serta Gili Meno untuk mendapat pengalaman liburan yang lebih seru. Nah, bagi Anda yang mungkin sedang wisata ke Bali dan butuh jasa sewa mobil untuk jalan-jalan ke Gili Trawangan, tentunya bisa sekali menggunakan jasa sewa mobil di Putri Bali Rental.ย 

Ketika mendengar kata Bali, tak sedikit dari orang yang mengidentikkan dengan pantai. Sebab Bali memang punya banyak pantai yang dijadikan tujuan wisata. Tapi ada satu lagi nih, tempat wisata mempesona dari Bali yaitu Desa Sidemen yang punya daya tariknya sendiri.

Sejumlah orang yang menyukai Bali karena sudah bosan dengan suasana perkotaan. Sehingga ingin menghilangkan penat, lelah karena sudah menghabiskan banyak waktu untuk bekerja. Alhasil Bali menjadi tujuan menarik dengan alamnya yang mempesona.

Kegiatan Menarik Saat ke Desa Sidemen

Saat dilihat dari lokasinya, Desa Sidemen Karangasem berada di Bali sisi sebelah Timur. Jika nanti kalian datang ke tempat ini jangan lupa mampir ya. Sebab ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan seperti berikut:

1. Menikmati Keindahan Alam

Bukan perkara asing lagi lah ya kalau Bali menjadi lokasi yang menawarkan keindahan alam yang tak main-main. Satu diantaranya adalah Sidemen, yang diketahui punya lokasi persawahan yang terhampar luas. 

Tambah menarik dengan adanya aliran sungai dengan airnya yang jernih. Di tempat ini kalian jangan takut kelaparan karena ada tersedia Desa Sidemen menu dengan pilihan yang beragam. 

Banyak fasilitas yang turut mendukung liburan kalian loh. Mulai dari akomodasi sampai dengan penginapan dengan layanan yang beragam.

2. Trekking

Untuk kalian nih yang suka dengan tantangan yang memacu adrenalin, trekking bisa jadi pilihan yang tepat. Sidemen Bali pun turut menyediakan fasilitas untuk trekking, bahkan ada dua jenis trekking yang bisa dipilih. 

Pertama ada trekking dalam area persawahan. Sementara itu yang kedua yaitu trekking dengan area menuju ke bukit. Rute yang tersedia juga tak kalah beragam nya loh. 

Ada yang rute bisa ditempuh dalam waktu 1 jam, ada juga yang bisa ditempuh dalam waktu 2 jam dan seterusnya. Rute ini bisa dipilih sesuai dengan yang kalian suka.

3. Berburu Kain Tenun 

Yang tanya apa itu Sidemen? Apakah sebuah benda atau lainnya? Sidemen di sini adalah nama salah satu daerah yang terletak di Bali bagian Timur. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan saat memutuskan berlibur di tempat ini, jadi jangan khawatir akan bosan.

Salah satunya adalah belajar berburu kain tenun yang cukup terkenal di wilayah ini. Kalian yang menggemari dunia fashion serta industri kerajinan tradisional patut mengunjunginya. Jika dilihat dari hartanya memang cukup beragam dalam rentang ratusan ribu hingga jutaan.

4. Melihat Flora dan Fauna Langka

Ketika kalian datang ke Bali jangan lupa mampir ke daerah Sidemen karena tempat ini punya flora dan fauna yang langka. Beberapa diantara tanaman yang ada berupa tanaman obat. Adanya flora dan fauna ini dikembangkan hingga tempat ini jadi desa wisata.

Bahkan lokasi Desa Sidemen ini menjadi desa pendidikan karena didukung dengan sejumlah potensi yang dimiliki. Seperti potensi untuk mempelajari flora dan fauna yang ada di wilayah tersebut.

5. Menyaksikan Budaya Lokal

Bali memang cukup populer dengan budayanya. Tak jarang Bali juga menggelar acara budaya tradisional, termasuk Sidemen Karangasem Chord. Pertunjukan seperti ini bertujuan juga memperkenalkan budaya lokal kepada turis yang datang.

