Garis Pantai Batu Kori terbentang luas di Seraya Timur, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali. Lokasinya masih masuk ke dalam kawasan Bali Timur yang terkenal dengan panorama lautnya yang terjaga.
Berbeda dengan beberapa pantai lain di wilayah Bali Selatan, pantai yang berada di Bali Timur ini menawarkan kesunyian tersendiri. Sangat cocok untuk wisatawan yang ingin lari dari penatnya aktivitas sehari-hari.
Meski namanya masih terdengar asing untuk sebagian wisatawan, pantai batu karang di Bali ini menawarkan sejumlah daya tarik yang luar biasa. Wisatawan dapat memasukkan nama pantai ini ke dalam bucket list kunjungan ketika menjelajah Karangasem.
Batu Kori Beach masih tergolong sebagai pantai yang jarang dikunjungi wisatawan. Minimnya promosi menjadi salah satu alasan yang membuat pantai ini belum terlalu ramai. Tingkat kunjungan yang masih minim membuat keasrian alamnya tetap terjaga.
Wisatawan yang datang dapat menikmati kesunyian tanpa khawatir dengan keramaian. Sedikit berbeda dengan pantai populer lain di Bali, pantai ini memiliki lingkungan sekitar yang masih bersih. Cukup mudah menemukan kedamaian di sekitar pantai.
Sudah disinggung pada paragraf sebelumnya, Batu Kori Beach memang menyuguhkan suasana yang sangat tenang. Letaknya cukup jauh dari pusat kota Bali dan keramaian. Oleh sebab itu, pantai ini lebih direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin beristirahat sejenak.
Selama berkunjung, wisatawan bisa menikmati waktu santai dengan cara duduk di tepian pantai. Menikmati semilir angin dan panorama laut sangatlah pas untuk merefleksikan diri. Ketenangan yang hadir seolah membuat pikiran kembali terasa segar.
Batu di pantai ini juga memiliki formasi yang unik. Di sepanjang garis pantai terdapat formasi batuan alami yang tidak beraturan. Keberadaan batuan tersebut menciptakan pemandangan yang berbeda jika dibandingkan dengan pantai berpasir pada umumnya.
Wisatawan yang menggemari fotografi alam bisa berkunjung ke pantai ini. Ada banyak spot estetik yang bisa dipotret sepanjang hari. Batuan di sekitar pantai terlihat semakin jelas ketika air laut surut.
Selain batu pantai, destinasi wisata ini juga terkenal dengan hamparan pasir hitamnya. Kebanyakan pantai di wilayah Bali Timur memang memiliki hamparan pasir hitam yang khas.
Gelapnya warna pasir dan air laut yang kebiruan menciptakan kombinasi pemandangan luar biasa. Kesan eksotis semakin terpancar berkat keberadaan pasir hitam. Tidak hanya unik dari segi warna, pasir pantai juga memiliki tekstur yang unik dan autentik.
Pantai batu hitam yang terletak di Bali Timur ini belum mempunyai ketentuan waktu operasional resmi. Pantai alami ini belum dikelola secara komersial. Untuk itu, wisatawan bisa datang kapan saja jika tertarik menikmati keindahannya.
Meski demikian, wisatawan tetap disarankan berkunjung pada pagi hingga sore hari. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan. Dari Denpasar, wisatawan perlu menyiapkan waktu sekitar 2-3 jam jika ingin berkunjung.
Sampai saat ini, Batu Kori Beach belum mewajibkan wisatawan untuk membayar biaya tiket masuk secara resmi. Oleh sebab itu, wisatawan dapat mengunjunginya secara gratis tanpa mengeluarkan biaya tiket masuk.
Kegiatan eksplorasi Pantai Batu Kori dan beberapa destinasi wisata lainnya bisa dilakukan dengan mudah menggunakan mobil sewaan dari Putri Bali Rental. Selayaknya kendaraan pribadi, mobil rental yang tersedia juga menawarkan kenyamanan tinggi.
Destinasi wisata ini menawarkan pemandangan yang sangat menakjubkan saat matahari mulai terbit. Pinggan Sunrise View Pohon Cinta adalah salah satu destinasi wisata yang sedang populer di Bali.
Tidak hanya itu, di sana Anda bisa merasakan suasana yang begitu tenang dan sejuk seakan semesta menghembuskan nafasnya. Destinasi wisata ini berada di dataran tinggi Kintamani, yang pastinya harus Anda jelajahi!
Pinggan berada di kawasan peggunungan lebih tepatnya di Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Bangli. Letaknya tepat berada di sebelah utara lereng Gunung Batur dengan ketinggian sekitar 1300 meter di atas permukaan laut.
Jika Anda berada di Ubud, butuh sekitar kurang lebih 1 jam 30 menit untuk bisa berada di sana. Dari Denpasar memerlukan waktu sekitar 2 sampai 3 jam untuk sampai. Setelah sampai di Kintamani, Anda harus melanjutkan perjalanan ke Desa Pinggan.
Dari Desa Pinggan, Anda bisa berjalan kaki atau bisa juga naik ojek menuju ke lokasi. Untuk lebih mudahnya gunakan rental mobil di Bali. Wisata alam Pinggan Kintamani ini buka setiap hari di jam 05.00 sampai 18.00 WITA.
Nanti Anda akan membayar tiket masuk sebesar Rp15.000 per-orang. Waktu terbaik untuk berkunjung, yakni saat matahari hendak terbit sekitar pukul 04.00 sampai 06.00 WITA. Anda bisa melihat menyaksikan kemegahan matahari terbit dan view Pohon Cinta yang indah.
Pinggan Sunrise View Pohon Cinta memberikan pengalaman menikmati alam yang sangat berbeda dari lokasi lain. Tempat ini bagaikan permata tersembunyi yang memiliki banyak sekali keindahan serta keunikan, sebagai berikut!
Pinggan Sunrise merupakan spot sunrise Bali yang menawarkan pemandangan yang spektakuler. Karena letaknya berada di pegunungan, Anda bisa merasakan bagaimana melihat matahari terbit tepat di atas awan.
Apalagi saat cuaca cerah, Anda bisa melihat betapa indahnya matahari terbit dari balik Gunung Batur. Kabut tipis menyelimuti desa di bawah, pendar sinar oranye yang sangat megah benar-benar memanjakan mata.
Bukan hanya Gunung Batur yang bisa Anda lihat dari atas, tapi juga beberapa gunung lain bisa Anda lihat seakan berjajar. Di sana Anda bisa melihat siluet Gunung Agung, Gunung Abang, dan juga Gunung Rinjani.
Untuk mendapatkan pengalaman berlibur yang lebih baik, Anda bisa mencoba menginap di Pinggan sunrise glamping atau camping bersama teman. Tidak perlu khawatir karena area camping sudah sangat aman untuk ditempati para pengunjung.
Disamping itu, tenda glamping di Pinggan Sunrise sudah sangat lengkap dengan kasur yang empuk. Tidak hanya itu, untuk glamping juga disediakan sarapan pagi yang hangat.
Pohon Cinta adalah pohon besar dengan akar yang menjulang tinggi sangat megah. Pohon tersebut merupakan ikon dari Desa Pinggan. Banyak pengunjung berdatangan hanya untuk melihat betapa besarnya Pohon Cinta ini.
Anda juga bisa melihat pemandangan sunrise dari bawah pohon besar ini. Masyarakat lokal percaya bahwa pohon ini membawa keberuntungan bagi pasangan yang berfoto di sana.
Pinggan Sunrise View Pohon Cinta merupakan spot terbaik untuk menyaksikan keindahan matahari terbit. Banyak sekali keindahan yang bisa Anda nikmati dan pastikan Anda menggunakan rental mobil dari Putri Bali Rental.
Pura Jati Segara merupakan salah satu tempat suci yang letaknya di tepi Danau Batur. Keberadaan pura ini berkaitan dengan nuansa spiritual dan penghormatan kepada Dewa Wisnu sebagai penguasa air dan kehidupan.
Meski Pura Jati Segara Kintamani memiliki nuansa spiritual yang mendalam, tetapi juga memiliki keindahan alam yang menenangkan. Bahkan, ada berbagai fakta menarik lainnya di balik Pura Jati di kawasan Danau Batur Kintamani Bali ini. Yuk, simak!
Pura Jati Segara berlokasi di Jl. Pendakian Gn. Batur, Batur Tengah, Kec. Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Jika Anda berangkat dari Bandara Ngurah Rai, maka harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam (77,1 km) lewat Jl. Nusantara.
Untuk jam operasionalnya Setiap Hari selama 24 jam. Tetapi, pada Tahun Baru jam bukanya bisa berubah. Sedangkan, untuk HTM Pura Jati Segara biasanya tidak dikenakan tiket masuk, tetapi mungkin ada kebijakan baru dari pihak pengelolanya.
Berangkat dari sejarah Pura Jati Segara yang menawarkan keindahan alam dan kedamaian spiritual, pura ini juga menyimpan berbagai daya tarik lainnya. Nama โJati Sagaraโ yang artinya โLaut Abadiโ telah menggambarkan hubungan erat dengan lautan.
Jadi, selain berfungsi sebagai tempat ibadah, pura ini juga sering jadi wisata budaya dan spiritual di Bali. Adapun berbagai daya tariknya, yakni:
Meski tak jauh beda dengan pura-pura terkenal di Bali, tetapi beberapa detail arsitektur di pura ini cukup unik dan menarik perhatian. Bangunan utamanya berada di atas air dan desain puranya khas Bali Kuno.
Sedangkan, di bagian atapnya punya undakan yang memiliki makna tersendiri bagi umat Hindu di Bali. Jika wisatawan pertama kali datang ke pura ini, sebelum masuk ke area puranya akan mendapati gerbang besar khas Bali.
Gerbang tersebut punya hiasan berupa ornamen patung yang sangat kental dengan budaya Bali. Ornamen patung yang sama juga bisa Anda temukan di sekitar bangunan utama pura.
Pura ini sampai sekarang masih aktif dan sering digunakan untuk beribadah oleh umat Hindu di Bali. Selain itu, jika ada upacara-upacara atau tradisi tertentu juga masih sering berlangsung di pura ini.
Mulai dari tradisi melukat, odalan, ngaben, Panca Wali Krama, dan upacara-upacara lainnya masih dilakukan sampai saat ini. Tidak heran jika sampai sekarang keberadaan puranya masih kokoh dan terawat dengan baik.
Pura yang berada di pinggir Danau Batur tentu memberikan pemandangan alam yang tak biasa. Selain indah, pemandangannya juga memberikan ketenangan dan kedamaian. Letak bangunannya persis di atas air dan ada jembatan sebagai jalan penghubungnya.
Dengan kombinasi pura khas Bali Kuno dan indahnya Danau Batur menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Apalagi di sekitar Danau Batur juga ada pepohonan hijau yang menambah keindahan dan menyegarkan mata.
Dari berbagai daya tarik pura di atas, tentu menambah rasa penasaran Anda dan keinginan untuk berkunjung ke sana. Dengan ulasan Pura Jati Segara yang cukup baik, tentu tidak boleh terlewatkan saat Anda liburan ke Bali.
Nah, untuk memudahkan perjalanan Anda menuju ke pura ini, maka bisa gunakan sewa mobil sebagai alternatifnya. Adapun rekomendasi sewa mobil terbaik untuk mengantarkan Anda ke Pura Jati Segara Bali adalah Putri Bali Rental. Hubungi sekarang untuk booking tanggalnya!
Museum Geopark Batur jadi wisata edukasi bagi Anda yang ingin menambah wawasan tentang geologi dan gunung berapi. Di dalam museum banyak berjejer miniatur edukasi dan sejarah tentang keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia.
Dalam sejarah Museum Geopark Batur, museum ini resmi berdiri pada tahun 2017. Sebelumnya, museum ini memiliki nama Museum Gunung Api Batur dan diganti pada saat pengembangan bangunan oleh Pemerintah Kab. Bangli dan Kementerian ESDM.
Lokasi Museum Geopark Batur berada di Jl. Raya Penelokan, Batur Sel., Kec. Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Jika Anda berangkat dari Bandara Ngurah Rai, maka harus menempuh perjalanan sekitar 1 jam 52 menit (71,5 km) lewat Jl. Nusantara.
Untuk jam operasionalnya setiap hari mulai pukul 8 pagi โ 4 sore. Sedangkan, untuk HTM Museum Geopark Batur Kintamani, yaitu:
*Harga tiket masuk bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemilik tempat wisata
Melansir dari laman UNESCO, Museum Geopark di Batur merupakan museum yang khusus untuk menyajikan informasi seputar taman bumi nasional dan mancanegara.
Selain jadi wisata edukasi, Museum Geopark Kintamani ini juga menyimpan berbagai daya tarik bagi para pengunjungnya. Adapun daya tariknya, yakni sebagai berikut:
Saat masuk ke museum ini, Anda akan disambut dengan miniatur Gunung Batur berukuran besar. Selain miniatur Gunung Batur, ada juga Danau Batur yang cukup menarik perhatian. Dari miniatur inilah Anda bisa mempelajari seputar Gunung dan Danau Batur dengan mudah.
Bahkan, jika Anda mengajak anak-anak datang ke museum Bali ini, maka bisa langsung menjelaskan dari berbagai miniatur yang ada. Selain itu, pada lantai 1 museum ini Anda juga akan menjumpai berbagai miniatur informatif tentang sejarah Gunung Batur.
Tidak hanya ada miniatur Gunung Batur saja, melainkan ada berbagai miniatur gunung api yang bervariasi. Anda bisa melihat dan mempelajari bagaimana proses pembentukan gunung api, hasil letusan, dan berbagai informasi lainnya.
Tidak heran jika Anda akan menemukan banyak sekali wawasan tentang gunung api di Indonesia.
Selain tentang gunung, Anda juga bisa belajar edukasi seputar kekayaan budaya di Indonesia. Anda bisa naik ke lantai dua untuk melihat keanekaragaman hayati Indonesia, terutama Pulau Dewata.
Di lantai 2 museum ini, Anda juga bisa menemukan auditorium. Sehingga, wisatawan bisa menyaksikan langsung film seputar geopark dan gunung api. Selain itu, ada juga pos pengamatan.
Di pos pengamatan tersebut tersedia teropong yang bisa Anda gunakan untuk melihat aktivitas vulkanik Gunung Batur.
Meski jadi wisata edukasi, di museum ini juga banyak spot foto instagramable yang bisa kamu jelajahi. Ada banyak spot berlatar belakang koleksi miniatur dan benda-benda unik di museum tersebut. Dengan begitu, maka bisa jadi kenang-kenangan yang berharga.
Dari berbagai daya tariknya, Anda bisa mulai merencanakan liburan edukasi seru di Museum Geopark Bali. Untuk memudahkan Anda menuju kesana, maka bisa gunakan sewa mobil untuk transportasi yang aman, murah, dan cepat.
Adapun rekomendasi tempat sewa mobil terbaik di Bali adalah Putri Bali Rental. Melayani penyewaan include supir atau lepas kunci, jadi solusi masalah transportasi Anda.
Jadi, bagi Anda yang butuh sewa mobil untuk menuju ke Museum Geopark Batur, maka bisa langsung menghubungi kami.
Hutan Pinus Glagalinggah Lestari masuk ke dalam daftar destinasi wisata unggulan yang terletak di area Kintamani. Lokasi tepatnya berada di Jalan Manikliyu, Kintamani, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.
Destinasi wisata satu ini terkenal dengan keindahan pohon pinusnya yang memukau. Selain terkenal dengan pesona gunung berapi dan danaunya, Kintamani juga menyimpan keindahan hutan pinus.
Konon, hutan pinus yang terletak di Desa Kintamani ini dahulu merupakan bekas wilayah Kerajaan Singamandawa. Setelah runtuhnya kerajaan, area hutan mulai dikuasai oleh Kolonial Belanda.
Pada zaman Kolonial belanda, area yang sebelumnya dipakai untuk pemukiman warga diubah menjadi hutan lindung. Perubahan ini bertujuan untuk menanggulangi bencana kekeringan dan menjaga sumber resapan air.
Seiring berjalannya waktu, area tersebut tumbuh menjadi hutan pinus yang rimbun. Selain pinus, ada jenis pohon lain yang tumbuh di area hutan. Salah satu yang paling populer ialah pohon pule.
Tidak mengherankan jika Hutan Pinus Glagalinggah masuk ke dalam daftar rekomendasi wisata di Kintamani. Hutan ini memang menyuguhkan berbagai daya tarik yang berbeda dengan destinasi wisata lain. Meliputi keindahan taman botani hingga suasana yang asri.
Sejak lama, area Kintamani memang terkenal dengan alamnya yang hijau. Terutama area di sekitar Hutan Pinus Glagalinggah. Hamparan pepohonan dan rerumputan menyuguhkan visualisasi yang begitu menenangkan.
Pemandangan hijau di area hutan pinus menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin melepas penat. Selain mengabadikan pemandangan hijau melalui foto, wisatawan juga bisa menikmati panorama tersebut sembari bersantai.
Selain menjadi ruang hijau yang penting untuk keseimbangan ekosistem, keberadaan taman botani semakin mempercantik destinasi ini. Wisatawan yang berkunjung dapat mengenal berbagai jenis tanaman dan memahami pentingnya menjaga kelestarian alam.
Siapa saja yang berkunjung pasti tertarik untuk menikmati keindahan taman botani yang ada di sana. Berbagai jenis tanaman yang tumbuh mampu menciptakan pemandangan indah dan menyejukkan mata wisatawan.
Jalur landai dan suasana alamnya yang tenang membuat banyak wisatawan tertarik untuk mendatanginya. Hutan pinus Kintamani ini menjadi lokasi yang ideal untuk melakukan berbagai aktivitas di luar ruangan.
Wisatawan bisa melakukan berbagai aktivitas selama berkunjung. Misalnya saja berjalan santai, trekking ringan, hingga piknik bersama keluarga maupun teman. Pepohonan pinus yang menjulang tinggi juga cocok dimanfaatkan untuk berfoto.
Sebenarnya ada cukup banyak hutan pinus Indonesia yang menawarkan suasana sejuk dan asri. Namun, wisatawan yang berwisata di area Kintamani wajib untuk mendatangi Hutan Pinus Glagalinggah.
Letaknya yang berada di dataran tinggi membuat suhu udara terasa lebih sejuk daripada daerah perkotaan. Kondisi ini tentu saja dimanfaatkan oleh wisatawan untuk beristirahat sejenak dan menenangkan diri.
Area Hutan Pinus Glagalinggah buka setiap hari, mulai pukul 08.00 sampai 18.00 WITA. Wisatawan sebaiknya datang ketika pagi hari agar merasakan sejuknya udara dan sinar matahari yang belum terlalu terik.
Tiket masuk ke area hutan pinus masih terbilang murah. Untuk menikmati keindahan alamnya, wisatawan perlu membayar biaya masuk sebesar Rp10.000 saja. Sangat ideal didatangi bersama dengan teman atau keluarga.
Menjelajah Bali dengan mobil sewa selalu menawarkan kebebasan. Termasuk ketika wisatawan merencanakan kunjungan ke Hutan Pinus Glagalinggah Lestari. Agar liburan terasa fleksibel dan nyaman, pertimbangkan layanan sewa mobil dari Putri Bali Rental.
Jika bingung harus ke mana saat liburan di Pulau Dewata, maka The Yogis Garden Bali adalah salah satu tempat yang wajib Anda coba. Terutama jika Anda ingin merasakan pengalaman ala โBaliโ dengan cara unik dan berbeda dari tempat wisata lainnya.
Tempat ini sangat ideal untuk Anda yang ingin melakukan yoga, meditasi, dan menenangkan diri. Apabila tertarik dengan pengalaman 1 day retreat Bali, tempat ini juga sangat ideal. Berikut daya tarik, fasilitas, dan total harga untuk merasakan pengalaman ini!
Seperti pada penjelasan di atas, The Yogis Garden Bali adalah salah satu tempat yang menawarkan program Bali retreats. Ada banyak daya tarik dan aktivitas yang bisa Anda lakukan di sini seharian dan terasa menenangkan, seperti pada penjelasan di bawah ini!
Kebanyakan orang datang ke tempat ini untuk melakukan yoga. Karena alasan itulah banyak orang mengenal tempat ini dengan nama Yoga Retreats Ubud, Bali. Pasalnya, acara utamanya adalah yoga retreat atau workshop dan lokasinya ada di sekitar Ubud.
Ketika ikut serta dalam workshop, Anda tidak hanya diajarkan teknik yoga saja oleh pelatih profesional. Pelatih juga akan mengajarkan pranayama atau latihan pernapasan, meditasi, tarian, kebaktian, musik, dan metode spiritual yang tidak jauh berbeda.
Meskipun metodenya berbeda namun tujuannya tetap sama, yaitu untuk meningkatkan hubungan antara tubuh, pikiran, dan jiwa Anda. Hasilnya Anda bisa merasa lebih tenang, sangat cocok untuk Anda yang ingin menemukan rasa damai.
Selain dari aktivitas, ketenangan ini bisa Anda rasakan karena lokasi Bali garden retreats untuk yoga ini terletak di daerah hijau dan asri. Anda bahkan bisa melihat panorama Gunung Agung dari dekat, salah satu gunung tertinggi di Pulau Bali yang ada saat ini.
Selain mempelajari teknik yoga dan hal-hal sejenisnya selama workshop, Anda juga bisa belajar tentang cara bertani dan berkebun di tempat ini. Pastinya, bukan hanya pertanian dan perkebunan biasa, melainkan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Tempat ini punya kebun sendiri, sehingga Anda bisa langsung bertanya dan belajar pada para petani lokal. Semua produk taninya juga organik dan berkualitas, pada umumnya langsung Anda gunakan untuk memasak makanan di restoran yang ada di sini.
Jadi, tidak hanya belajar bertani dan berkebun saja, Anda juga bisa makan enak di tempat yang sama. Jika ikut workshop dan retreat, makanan berat dan makanan ringan sudah termasuk ke dalam paket, sehingga Anda tidak perlu membayar lebih selama di sini.
Pada umumnya, Anda akan menghabiskan waktu di tempat ini selama beberapa hari untuk workshop atau retreat. Jadi, semua fasilitasnya sudah pasti lengkap, dari ruang untuk belajar, tempat untuk makan, kamar tidur, kamar mandi, dan berbagai fasilitas lain sejenisnya.
Penting untuk Anda catat bahwa biaya untuk ikut serta dalam workshop atau retreat itu akan berbeda-beda, tergantung pada programnya. Misalnya pada program Silence Retreats Vipassana Meditation & Mindfulness, harganya R10,5 juta untuk 4 hari 3 malam.
Selain itu, ada banyak pilihan program lain yang tersedia di The Yogis Garden Bali. Lihat jadwalnya di Instagram mereka, lalu sesuaikan dengan kebutuhan. Coba datang ke Jalan Ganduh Nomor 2, Payangan, Gianyar dengan mobil sewaan dari Putri Rental Bali!