Masyarakat Bali dan wisatawan yang sering melancong ke Bali mungkin sudah familier dengan rencana pembangunan Bali Urban Subway. Proyek ini dimulai pada tanggal 4 September 2024 silam, dengan dasar hukum Pergub Bali Nomor 9 Tahun 2024.
Berdasarkan pergub tersebut, pemerintah daerah menugaskan PT Jamkrida Bali Mandara untuk menangani proyek ini. Lalu, di dalam pergub PT Sarana Bali Dwipa Jaya juga diberi amanat penugasan lanjutan untuk menjadi perwakilan resmi pemda.
Jika melihat dari namanya, Anda pasti sudah punya gambaran umum tentang apa itu Bali Urban Subway. Istilah ini merujuk pada moda transportasi massal berbasis rel (kereta api) yang berupa Light Rail Transit (LRT). Karena itu, proyek ini dikenal juga sebagai LRT Bali.
Secara garis besar, pemerintah daerah memulai proyek LRT Bali karena tingkat kemacetan yang semakin parah. Ketika LRT sudah hadir di tengah masyarakat, harapannya tingkat kemacetan di Pulau Dewata akan teratasi dalam jangka waktu yang panjang.
Selama pembangunannya, pihak kontraktor dan pengelola Bali Subway bekerja sama dengan investor asal Korea Selatan. Hal ini karena kebutuhan dana yang tidak kecil, mengingat estimasi awal sebesar USD 10,8 miliar. Jika dalam rupiah, kira-kira sekitar Rp192 triliun.
Meskipun jumlah dana yang dibutuhkan untuk pembangunan cukup besar, namun Pemerintah Daerah Bali menegaskan tidak akan menggunakan APBD maupun APBN. Skema bisnisnya adalah kerja sama antar investor, sehingga sangat mengandalkan dana investor.
Lalu kira-kira, LRT Bali kapan dibangun? Pada penjelasan di atas, Anda sudah punya gambaran umum tentang kapan LRT Bali groundbreaking, yaitu tanggal 4 September 2024. Rencananya, proyek pembangunan transportasi massal ini akan berlangsung selama 3-4 tahun.
Karena eksistensinya yang penting untuk menunjang aktivitas masyarakat dan wisatawan di Pulau Dewata, banyak orang penasaran tentang progres pembangunan kereta Bali. Ada beberapa tahapan yang akan berlangsung selama 3-4 tahun, yaitu sebagai berikut!
Sebelum proses pembangunan Bali Urban Subway dimulai, pengelola dan kontraktor proyek ini melakukan Upacara Ngeruak terlebih dulu. Upacara ini adalah adat khas Hindu Bali saat akan membuka bangunan baru untuk meminta izin pada Tuhan dan alam.
Proses upacara dipimpin oleh Ida Ratu Peranda Geriya Gulingan di Sentral Parkir Kuta. Gubernur Bali saat itu, Sang Made Mahendra Jaya, ikut hadir dalam proses upacara. Setelah upacara selesai, pihak kontraktor mulai melakukan pengukuran dan pembersihan.

Berdasarkan rencana awal, kontraktor akan mulai membangun Subway Bali di bulan April 2025 sebagai tahap pertama. Karena lokasi subway tersebut berada di bawah tanah, maka mereka akan mengebor dan membangun terowongan serta lintasan di bawah tanah.
Pembangunan terowongan dan lintasan pertama akan berlangsung dari tempat groundbreaking di Sentral Parkir Kuta ke Seminyak, yang merupakan โjantungโ transportasi Bali. Harapannya, Bali Urban Subway bisa membuat mobilitas semakin mudah.
Namun jika bicara soal semua lintasan, kontraktor dan pengelola berencana untuk membangun lintasan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Cemagi di tahap pertama.
Panjang lintasan yang akan dibangun di tahap pertama adalah 16 km dan melalui banyak tempat penting seperti Kuta, Seminyak, Canggu, dan sekitarnya. Hanya saja, lahannya memang sulit karena banyak bebatuan. Targetnya akan selesai di tahun 2028.
PJ Gubernur Bali pernah mengatakan bahwa mereka sudah memesan 8 Tunnel Boring Machine (TBM) untuk mengebor terowongan pada bulan April 2025 silam. Hanya saja, proses pengeboran masih belum terlaksana hingga pertengahan tahun 2026.
Hasilnya, banyak orang khawatir LRT Bali mangkrak begitu saja tanpa ada kejelasan kapan akan dilanjutkan. Hingga kini, pihak pemerintah, pengelola, maupun kontraktor masih belum bisa memberikan informasi yang jelas dan tegas terkait keterlambatan pembangunan.
Meskipun proyek LRT Bali 2026 masih belum jelas, namun harapannya proses pembangunan bisa tepat waktu dan segera masuk ke tahap kedua. Rencananya, tahap ini akan berlangsung lebih cepat karena komposisi tanah yang merupakan kapur dan aluvial.
Jika merujuk pada rencana awal, maka proses pembangunan tahap kedua akan dimulai di Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Jimbaran, Unud, dan Nusa Dua. Lintasan pada tahap ini hanya sekitar 13,5 km saja. Jadi, totalnya ada 29,5 meter dengan tahap pertama.
Apabila Bali Urban Subway sudah mulai beroperasi, rencananya kereta akan siap mengangkut masyarakat setiap 10 menit sekali. Totalnya ada 6 gerbong di setiap kereta yang masing-masing siap memuat 40 penumpang. Jadi ada 240 penumpang sekali jalan.
Sebenarnya, rencana awal pembangunan LRT baru sampai ke tahap dua. Lintasan kereta di titik-titik penting di tengah kota akan jadi prioritas proyek di 3-4 tahun pertama. Tapi, sudah ada feasibility study atau uji kelayakan untuk tahap ketiga pembangunan.
Berdasarkan hasil studi tersebut, akan ada pembangunan tahap ketiga dari Sentral Parkir Kuta menuju Sesetan, Renon, dan Sanur. Hal ini bisa membuat transportasi dari Badung ke Denpasar menjadi lebih mudah untuk masyarakat Bali maupun para wisatawan.
Karena masih dalam tahap uji kelayakan, keputusan pembangunan LRT ini memang masih belum final. Pemerintah daerah bisa memberi lampu hijau, lampu kuning, atau lampu merah berdasarkan pada temuan selama proses studi untuk membangun lintasan LRT ini.

Sama seperti tahap ketiga, status tahap keempat masih dalam tahap feasibility study atau uji kelayakan. Jadi, memang masih belum jelas apakah proyeknya bisa terealisasi atau tidak. Keberlanjutan proyek ini akan sangat bergantung pada hasil studi tersebut.
Jika lolos uji kelayakan, maka kontraktor akan mulai membangun lintasan dari Renon ke Sukawati dan Ubud. Hal ini membuat pilihan transportasi ke Monkey Forest atau ke tempat wisata lainnya di Ubud jadi lebih banyak dan jauh lebih mudah.
Selama pembangunan tahap pertama dan tahap kedua, kontraktor dan pengelola rencananya akan membangun 5 stasiun. Kereta akan berhenti di Stasiun Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Pura Desa Adat, Central Park, dan Sunset Road pada tahap pertama.
Sedangkan untuk harga tiket, rencananya akan akan pembedaan harga untuk masyarakat lokal dan turis asing. Belum ada harga pasti, namun ada usulan harga tiketnya USD 35 hingga USD 40 untuk turis asing dan jauh lebih murah untuk masyarakat lokal.
Itulah segala informasi yang perlu Anda ketahui tentang Bali Urban Subway. Progres pembangunannya memang belum ada perkembangan. Namun harapannya bisa selesai sesuai jadwal. Jadi hingga saat ini, menyewa mobil di Putri Bali Rental masih jadi andalan.
Jika bingung harus ke mana saat liburan di Bali, maka Taman Kupu-Kupu Bali bisa jadi salah satu tempat yang dapat Anda kunjungi. Terutama jika Anda datang bersama anak, mengingat tempat ini sangat family friendly dan punya banyak hal yang anak sukai.
Lokasi taman kupu-kupu di Bali ini terletak di Jalan Ir. Sutami, Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, cukup dekat dari Cascade Tegenungan. Jadi, apakah Anda sudah siap untuk mencari tahu pesona dan harga tiket masuk ke taman ini?
Khusus untuk Anda yang ingin tahu kenapa harus berkunjung ke Taman Kupu-Kupu Bali, berikut pesona yang harus Anda ketahui!
Seperti namanya, tempat wisata di Gianyar ini punya banyak koleksi kupu-kupu di habitat aslinya. Artinya, Anda bisa melihat dan mengamati siklus hidup kupu-kupu lengkap dari jarak dekat. Jika mengajak anak, mereka bisa belajar lebih banyak tentangnya.
Selain jadi tempat wisata edukasi yang ideal untuk anak, Anda dan anak-anak juga dapat menikmati keindahan kupu-kupu di sini. Totalnya ada lebih dari 13 jenis kupu-kupu dari berbagai spesies, dari Idea Stolli, Attacus Atlas, Papilio Polytes, dan lain-lain.
Semua kupu-kupu tersebut terlihat indah dan warna-warni, sehingga Anda bisa berburu fotografi sepuas hati. Tidak hanya dalam bentuk kupu-kupu, tapi juga dalam bentuk telur, ulat, dan kepompong atau pupa, sehingga siklus hidupnya terlihat jelas.
Namun Anda tidak perlu khawatir, mengingat ketiga bentuk kupu-kupu sebelum metamorfosis hanya ada di Pupa Room. Jadi aman untuk Anda yang takut ulat, karena petugas akan memindahkan semua telur kupu-kupu dari taman ke tempat khusus.
Supaya wisata edukasi semakin lengkap, ada pemandu yang bisa mengajak Anda berkeliling taman dan menjelaskan semua informasi-informasi unik soal kupu-kupu. Bukan hanya tentang siklus hidupnya saja, namun juga tentang spesies dan keunikan lainnya.
Selain kupu-kupu, hal menarik lain yang bisa Anda temukan di taman ini adalah bunga-bunga cantik. Kebanyakan bunga yang ada di taman ini adalah anggrek dengan warna-warna vibrant. Kupu-kupu akan hinggap di sana, membuat panorama makin indah.
Jadi, jangan lupa untuk membawa kamera karena ada banyak spot cantik yang bisa Anda jadikan background atau pusat fokus fotografi. Bukan hanya bunga saja, namun tanaman-tanaman yang ada di taman ini juga tidak kalah indah dan terlihat manis di kamera.
Selain taman kupu-kupu, Anda juga bisa menikmati dan bermain di taman air saat berkunjung ke tempat ini. Pasalnya, taman kupu-kupu terletak di area yang sama dengan Taman Kupu-Kupu Bali. Jadi setelah puas bermain dengan kupu-kupu Anda bisa ke sini.
Pesona utamanya ada pada kolam renang yang tenang dan dangkal, sehingga aman untuk anak-anak. Pastinya, ada eksistensi perosotan yang bisa membuat pengalaman liburan Anda di taman ini terasa semakin menyenangkan dan tidak akan pernah terlupakan.
Sebagai tempat wisata yang edukatif dan seru, tiket masuk ke Taman Kupu-Kupu Kemenuh masih cukup terjangkau. Anda hanya perlu menyiapkan Rp30.000 untuk domestik anak, Rp50.000 untuk domestik dewasa dan asing anak, serta Rp100.000 untuk asing dewasa.
Taman Kupu-Kupu Bali biasanya buka setiap hari, dari pukul 9 pagi hingga 6 sore. Untuk sampai ke sini, Anda bisa menyewa mobil di Putri Bali Rental agar perjalanan lebih mudah, mengingat akses transportasi umum masih terbatas.
Kalau sedang mencari pantai dengan suasana tenang di Bali, Cemongkak Beach bisa masuk ke dalam daftar destinasinya. Pantai ini memang belum sepopuler beberapa pantai lain di kawasan Pecatu, tetapi justru itulah yang membuatnya istimewa.
Keindahan pantainya terkenal dengan hamparan pasir putih, air laut yang jernih, serta tebing kapur yang menjulang tinggi. Yuk, siapkan waktu untuk membaca sisi lain Bali yang disuguhkan oleh pantai cantik ini.
Sebenarnya, wisatawan tidak akan kesulitan mencari lokasi Pantai Cemongkak dimana. Cukup cari di aplikasi maps dan lokasi pantai akan tertera. Alamatnya sendiri berada di kawasan Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Masyarakat setempat juga mengenal kawasan ini sebagai Jalan Pantai Cemongkak. Tidak terlalu jauh dari destinasi terkenal lain seperti Dreamland Beach dan Bingin Beach. Wisatawan bisa mengunjunginya dalam satu hari karena lokasinya berdekatan.
Faktanya, nama pantai ini ternyata memiliki cerita yang cukup menarik. Yuk, kenalan dengan asal-usul namanya. Dahulu, kawasan pantai ini dikenal sebagai tempat yang dipenuhi oleh kerang.
Dalam bahasa lokal, kerang tersebut disebut congkak, sehingga nama itu kemudian melekat pada kawasan pantai ini dan seiring waktu berkembang menjadi Cemongkak. Pada masa itu, masyarakat setempat sering berburu kerang congkak bukan untuk dikonsumsi.
Namun, masyarakat mengambil mutiara yang ada di dalamnya. Meskipun aktivitas mencari mutiara sudah tidak lagi menjadi ciri utama kawasan ini, nama Cemongkak tetap melekat sampai sekarang.
Ada beberapa alasan mengapa wisatawan perlu mengunjunginya. Banyak wisatawan menyebutkan sebagai hidden gem karena letaknya yang tersembunyi. Di balik letaknya yang tersembunyi ada keindahan yang ditawarkan.
Kalau suka pantai yang belum terlalu ramai, yuk coba datang ke Cemongkak. Pantai ini memiliki pasir putih yang bersih, air laut berwarna biru kehijauan, dan tebing-tebing kapur yang masih alami.
Berkat keindahan alamnya, banyak wisatawan yang menyebutnya sebagai salah satu honeymoon beach. Suasananya cenderung tenang dan jauh dari hiruk-pikuk keramaian layaknya di tengah kota.
Selain menikmati pemandangan, wisatawan juga bisa memanfaatkannya untuk bersantai dan berfoto. Tinggal gelar tikar di atas pasir atau duduk di bawah tebing sambil menikmati semilir angin laut yang sejuk.
Buat yang hobi fotografi, hampir setiap sudut pantai ini layak dijadikan latar foto. Mulai dari garis pantainya, bebatuan karang, hingga tebing tinggi yang menghadap langsung ke laut akan membuat hasil foto terlihat semakin menarik.
Salah satu momen yang paling ditunggu wisatawan saat berada di Cemongkak dalah waktu matahari terbenam. Yuk, datang menjelang sore agar bisa mendapatkan tempat terbaik untuk menikmati pemandangan tersebut.
Saat matahari mulai turun, langit berubah menjadi perpaduan warna jingga, merah muda, hingga keemasan. Cahaya matahari yang memantul di permukaan laut menciptakan suasana yang sangat indah dan menenangkan.
Kalau berencana menjelajahi kawasan Pecatu dan sekitarnya, pertimbangkan mobil sewaan dari Putri Bali Rental. Manfaatkan waktu liburan dengan sebaik mungkin karena jadwal bisa diatur lebih fleksibel.
Cemongkak Beach punya suasana yang tenang, panorama alam yang masih asri, serta pemandangan sunset yang memukau. Bisa menjadi pilihan yang tepat untuk liburan bersama keluarga, teman, maupun pasangan.
Tidak banyak orang yang tahu jika di dekat Pantai Jimbaran ada pantai lain yang tidak kalah menarik. Namanya adalah Pantai Mimpi Pondok Pemuda, yang sama-sama terletak di area Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, hanya 1,6 km dari pantai populer itu.
Hanya saja, meskipun dekat dengan pantai yang sangat populer di kalangan turis, masih banyak orang yang belum tahu eksistensi pantai ini. Alasannya karena aksesnya terbatas dan terhalang oleh pembangunan villa yang terletak tidak jauh darinya.
Bicara soal pantai di Bali memang tidak ada habisnya, mengingat pesona setiap pantai bisa saja berbeda dengan pantai yang lainnya. Khusus untuk pantai yang ada di Jimbaran ini, beberapa pesonanya bisa Anda temukan dengan lengkap di bawah ini!
Pada saat musim-musim ramai atau peak season, Pantai Jimbaran mungkin terasa tidak ideal untuk Anda. Hal ini karena para turis kemungkinan besar berada di sana, sehingga suasananya terasa lebih ramai dan padat. Karena itu, pantai ini bisa menjadi alternatifnya.
Pasalnya, dari semua ulasan Pantai Mimpi Pondok Pemuda, para pengunjung setuju jika suasananya lebih tenang dan damai. Soal keindahan, Anda juga tidak perlu khawatir karena panoramanya tidak jauh berbeda dengan panorama yang ada di Pantai Jimbaran.
Daya tarik utamanya ada pada lanskap di sekitar pantai, mengingat ada banyak tebing-tebing yang terlihat memesona dan dramatis. Selain itu, air lautnya juga cukup jernih dengan kondisi pasir yang bersih, pas untuk Anda yang mengajak anak main ke pantai.
Sudah menjadi rahasia umum jika pantai di Kuta Selatan terkenal dengan ombaknya yang besar. Inilah yang membuat daerah ini sangat populer bagi para turis, terutama untuk mereka yang suka surfing. Namun jika itu bukan favorit Anda, pantai ini bisa jadi pilihannya.
Pasalnya, pantai di Jimbaran ini memang terkenal dengan kondisi air yang relatif tenang dan aman. Sangat pas untuk Anda yang ingin berenang di pantai tanpa takut terbawa ombak. Hal ini juga membuatnya lebih aman untuk anak yang ingin main pasir dan berenang.
Karena lokasinya yang sangat dekat, tidak heran rasanya jika pantai ini juga punya panorama matahari tenggelam atau sunset yang sama sekali tidak kalah indah dari Pantai Jimbaran. Bahkan, Anda juga bisa menikmati sunset dengan lebih tenang dan damai.
Seperti penjelasan di atas, akses ke pantai ini memang cukup susah karena ada proyek pembangunan villa. Anda juga harus memarkirkan mobil di tempat yang cukup jauh dan melanjutkan perjalanan dengan trekking jalan kaki untuk melihat keindahannya.
Artinya, fasilitas di pantai ini memang tidak selengkap di Pantai Jimbaran. Namun karena lokasinya yang tidak jauh dengan pusat keramaian di area Jimbaran, Anda tidak akan kesulitan untuk menemukan tempat menginap, restoran, toilet, dan fasilitas lainnya.
Sebenarnya harga tiket masuk ke pantai ini memang gratis, namun aksesnya memang tidak sebebas di pantai lain. Alasannya karena ada pihak swasta yang membeli pantai ini, sehingga jadi lebih privat.
Jika Anda penasaran, bisa datang ke Pantai Mimpi Pondok Pemuda yang terletak di daerah Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Pastikan untuk datang dengan mobil sewaan dari Putri Bali Rental agar bisa sekalian berkeliling ke tempat wisata yang lain.
Pertimbangan liburan selama musim hujan di Bali memang sedikit membuat repot sebagian wisatawan. Musim hujan sendiri umumnya berlangsung dari bulan November sampai dengan April. Puncak curah hujannya terjadi pada bulan Januari dan Februari.
Sebelum berlibur, ada banyak sekali wisatawan yang bertanya tentang apakah di Bali lagi musim hujan atau musim apa di Bali sekarang. Persoalan musim ternyata memang sangat mempengaruhi keseruan selama berlibur.
Kondisi alam memang sulit untuk ditebak, oleh karena itu wisatawan perlu mempersiapkannya dengan matang. Meski liburan di tengah musim hujan, pengalaman yang berkesan tetap bisa diperoleh. Berikut sejumlah tipsnya.
Pagi hari terasa cerah dan cocok untuk berjalan-jalan, tetapi beberapa jam kemudian hujan bisa turun cukup deras. Cuaca di Bali memang sering kali berubah tanpa banyak tanda saat musim hujan turun. Cobalah menyusun itinerary yang lebih fleksibel untuk menyiasatinya.
Jika rencana awal menikmati pantai, siapkan juga alternatif destinasi lain yang tetap menarik ketika hujan turun. Waktu liburan tidak akan terbuang sia-sia hanya karena cuaca yang berubah.
Cuaca di Bali saat musim hujan bisa berubah dengan cepat. Langit yang cerah di pagi hari kemudian berganti menjadi hujan deras pada siang atau sore hari. Karena itu, pastikan selalu membawa payung lipat, jas hujan ringan, atau pelindung tas agar tetap nyaman.
Persiapkan beberapa bawaan tersebut dengan sebaik mungkin. Jangan sampai imbas musim hujan di bulan Desember dan bulan-bulan lainnya justru membuat liburan terasa mengecewakan.
Selain melindungi diri dari hujan, perlengkapan tersebut juga membantu menjaga barang-barang penting seperti ponsel, kamera, dan dokumen perjalanan tetap aman. Wisatawan pun tidak perlu khawatir ketika cuaca tiba-tiba berubah.
Berwisata selama puncak musim hujan memang membutuhkan persiapan ekstra. Hindari beberapa kegiatan wisata yang mempunyai risiko tinggi. Sebab, jalur trekking cenderung licin, debit air sungai meningkat, dan ombak di sejumlah pantai terkadang lebih besar.
Keselamatan tentu harus menjadi prioritas utama selama liburan. Menunda aktivitas yang berisiko tinggi jauh lebih bijak dibandingkan memaksakan perjalanan yang berpotensi membahayakan diri.
Bukan berarti wisata alam harus dihindari sepenuhnya. Hanya saja, wisatawan perlu lebih selektif dalam memilih destinasi. Pastikan selalu mengikuti informasi cuaca terbaru dan mematuhi arahan dari pengelola tempat wisata.
Bali tidak hanya terkenal dengan pantai dan wisata alamnya saja. Pulau cantik ini juga memiliki banyak pilihan aktivitas indoor yang bisa menjadi penyelamat saat hujan turun sepanjang hari. Ada cukup banyak pilihan aktivitasnya.
Misalnya, mengunjungi museum, galeri seni, pusat perbelanjaan, spa, hingga berbagai kafe dan restoran. Selain tetap menyenangkan, aktivitas seperti ini juga memberikan pengalaman berbeda.
Kondisi transportasi juga menentukan keseruan selama liburan. Jika kendaraannya nyaman, maka wisatawan akan lebih leluasa berwisata meski memasuki musim hujan. Tinggal fokus saja dengan kondisi jalanan.
Persoalan transportasi tidak boleh disepelekan saat liburan di Bali. Agar perjalanan tetap nyaman, pertimbangkan layanan Putri Bali Rental. Opsi kendaraan yang tersedia sangatlah terawat dan beragam.
Musim hujan di Bali bukanlah alasan untuk membatalkan rencana liburan. Lakukan persiapan yang matang agar wisatawan tetap bisa menikmati berbagai keindahan alam, budaya, hingga kuliner di Pulau Dewata.
High season di Bali merupakan sebutan yang dipakai untuk masa liburan dengan jumlah wisatawan begitu padat. Umumnya, periode ini terjadi saat liburan sekolah, libur panjang nasional, serta Hari Raya Natal dan Tahun Baru.
Pada waktu-waktu tersebut, hampir seluruh destinasi wisata mengalami lonjakan kunjungan. Banyak wisatawan dari berbagai daerah berbondong-bondong datang ke Bali untuk menghabiskan waktu liburan.
Lantas, sebenarnya high season bulan apa? Biasanya periode ramainya wisatawan ini terjadi pada Juni hingga Agustus, kemudian kembali meningkat pada pertengahan Desember hingga awal Januari.
Selain itu, momen libur Lebaran dan berbagai long weekend juga sering memicu lonjakan wisatawan yang cukup besar. Jika ingin menghindarinya, wisatawan sebaiknya merencanakan liburan saat low season.
Kapan low season di Bali? Periode yang relatif lebih sepi ini biasanya berlangsung pada Februari hingga Mei dan September hingga November, di luar hari-hari libur besar. Suasana Bali terasa lebih santai, harga akomodasi cenderung lebih bersahabat.
Liburan saat high season memang memiliki daya tarik tersendiri karena banyak acara dan suasana yang lebih meriah. Namun, di balik keramaian tersebut terdapat sejumlah konsekuensi yang perlu dipertimbangkan.
Harga tiket pesawat biasanya melonjak karena tingginya permintaan dari wisatawan domestik maupun mancanegara. Jika tidak memesan jauh-jauh hari, wisatawan harus membayar jauh lebih mahal dibandingkan saat low season.
Tidak hanya soal tiket pesawat saja, high season hotel di Bali juga terkenal memiliki tarif yang lebih tinggi. Banyak hotel, vila, maupun penginapan menerapkan harga khusus selama periode ramai ini.ย
Membayangkan menikmati pantai yang tenang atau berfoto tanpa banyak orang di latar belakang memang menyenangkan. Namun saat high season, kenyataan yang ditemui sering kali berbeda.
Objek wisata terkenal seperti pantai, kawasan budaya, hingga tempat rekreasi keluarga cenderung penuh selama musim ini. Akibatnya, antrean tiket, area parkir, hingga fasilitas umum menjadi jauh lebih ramai daripada hari biasa.
Sayangnya, saat high season liburan di Bali akan terasa kurang nyaman dan minim privasi. Sebab, banyak wisatawan yang datang secara bersamaan dan memadati kawasan Bali di waktu yang sama.
Di hotel, kolam renang bisa lebih ramai dari biasanya. Beberapa restoran favorit juga memerlukan waktu tunggu yang lebih lama. Kurang pas untuk wisatawan yang ingin bersantai dan menikmati pemandangan.
Apabila jadwal liburan hanya memungkinkan saat high season, jangan khawatir. Ada beberapa strategi sederhana yang bisa membantu perjalanan tetap nyaman. Berikut beberapa tipsnya.
Salah satu tantangan terbesar saat high season adalah mobilitas. Jalan menuju kawasan wisata populer sering mengalami kepadatan, sementara ketersediaan transportasi umum maupun transportasi cenderung terbatas.
Masalah tersebut dapat teratasi dengan layanan sewa mobil dari Putri Bali Rental. Wisatawan memiliki fleksibilitas untuk menentukan jadwal perjalanan, memilih rute alternatif, dan mengunjungi beberapa destinasi dalam satu hari.
Persoalan high season di Bali memang mempunyai sisi negatif dan positif. Harga yang lebih mahal, tempat wisata yang padat, serta berkurangnya kenyamanan sering menjadi alasan utama mengapa banyak wisatawan memilih berkunjung di luar musim ramai ini.