Kalian yang singgah di desa tersebut pun berkesempatan untuk mempraktekkan budaya di sana. Sebab di daerah tersebut juga ada grup kesenian yang sudah ahli dan siap mengajari wisatawan yang datang.

Penutup

Sekian dulu pembahasan terkait kegiatan seru saat di Desa Sidemen. Sejumlah aktivitas di atas dapat jadi rekomendasi ketika berkunjung ke tempat tersebut. Dengan begitu kalian tak perlu risau dan khawatir akan bosan dengan kegiatan yang itu-itu terus. Untuk memudahkan perjalanan Anda selama di Bali, solusi rental mobil dapat menjadi pertimbangan, Putri Bali Rental menyediakan mobil murah dengan harga mobil yang kompetitif dan bersaing.

Taman Edelweis Bali adalah salah satu objek wisata Bali yang menawarkan wisata alam berupa hamparan taman dan bunga-bunga di lereng Gunung Agung. Destinasi wisata ini selalu ramai pengunjung, mulai dari warga lokal maupun turis asing.

Memiliki suasana sangat sejuk dengan udara khas pegunungan, menjadikan tempat ini banyak dijadikan sebagai tempat refreshing dan pengusir penat. Dengan bersantai di taman ini, pengunjung pasti betah berlama-lama disana.

Lokasi dan Jam Buka Taman Edelweis Bali

Lokasi Taman Edelweis terletak di Besakih, Kec. Rendang, Kab. Karangasem, Bali. Taman ini berada di kawasan lereng Gunung Agung, sehingga lokasinya juga berdekatan dengan wisata gunung agung. Lokasi taman ini sangat strategis dan bisa dilihat di google maps.

Bila ingin berkunjung di Taman Edelweis, maka bisa mengunjunginya setiap hari mulai pukul 7 pagi hingga pukul 6 sore.

Harga Tiket Masuk Taman Edelweis Bali

Untuk menikmati keindahan tempat wisata taman edelweis ini para pengunjung akan dikenakan tiket masuk. Adapun tiket masuk taman edelweis, yaitu sebagai berikut:

Harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung dari kebijakan pengelola tempat wisata. Tapi, untuk harga tiket ini akan diupdate secara berkala.

Daya Tarik Taman Edelweis Bali

Taman Edelweis Bali tentu memiliki daya tarik tersendiri untuk memikat para pengunjung sebab keindahan yang ditawarkan. Selain itu, udara taman yang sejuk membuat pengunjung juga betah berlama-lama untuk refreshing atau sekadar mengisi waktu luang. Berikut daya tarik taman edelweis, diantaranya:

1. Melihat Keindahan Bunga Edelweis Bali

Bunga Edelweis memang terkenal dengan sebutan bunga abadi yang tak pernah layu dan dinobatkan sebagai lambang cinta abadi. Edelweis dapat ditemukan di atas gunung dan jika ingin melihatnya, maka harus mendaki gunung terlebih dahulu.

Tapi, kehadiran tempat wisata taman edelweis ini para wisatawan tidak perlu bersusah payah mendaki gunung. Sebab, bunga kasna yang ada di taman ini sangat mirip dengan bunga edelweis.

2. Spot Foto Instagramable

Daya tarik taman ini yang semakin memikat dengan adanya spot foto yang beragam dan instagramable. Taman edelweis menyediakan berbagai spot foto yang keren dan unik. Bahkan terdapat kincir angin Belanda yang menjadikan hasil foto seolah berada di kebun tulip Belanda.

3. Gardu Pandang Diantara Jembatan

Gardu pandang diantara jembatan juga turut menjadi daya tarik taman edelweis. Berbentuk bujur sangkar dan beratapkan tumpukan jerami memunculkan kesan yang eksotis.

Dari atas gardu pandang ini, wisatawan bisa melihat pemandangan pegunungan disertai deretan bukit dan pepohonan hijau. Didukung dengan langit biru cerah menjadi background yang mempesona.

4. Melihat Proses Perawatan Bunga Secara Langsung

Selain bisa berfoto-foto dan menikmati keindahan alamnya, pada taman ini pengunjung bisa melihat perawatan bunga secara langsung. Untuk melihat proses perawatannya bisa pada pagi atau sore hari.

Selain itu, pengunjung juga bisa mencoba aktivitas perawatan bunga kasna, seperti pemupukan dan pemotongan pada bagian bunga tertentu. Sedangkan, aktivitas memanen hanya dilakukan oleh petani bunga sepenuhnya, karena tidak boleh asal-asalan.

5. Membeli Bunga Kasna untuk Dibawa Pulang

Tak hanya bisa menikmati keindahan hamparan bunga saja, pengunjung juga bisa membeli bunga Kasna untuk dibawa pulang. Selain makanan, bunga kasna juga dapat dijadikan sebagai oleh-oleh khas Bali yang tahan lama.

Daya tarik bunga kasna yaitu terdapat pada wangi bunganya. Bahkan setelah layu-pun bunga ini tetap memunculkan wangi semerbak. Sehingga, tak jarang wisatawan yang membawa bunga ini untuk dijadikan sebagai oleh-oleh dari Taman Edelweis Bali. Dan, untuk memudahkan transportasi pilih jasa sewa mobil di Putri Bali Rental, karena sudah terpercaya lebih dari 10 tahun dengan armada yang bersih dan nyaman.

Pesona yang ditawarkan Desa Penglipuran terbersih di dunia memang menarik untuk dibahas. Desa yang terletak di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli ini berhasil meraih penghargaan sebagai Sustainable Destinations Top 100 versi Green Destinations Foundation 2019.

Selain itu, Desa Penglipuran juga berhasil meraih penghargaan Kalpataru, ISTA (Indonesia Sustainable Tourism Award) tahun 2017. Karena itu Banyak orang memutuskan untuk menjadikan Desa Penglipuran sebagai rumah mereka untuk menghabiskan masa tua.

Sejarah Desa Penglipuran Terbersih di Dunia 

Apakah Anda penasaran dengan sejarah desa Terbersih di dunia ini? Penelitian menunjukkan bahwa Desa Adat Penglipuran sudah ada sejak zaman Kerajaan Bangli sekitar 700 tahun yang lalu. 

Nama Penglipuran berasal dari kata pengling dan pura. Pengeling artinya pengingat, berasal dari kata eling atau mengingat, sedangkan pura adalah tempat atau tanah leluhur. 

Para sesepuh atau penglingsir menyatakan bahwa nenek moyang atau pendahulu Desa Penglipuran berasal dari Desa Bayung Gede, Kintamani. Mereka sering melakukan perjalanan jauh dan beristirahat di daerah bernama Kubu. 

Jarak kedua lokasi tersebut menurut standar zaman dahulu cukup jauh, yakni 25 kilometer. Oleh karena itulah Desa Penglipuran dahulu dikenal dengan nama Desa Kubu Bayung (masyarakat Bayung yang berdomisili di wilayah Kubu).

Daya Tarik Desa Penglipuran

Desa Penglipuran terbersih di dunia ini terletak di Kabupaten Bangli yang menjadi favorit pariwisata di Bali. Bagaimana tidak, saat memasuki desa ini Anda tidak akan menemukan satupun sampah yang terlihat. 

Pengunjung juga akan disambut dengan deretan tanaman hijau yang asri. Dipercantik dengan pemandangan pegunungan yang menyejukkan mata. Tak heran jika udara disana terasa bersih dan segar. Berikut beberapa daya tarik yang ditawarkan:

1.Tata Ruang Desa Berkonsep Tri Mandala

Sebagai desa adat Bali yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur nenek moyang, penataan ruang Desa Penglipuran juga mengusung norma-norma adat yang diwariskan secara turun temurun. 

Desa ini dibangun dengan Konsep Tri Mandala, dimana tata ruang kampungnya terbagi menjadi tiga wilayah, yakni Utama Mandala, Madya Mandala, dan Nista Mandala. 

2. Penglipuran Village Festival

Festival budaya ini biasa diadakan di penghujung tahun dengan rangkaian berbagai kegiatan, mulai dari parade pakaian adat Bali, Barong Nglawang, parade seni dan budaya, serta berbagai perlombaan lainnya. 

Setiap kali agenda ini digelar, biasanya jumlah wisatawan akan membludak untuk menyaksikan berbagai kegiatan yang menampilkan seni dan budaya Bali. Sekaligus untuk berkunjung dan beristirahat di desa Penglipuran terbersih di dunia ini.

3. Hutan Bambu yang jadi Pelindung Desa

Kemeriahan liburan di Desa Penglipuran akan semakin bertambah ketika Anda berjalan menyusuri hutan bambu yang luasnya mencapai 45 hektar atau sekitar 40 persen dari total luas Desa Penglipuran. 

Hutan bambu yang mengelilingi desa ini terus dijaga dan dilestarikan hingga saat ini sebagai wujud pelestarian warisan nenek moyang dan wujud nyata menjaga keseimbangan antara manusia dan alam. 

Masyarakat setempat juga percaya bahwa hutan bambu ini merupakan bagian dari sejarah awal keberadaan mereka. 

Selain itu, hutan bambu ini selain berfungsi untuk mempercantik diri, juga berfungsi sebagai tempat resapan air. Karena itu hutan bambu ini juga sering dikatakan sebagai hutan lindung desa bagi warga setempat.

Bagaimana, apakah Anda jadi tertarik untuk datang dan menyaksikan langsung keindahan wisata Desa Penglipuran terbersih di dunia ini? Ini merupakan tempat yang wajib Anda jelajahi saat sedang berlibur ke Pulau Bali bersama teman ataupun keluarga dan kami Putri Bali Rental siap memberikan pelayanan terbaik untuk sewa mobil di Bali.

Hutan Bambu Desa Penglipuran sudah sejak lama menjadi salah satu objek wisata yang dikenal sakral di Bali. Letaknya yang tersembunyi di tengah keindahan Pulau Dewata, membuat hutan ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pesona Desa Penglipuran itu sendiri.

Tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, hutan bambu ini juga sarat akan misteri yang membuatnya sakral. Oleh karena itu, tempat wisata ini sangat dijaga kelestariannya.

Lokasi Hutan Bambu Desa Penglipuran

Untuk mencapai objek wisata hutan bambu ini, wisatawan harus berkendara selama kurang lebih 2 jam dari Denpasar menuju Kabupaten Bangli. Wisatawan bisa mengandalkan maps untuk menuju kesana karena lokasinya yang sudah sangat populer.

Dari Kabupaten Bangli, lanjutkan perjalanan ke Desa Penglipuran. Desa ini dikenal sebagai salah satu desa terbersih di Bali. Berdasarkan review Hutan Bambu Desa Penglipuran pun, banyak yang memberikan komentar positifnya terhadap kebersihan daerah sana.

HTM dan Jam Operasional Hutan Bambu 

Wisatawan tentunya bertanya-tanya untuk masuk Desa Penglipuran bayar berapa? Masuk ke desa ini dikenakan biaya sebesar Rp20.000,- (turis lokal dewasa), Rp30.000,- (turis mancanegara dewasa),  Rp15.000,- (turis lokal anak), Rp25.000,- (turis mancanegara anak).

Hutan bambu ini terbuka sepanjang hari. Tidak ada jam buka dan jam tutupnya. Akan tetapi, tentu lebih baik untuk melakukan trekking ke dalam hutan di pagi hari, bukan?

Wisatawan hanya bisa membawa kendaraan sampai ke kantong parkir di Desa Penglipuran. Setelahnya, wisatawan bisa menikmati keindahan hutan bambu dengan trekking berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang tersedia.

Sejarah Hutan Bambu di Masa Lalu

Mengapa hutan bambu di Desa Penglipuran sangat dijaga kelestariannya? Ternyata, hutan bambu ini memiliki nilai sejarahnya tersendiri. Tanaman bambu dikenal sebagai tanaman khas dari Kabupaten Bangli, khususnya Desa Penglipuran ini.

Kehadiran bambu-bambu ini sendiri terkait dengan kerajaan-kerajaan kuno di Bali. Kisahnya bermula dari rakyat dari Raja Buleleng, yakni Panji Sakti, maju menyerang Keraton Bangli. Mereka menyerang menggunakan sanan, atau dikenal juga pikulan yang terbuat dari bambu.

Penyerangan tersebut menyebabkan banyak bambu yang berserakan di daerah tersebut. Masyarakat pun menanam bambu-bambu tersebut yang kemudian tumbuh menjadi hutan bambu.

Nilai Kesakralan Hutan Bambu di Desa Penglipuran

Penglipuran atau Penglipuran ini memiliki 2 makna. Berdasarkan jurnal dari Universitas Atmajaya di Yogyakarta disebutkan bahwa kata tersebut memiliki makna pertama yakni pangeling (pengingat) dan pura (tempat, tanah leluhur).

Makna kedua dari kata Penglipuran adalah Raja Bangli yang dahulu kala sering menghibur diri di daerah tersebut. Sampai saat ini pun, masyarakat Desa Penglipuran masih sangat memegang teguh aturan adat yang sudah eksis sejak zaman dahulu.

Salah satu daya tarik wisatawan untuk mengunjungi desa ini adalah karena masyarakat di sana juga selalu menjaga kebersihan areanya. Rumah-rumah yang ada di sana pun bentuknya sama semua, unik sekali!

Aktivitas di Hutan Bambu

Ada banyak hal menarik yang bisa diulik dan dilakukan ketika berwisata ke Hutan Bambu Desa Penglipuran, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Trekking Hutan Bambu

Jarak tempuh saat trekking di dalam hutan bambu bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing orang. Tentu saja trekking adalah aktivitas utama yang akan kamu lakukan jika berkunjung ke sana.

Wisatawan juga bisa menyewa jasa tour guide dengan membayar Rp50.000,-. Dari pemandu, wisatawan akan mendapatkan banyak cerita sejarah dan perkembangan daerah tersebut.

2. Menikmati Wisata Sekitar Desa Penglipuran

Selain trekking, aktivitas lain yang wajib dilakukan adalah menikmati wisata yang ada di sekitar sana. Wisatawan bisa melihat-lihat kearifan lokal, kebudayaan dan mencicipi kuliner khas Desa Penglipuran.

3. Bermalam di desa Penglipuran

Jika berminat untuk merasakan pengalaman bermalam di Desa Penglipuran, di sana tersedia penginapan dengan harga terjangkau. Dengan demikian, wisatawan akan mendapatkan pengalaman berwisata ke Hutan Bambu Desa Penglipuran secara lengkap!. Anda bisa berkunjung bersama keluarga dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun sewa mobil di Bali.

Lapangan Puputan Bali merupakan sebuah lapangan luas yang seringkali dijadikan sebagai objek wisata alternatif bagi masyarakat Denpasar dan sekitarnya. Lapangan ini sekaligus menjadi simbol kepahlawanan dari Raja Badung VII, I Gusti Ngurah Made Agung. 

Lapangan yang juga dikenal sebagai Lapangan Puputan Badung ini terletak di tengah kota Denpasar. Di sekitarnya juga ada beberapa objek wisata yang bisa dikunjungi seperti Museum Bali dan Pura Agung Jagatnatha. Seperti apa sejarah dan perkembangan lapangan ini?

Sejarah Lapangan Puputan Bali

Menilik ke tahun 1906, lapangan ini menjadi saksi sejarah ketika bangsa Indonesia melakukan perlawanan terhadap penjajah. Lapangan yang juga disebut dengan Lapangan Renon ini memiliki makna penting dalam sejarah maupun kebudayaan Bali.

Istilah puputan, merujuk pada bahasa lokal yang artinya bertempur habis-habisan. Para pemimpin dan penduduk daerah tersebut melakukan pertempuran, serta mengorbankan diri sebagai bentuk perlawanannya terhadap penjajahan.

Terjadinya Perang Puputan di tahun 1906, menggugurkan salah satu pahlawan nasional yakni Raja Badung VII, I Gusti Ngurah Made Agung. Ia bersama pasukannya tewas di tangan penjajah Belanda yang memiliki lebih banyak tentara dan persenjataan lengkap.

Peristiwa ini sekaligus menandai perlawanan sengit dan semangat keberanian rakyat Bali dalam mempertahankan budaya dan kebebasan mereka. Lapangan Puputan kini menjadi tempat yang penting dalam memperingati peristiwa tersebut.

Menjadi Taman Kota 

Lapangan Puputan Bali kemudian berkembang menjadi sebuah area yang difungsikan sebagai taman kota. Letaknya yang berada persis di jantung kota Denpasar membuat masyarakat dapat dengan mudah mengunjunginya.

Di lapangan tersebut terdapat monumen dan tugu peringatan untuk menghormati perjuangan dari para pahlawan Bali di masa lalu. Selain menjadi tempat yang bersejarah, lapangan ini juga sering kali digunakan untuk acara-acara kebudayaan, maupun upacara keagamaan.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Lapangan Puputan

Bagi wisatawan yang juga tertarik untuk berkunjung ke objek wisata sejarah di Bali ini, ada beberapa aktivitas menarik yang bisa dilakukan di sana:

1. Olahraga dan Rekreasi

Di lapangan ini, masyarakat seringkali menjadikannya sebagai tempat untuk berolahraga atau rekreasi bersama keluarga. Aktivitas olahraga yang bisa dilakukan di lapangan ini seperti jogging atau lari pagi, senam bahkan yoga.

Luas lapangan Puputan Renon ini cukup untuk menampung masyarakat setempat, maupun wisatawan yang ini bersantai dan menggelar tikar di sana. Aktivitas lainnya yang bisa dilakukan adalah bersepeda atau bermain bola.

2. Area Bermain Anak-anak

Lapangan ini juga cocok dijadikan tempat alternatif untuk anak-anak yang senang dengan kegiatan outdoor. Di sana, anak-anak bisa berlari-larian dengan bebas. Selain itu, area lapangan juga cocok untuk tempat bermain bola atau laying-layang.

3. Mengenalkan Sejarah Kepahlawanan

Anak-anak juga bisa dikenalkan dengan sejarah dari lapangan Puputan Bali. Orang tua bisa menjelaskan bagaimana perlawanan rakyat dan para pahlawan Bali untuk mengusir penjajah. Mengetahui sejarah dari suatu tempat akan meninggalkan makna yang mendalam.

Di sana juga terdapat monument dan tugu peringatan yang menjadi simbol keberanian maupun semangat dari para pahlawan. Tempat ini juga bisa dijadikan sebagai objek wisata sejarah yang memberikan khasanah baru bagi para pengunjungnya.

Dengan mempelajari sejarah kepahlawanan masyarakat Bali dari lapangan ini, diharapkan semangat dan keberanian dari para pahlawan terasa hingga generasi saat ini. Sehingga, kita terus bisa melanjutkan semangat kepahlawanan yang dulu habis-habisan.

Penutup

Lapangan Puputan Bali tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik. Jauh lebih dalam, lapangan ini juga merupakan tempat yang merawat kenangan akan peristiwa bersejarah yang tak terlupakan. Dan, untuk memudahkan transportasi pilih jasa sewa mobil di Putri Bali Rental, karena sudah terpercaya lebih dari 10 tahun dengan armada yang bersih dan nyaman.

Putri Bali Rental pilihan terbaik untuk sewa mobil yang aman, murah  dan terpercaya di Bali

Hubungi Kami
Sewa Mobil BaliSewa Mobil Bali
081 999 533 488
081 999 533 488
putribali.rental@gmail.com
JL. Grogol Carik, Gg Naga Mas NO. 8
Pembayaran
BCA : 7705203342
A/N I Gede Juliana
Optimized by
Jasa SEO
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram