putri bali rental mobil di bali

Kalau sedang mencari pantai dengan suasana tenang di Bali, Cemongkak Beach bisa masuk ke dalam daftar destinasinya. Pantai ini memang belum sepopuler beberapa pantai lain di kawasan Pecatu, tetapi justru itulah yang membuatnya istimewa.

Keindahan pantainya terkenal dengan hamparan pasir putih, air laut yang jernih, serta tebing kapur yang menjulang tinggi. Yuk, siapkan waktu untuk membaca sisi lain Bali yang disuguhkan oleh pantai cantik ini. 

Lokasi Pantai

Sebenarnya, wisatawan tidak akan kesulitan mencari lokasi Pantai Cemongkak dimana. Cukup cari di aplikasi maps dan lokasi pantai akan tertera. Alamatnya sendiri berada di kawasan Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Masyarakat setempat juga mengenal kawasan ini sebagai Jalan Pantai Cemongkak. Tidak terlalu jauh dari destinasi terkenal lain seperti Dreamland Beach dan Bingin Beach. Wisatawan bisa mengunjunginya dalam satu hari karena lokasinya berdekatan.

Sejarah Namanya

Faktanya, nama pantai ini ternyata memiliki cerita yang cukup menarik. Yuk, kenalan dengan asal-usul namanya. Dahulu, kawasan pantai ini dikenal sebagai tempat yang dipenuhi oleh kerang.

Dalam bahasa lokal, kerang tersebut disebut congkak, sehingga nama itu kemudian melekat pada kawasan pantai ini dan seiring waktu berkembang menjadi Cemongkak. Pada masa itu, masyarakat setempat sering berburu kerang congkak bukan untuk dikonsumsi.

Namun, masyarakat mengambil mutiara yang ada di dalamnya. Meskipun aktivitas mencari mutiara sudah tidak lagi menjadi ciri utama kawasan ini, nama Cemongkak tetap melekat sampai sekarang. 

Kenapa Wisatawan Perlu Mengunjunginya?

Ada beberapa alasan mengapa wisatawan perlu mengunjunginya. Banyak wisatawan menyebutkan sebagai hidden gem karena letaknya yang tersembunyi. Di balik letaknya yang tersembunyi ada keindahan yang ditawarkan. 

1. Pemandangan Alam yang Masih Asri

Kalau suka pantai yang belum terlalu ramai, yuk coba datang ke Cemongkak. Pantai ini memiliki pasir putih yang bersih, air laut berwarna biru kehijauan, dan tebing-tebing kapur yang masih alami. 

Berkat keindahan alamnya, banyak wisatawan yang menyebutnya sebagai salah satu honeymoon beach. Suasananya cenderung tenang dan jauh dari hiruk-pikuk keramaian layaknya di tengah kota. 

2. Cocok untuk Bersantai dan Berfoto

Selain menikmati pemandangan, wisatawan juga bisa memanfaatkannya untuk bersantai dan berfoto. Tinggal gelar tikar di atas pasir atau duduk di bawah tebing sambil menikmati semilir angin laut yang sejuk. 

Buat yang hobi fotografi, hampir setiap sudut pantai ini layak dijadikan latar foto. Mulai dari garis pantainya, bebatuan karang, hingga tebing tinggi yang menghadap langsung ke laut akan membuat hasil foto terlihat semakin menarik.

3. Spot Menikmati Sunset yang Indah

Salah satu momen yang paling ditunggu wisatawan saat berada di Cemongkak dalah waktu matahari terbenam. Yuk, datang menjelang sore agar bisa mendapatkan tempat terbaik untuk menikmati pemandangan tersebut.

Saat matahari mulai turun, langit berubah menjadi perpaduan warna jingga, merah muda, hingga keemasan. Cahaya matahari yang memantul di permukaan laut menciptakan suasana yang sangat indah dan menenangkan.

Berkunjung ke Pantai Cemongkak Semakin Mudah dengan Mobil Sewaan 

Kalau berencana menjelajahi kawasan Pecatu dan sekitarnya, pertimbangkan mobil sewaan dari Putri Bali Rental. Manfaatkan waktu liburan dengan sebaik mungkin karena jadwal bisa diatur lebih fleksibel. 

Penutup

Cemongkak Beach punya suasana yang tenang, panorama alam yang masih asri, serta pemandangan sunset yang memukau. Bisa menjadi pilihan yang tepat untuk liburan bersama keluarga, teman, maupun pasangan.

Tidak banyak orang yang tahu jika di dekat Pantai Jimbaran ada pantai lain yang tidak kalah menarik. Namanya adalah Pantai Mimpi Pondok Pemuda, yang sama-sama terletak di area Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, hanya 1,6 km dari pantai populer itu.

Hanya saja, meskipun dekat dengan pantai yang sangat populer di kalangan turis, masih banyak orang yang belum tahu eksistensi pantai ini. Alasannya karena aksesnya terbatas dan terhalang oleh pembangunan villa yang terletak tidak jauh darinya.

Pesona

Bicara soal pantai di Bali memang tidak ada habisnya, mengingat pesona setiap pantai bisa saja berbeda dengan pantai yang lainnya. Khusus untuk pantai yang ada di Jimbaran ini, beberapa pesonanya bisa Anda temukan dengan lengkap di bawah ini!

1. Alternatif yang Lebih Sepi dari Pantai Jimbaran untuk Panorama yang Menawan

Pada saat musim-musim ramai atau peak season, Pantai Jimbaran mungkin terasa tidak ideal untuk Anda. Hal ini karena para turis kemungkinan besar berada di sana, sehingga suasananya terasa lebih ramai dan padat. Karena itu, pantai ini bisa menjadi alternatifnya.

Pasalnya, dari semua ulasan Pantai Mimpi Pondok Pemuda, para pengunjung setuju jika suasananya lebih tenang dan damai. Soal keindahan, Anda juga tidak perlu khawatir karena panoramanya tidak jauh berbeda dengan panorama yang ada di Pantai Jimbaran.

Daya tarik utamanya ada pada lanskap di sekitar pantai, mengingat ada banyak tebing-tebing yang terlihat memesona dan dramatis. Selain itu, air lautnya juga cukup jernih dengan kondisi pasir yang bersih, pas untuk Anda yang mengajak anak main ke pantai.

2. Kondisi Air yang Relatif Tenang dan Aman

Sudah menjadi rahasia umum jika pantai di Kuta Selatan terkenal dengan ombaknya yang besar. Inilah yang membuat daerah ini sangat populer bagi para turis, terutama untuk mereka yang suka surfing. Namun jika itu bukan favorit Anda, pantai ini bisa jadi pilihannya.

Pasalnya, pantai di Jimbaran ini memang terkenal dengan kondisi air yang relatif tenang dan aman. Sangat pas untuk Anda yang ingin berenang di pantai tanpa takut terbawa ombak. Hal ini juga membuatnya lebih aman untuk anak yang ingin main pasir dan berenang.

3. Punya Pemandangan Sunset yang Indah, Tidak Kalah dengan Pantai Jimbaran

Karena lokasinya yang sangat dekat, tidak heran rasanya jika pantai ini juga punya panorama matahari tenggelam atau sunset yang sama sekali tidak kalah indah dari Pantai Jimbaran. Bahkan, Anda juga bisa menikmati sunset dengan lebih tenang dan damai.

Fasilitas

Seperti penjelasan di atas, akses ke pantai ini memang cukup susah karena ada proyek pembangunan villa. Anda juga harus memarkirkan mobil di tempat yang cukup jauh dan melanjutkan perjalanan dengan trekking jalan kaki untuk melihat keindahannya.

Artinya, fasilitas di pantai ini memang tidak selengkap di Pantai Jimbaran. Namun karena lokasinya yang tidak jauh dengan pusat keramaian di area Jimbaran, Anda tidak akan kesulitan untuk menemukan tempat menginap, restoran, toilet, dan fasilitas lainnya.

Harga Tiket Masuk

Sebenarnya harga tiket masuk ke pantai ini memang gratis, namun aksesnya memang tidak sebebas di pantai lain. Alasannya karena ada pihak swasta yang membeli pantai ini, sehingga jadi lebih privat.

Jika Anda penasaran, bisa datang ke Pantai Mimpi Pondok Pemuda yang terletak di daerah Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Pastikan untuk datang dengan mobil sewaan dari Putri Bali Rental agar bisa sekalian berkeliling ke tempat wisata yang lain.

Pertimbangan liburan selama musim hujan di Bali memang sedikit membuat repot sebagian wisatawan. Musim hujan sendiri umumnya berlangsung dari bulan November sampai dengan April. Puncak curah hujannya terjadi pada bulan Januari dan Februari. 

Sebelum berlibur, ada banyak sekali wisatawan yang bertanya tentang apakah di Bali lagi musim hujan atau musim apa di Bali sekarang. Persoalan musim ternyata memang sangat mempengaruhi keseruan selama berlibur. 

5 Tips Penting Menghadapi Musim Hujan di Kawasan Bali Selama Liburan 

Kondisi alam memang sulit untuk ditebak, oleh karena itu wisatawan perlu mempersiapkannya dengan matang. Meski liburan di tengah musim hujan, pengalaman yang berkesan tetap bisa diperoleh. Berikut sejumlah tipsnya. 

1. Buat Itinerary yang Fleksibel 

Pagi hari terasa cerah dan cocok untuk berjalan-jalan, tetapi beberapa jam kemudian hujan bisa turun cukup deras. Cuaca di Bali memang sering kali berubah tanpa banyak tanda saat musim hujan turun. Cobalah menyusun itinerary yang lebih fleksibel untuk menyiasatinya.

Jika rencana awal menikmati pantai, siapkan juga alternatif destinasi lain yang tetap menarik ketika hujan turun. Waktu liburan tidak akan terbuang sia-sia hanya karena cuaca yang berubah.

2. Selalu Bawa Perlengkapan Anti-Air

Cuaca di Bali saat musim hujan bisa berubah dengan cepat. Langit yang cerah di pagi hari kemudian berganti menjadi hujan deras pada siang atau sore hari. Karena itu, pastikan selalu membawa payung lipat, jas hujan ringan, atau pelindung tas agar tetap nyaman.

Persiapkan beberapa bawaan tersebut dengan sebaik mungkin. Jangan sampai imbas musim hujan di bulan Desember dan bulan-bulan lainnya justru membuat liburan terasa mengecewakan. 

Selain melindungi diri dari hujan, perlengkapan tersebut juga membantu menjaga barang-barang penting seperti ponsel, kamera, dan dokumen perjalanan tetap aman. Wisatawan pun tidak perlu khawatir ketika cuaca tiba-tiba berubah.

3. Hindari Wisata Alam Berisiko Tinggi

Berwisata selama puncak musim hujan memang membutuhkan persiapan ekstra. Hindari beberapa kegiatan wisata yang mempunyai risiko tinggi. Sebab, jalur trekking cenderung licin, debit air sungai meningkat, dan ombak di sejumlah pantai terkadang lebih besar.

Keselamatan tentu harus menjadi prioritas utama selama liburan. Menunda aktivitas yang berisiko tinggi jauh lebih bijak dibandingkan memaksakan perjalanan yang berpotensi membahayakan diri. 

Bukan berarti wisata alam harus dihindari sepenuhnya. Hanya saja, wisatawan perlu lebih selektif dalam memilih destinasi. Pastikan selalu mengikuti informasi cuaca terbaru dan mematuhi arahan dari pengelola tempat wisata.

4. Pertimbangkan Aktivitas Indoor

Bali tidak hanya terkenal dengan pantai dan wisata alamnya saja. Pulau cantik ini juga memiliki banyak pilihan aktivitas indoor yang bisa menjadi penyelamat saat hujan turun sepanjang hari. Ada cukup banyak pilihan aktivitasnya. 

Misalnya, mengunjungi museum, galeri seni, pusat perbelanjaan, spa, hingga berbagai kafe dan restoran. Selain tetap menyenangkan, aktivitas seperti ini juga memberikan pengalaman berbeda. 

5. Pilih Transportasi yang Nyaman 

Kondisi transportasi juga menentukan keseruan selama liburan. Jika kendaraannya nyaman, maka wisatawan akan lebih leluasa berwisata meski memasuki musim hujan. Tinggal fokus saja dengan kondisi jalanan. 

Persoalan transportasi tidak boleh disepelekan saat liburan di Bali. Agar perjalanan tetap nyaman, pertimbangkan layanan Putri Bali Rental. Opsi kendaraan yang tersedia sangatlah terawat dan beragam. 

Penutup 

Musim hujan di Bali bukanlah alasan untuk membatalkan rencana liburan. Lakukan persiapan yang matang agar wisatawan tetap bisa menikmati berbagai keindahan alam, budaya, hingga kuliner di Pulau Dewata.

High season di Bali merupakan sebutan yang dipakai untuk masa liburan dengan jumlah wisatawan begitu padat. Umumnya, periode ini terjadi saat liburan sekolah, libur panjang nasional, serta Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Pada waktu-waktu tersebut, hampir seluruh destinasi wisata mengalami lonjakan kunjungan. Banyak wisatawan dari berbagai daerah berbondong-bondong datang ke Bali untuk menghabiskan waktu liburan. 

Rincian High Season di Pulau Bali

Lantas, sebenarnya high season bulan apa? Biasanya periode ramainya wisatawan ini terjadi pada Juni hingga Agustus, kemudian kembali meningkat pada pertengahan Desember hingga awal Januari. 

Selain itu, momen libur Lebaran dan berbagai long weekend juga sering memicu lonjakan wisatawan yang cukup besar. Jika ingin menghindarinya, wisatawan sebaiknya merencanakan liburan saat low season. 

Kapan low season di Bali? Periode yang relatif lebih sepi ini biasanya berlangsung pada Februari hingga Mei dan September hingga November, di luar hari-hari libur besar. Suasana Bali terasa lebih santai, harga akomodasi cenderung lebih bersahabat.

Mengapa Liburan saat High Season Tidak Disarankan?

Liburan saat high season memang memiliki daya tarik tersendiri karena banyak acara dan suasana yang lebih meriah. Namun, di balik keramaian tersebut terdapat sejumlah konsekuensi yang perlu dipertimbangkan.

1. Biaya Liburan Jauh Lebih Mahal

Harga tiket pesawat biasanya melonjak karena tingginya permintaan dari wisatawan domestik maupun mancanegara. Jika tidak memesan jauh-jauh hari, wisatawan harus membayar jauh lebih mahal dibandingkan saat low season.

Tidak hanya soal tiket pesawat saja, high season hotel di Bali juga terkenal memiliki tarif yang lebih tinggi. Banyak hotel, vila, maupun penginapan menerapkan harga khusus selama periode ramai ini.ย 

2. Tempat Wisata Sangat Padat

Membayangkan menikmati pantai yang tenang atau berfoto tanpa banyak orang di latar belakang memang menyenangkan. Namun saat high season, kenyataan yang ditemui sering kali berbeda.

Objek wisata terkenal seperti pantai, kawasan budaya, hingga tempat rekreasi keluarga cenderung penuh selama musim ini. Akibatnya, antrean tiket, area parkir, hingga fasilitas umum menjadi jauh lebih ramai daripada hari biasa.

3. Kenyamanan dan Privasi Relatif Minim 

Sayangnya, saat high season liburan di Bali akan terasa kurang nyaman dan minim privasi. Sebab, banyak wisatawan yang datang secara bersamaan dan memadati kawasan Bali di waktu yang sama.

Di hotel, kolam renang bisa lebih ramai dari biasanya. Beberapa restoran favorit juga memerlukan waktu tunggu yang lebih lama. Kurang pas untuk wisatawan yang ingin bersantai dan menikmati pemandangan. 

Jika Terlanjur, Bagaimana Cara Menyiasati High Season?

Apabila jadwal liburan hanya memungkinkan saat high season, jangan khawatir. Ada beberapa strategi sederhana yang bisa membantu perjalanan tetap nyaman. Berikut beberapa tipsnya.

Urusan Transportasi Lebih Praktis dengan Sewa Mobil 

Salah satu tantangan terbesar saat high season adalah mobilitas. Jalan menuju kawasan wisata populer sering mengalami kepadatan, sementara ketersediaan transportasi umum maupun transportasi cenderung terbatas. 

Masalah tersebut dapat teratasi dengan layanan sewa mobil dari Putri Bali Rental. Wisatawan memiliki fleksibilitas untuk menentukan jadwal perjalanan, memilih rute alternatif, dan mengunjungi beberapa destinasi dalam satu hari. 

Penutup 

Persoalan high season di Bali memang mempunyai sisi negatif dan positif. Harga yang lebih mahal, tempat wisata yang padat, serta berkurangnya kenyamanan sering menjadi alasan utama mengapa banyak wisatawan memilih berkunjung di luar musim ramai ini.

Ubud memang salah satu destinasi populer yang ada di Gianyar. Tapi tahukah Anda ada pantai hidden gem Bali yang tidak kalah indahnya, yakni Pantai Cucukan Gianyar. Pesonanya yang indah, tenang, dan terasa damai dengan ombaknya yang cocok untuk surfing.ย 

Gianyar memang terkenal dengan ragam jenis keseniannya, mulai dari seni musik, lukis, patung, dan lainnya. Wisatawan lebih banyak datang untuk menikmati pertunjukkan seni tersebut. Tapi, jika Anda bosan dan ingin pengalaman lainnya, simak informasi di bawah!

Lokasi dan Rute Menuju Pantai Cucukan

Memang ada banyak sekali tempat wisata di Gianyar yang menawarkan banyak sekali daya tariknya tersendiri. Salah satunya di Pantai Cucukan yang ada di Kabupaten Gianyar Selatan. Letak pantai ini berada di Desa Cucukan, tidak jauh dari Denpasar.ย 

Pantai ini berlokasikan di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, penghubung antara kota Denpasar dan Gianyar. Jika Anda berangkat dari Denpasar, maka perlu 45 menit perjalanan untuk sampai. Dan, dari Sanur hanya memakan waktu 35 menit saja. 

Lebih baik Anda datang di pagi hari untuk menikmati udara sejuk, atau saat sore untuk melihat sunset. Pantai ini memiliki lahan parkir yang lumayan luas, tersedia juga tempat penginapan bagi Anda yang ingin bermalam di Cucukan. 

Anda tidak perlu membayar tiket masuk di Cucukan, tapi cukup membayar parkir saja. Di sini Anda tetap harus menjaga kebersihan dan menjaga keamanan diri sendiri.

Daya Tarik dari Pantai Cucukan

Objek wisata bahari ini menawarkan panorama yang berbeda dengan pesona pasir hitamnya yang lembut. Pantai ini menyuguhkan ketenangan dan juga kenyamanan, cocok jadi tempat healing di Gianyar. Lalu, ada apa saja sih di Cucukan? Simak berikut ini!

1. Suasana Pantai yang Sejuk dan Tenang

Tempat wisata pesisir ini memang masih jarang diketahui oleh pelancong. Tidak heran jika tempat ini cocok untuk lokasi menyendiri menghindari kebisingan kota. Suasananya masih sangat sepi, tenang, dan udaranya pun sejuk jauh dari polusi. 

Walaupun jarang pengunjung, tapi pesona alamnya tidak kalah cantik dengan pantai populer lainnya di Bali. Hamparan pasir berwarna hitam yang membentang dari timur ke barat, ditambah lautan biru ini berpadu menjadi satu kesatuan yang menawan. 

2. Surganya Pecinta Surfing

Pantai Cucukan Gianyar memang memiliki gelombang yang lumayan tinggi, jadi banyak disukai peselancar. Dari kejauhan terlihat orang-orang sedang meluncur di atas papan, mengikuti arus bergantian. 

Ombak tiba-tiba bisa membesar tanpa peringatan, Anda tetap harus waspada saat bermain karena tidak ada petugas pengawas sama sekali. Di sini juga tidak tersedia tempat persewaan papan selancar, jadi harap membawa alat sendiri.

3. Nongkrong Cantik Sambil Menyaksikan Sunset

Mencari tempat nongkrong di Gianyar memang banyak. Tapi, jika ingin tempat yang tidak biasa, cobalah nongkrong di Pantai Cucukan. Datanglah saat sore hari, di sana Anda bias menyaksikan momen matahari terbenam sambil bersantai. 

Apalagi saat sore lautan sedang dalam kondisi surut, jadi Anda bisa melihat batuan karang yang cantik di tepi pantai. Momen ini tidak boleh Anda lewatkan, jadi jangan lupa untuk membawa kamera dan memastikan memorinya masih banyak.

Penutup

Pantai Cucukan Gianyar memang bukan destinasi utama yang ada di paket tour, terkecuali memang Anda tertarik untuk menjelajahinya. Jangan lupa untuk menggunakan layanan sewa mobil dari Putri Rental Bali! 

Masyarakat Hindu di Bali memiliki sejumlah ritual khas untuk menyambut Hari Raya Nyepi. Salah satunya dengan mengadakan Pawai Ogoh-ogoh sebagai bentuk upacara menghalau buta kala. 

Awalnya pawai ini hanyalah prosesi dari ritual Bhuta Yadnya, tapi seiring waktu kemudian berkembang menjadi sebuah festival tahunan. Tidak heran banyak sekali wisatawan yang berdatangan untuk menyaksikan langsung kemeriahannya!

Mengenal Sejarah Tradisi Ogoh-Ogoh

Tidak heran jika pawai ini banyak sekali menarik wisatawan untuk datang. Karena dibalik meriahnya ada sejarah Ogoh-Ogoh yang ingin diketahui para pelancong. Ogoh-ogoh sendiri berasal dari patung Lelakut yang gunanya untuk mengusir burung.

Di mana ogoh-ogoh dibentuk sebagai simbol Butha Kala sebagai representasi bentuk kejahatan. Sebuah patung ogoh yang sudah selesai dibuat, nantinya akan didoakan, lalu diarak mengelilingi desa menuju tempat pembakaran jenazah. 

Ritual ini dimulai saat menjelang malam atau sore hari. Masyarkat percaya bahwa tujuan daripawai ini untuk membersihkan alam semesta dan menyucikan diri. Pawai ini juga memontum penting untuk merayakan kekayaan budaya dan mewariskan ke generasi muda. 

Di Mana Bisa Melihat Pawai Ogoh-Ogoh?

Bagi Anda yang ingin melihat bagaimana Ogoh-Ogoh Bali diarak. Anda bisa menemukannya di beberapa tempat, yakni sekitar Patung Catur Muka Puputan atau pusat alun-alun Denpasar. Selain itu, Anda juga bisa menyaksikannya di monumen Ground Zero Kuta. 

Pawai ini juga bisa Anda temukan di kawasan Renon menuju ke arah McDonaldโ€™s Sanur melewati Bypass Ngurah Rai. Selanjutnya, pawai akan berakhir di Jalan Hang Tuah.ย 

Makna di Balik Patung Raksasa yang Menyeramkan

Ogoh-ogoh melambangkan karakteristik atau ciri-ciri negatif dalam diri manusia. Tapi kini patung banyak yang berbentuk hewan mitologis, tokoh wayang, atau bahkan dewa-dewi. Bahan pembuatannya juga dari bambu atau rotan kemudian dilapisi dengan kertas. 

Dalam proses pembuatannya pun penuh makna persatuan. Di mana dalam prosesnya melibatkan banyak warga dan memerlukan kekompakkan yang menciptakan gotong royong. Jadi, ogoh-ogoh bukan sekedar tradisi penetral energi negatif. 

Proses Ritual Buta Yadnya

Ritual ini bertujuan untuk menyucikan diri dan juga menghalau seluruh energi negatif dalam hidup manusia. Rangkaian ritual Bhuta Yadnya memiliki dua tahapan, yakni mecaru dan ngurpuk. Tradisi ini dilakukan 1 hari sebelum Nyepi, sebagai berikut!

1. Upacara Mecaru

Proses pertama yang ada pada ritual ini, yakni mecaru atau pecaruan. Ritual ini dilakukan sebagai wujud persembahan aneka sesajen kepada Buta Kala. Mecaru dilakukan oleh keluarga, banjar, kecamatan, kabupaten, hingga tingkat provinsi.

2. Upacara Ngrupuk 

Berikutnya, ada ritual berkeliling sambil membuat bunyi-bunyian sembari menebar nasi tawur. Pada ritual inilah pawai Ogoh-Ogoh juga dilakukan, dengan mengarak patung bertujuan agar bhuta kala segera menjauh dan tidak mengganggu kehidupan.

Persiapan pawainya saja dimulai dari sore hari, dan pawai akan berlangsung sampai tengah malam. Awalnya hanya sebuah tradisi, tapi sekarang sudah menjadi salah satu tontonan yang menarik bagi para pelancong sebelum Nyepi. 

Tips Menonton Ogoh-Ogoh

Menyaksikan pawai ini bukan sekedar melihat pertunjukkan seni tapi juga memahami nilai kebudayaan. Agar Anda tetap nyaman pastikan Anda menerapkan beberapa tips ini:

Penutup

Pawai Ogoh Ogoh bukan sekedar tradisi keagamaan umat Hindu, tapi juga jadi tontonan para wisatawan. Bagi Anda yang hendak berpergian menonton pawai budaya di Bali, jangan lupa gunakan rental dari Putri Bali Rental!

Putri Bali Rental pilihan terbaik untuk sewa mobil yang aman, murah  dan terpercaya di Bali

Hubungi Kami
Sewa Mobil BaliSewa Mobil Bali
081 999 533 488
081 999 533 488
putribali.rental@gmail.com
JL. Grogol Carik, Gg Naga Mas NO. 8
Pembayaran
BCA : 7705203342
A/N I Gede Juliana
Optimized by
Jasa SEO
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram