Rekomendasi Mobil Murah Dan Nyaman Di Bali. Kalau anda liburan ke Bali, pilihan mobil itu sering menentukan apakah perjalanan anda terasa santai atau malah melelahkan. Saya sering melihat dua tipe wisatawan. Tipe pertama ingin mobil yang murah saja, lalu akhirnya kecewa karena kabin sempit, bagasi tidak muat, atau tenaganya terasa berat saat jalur menanjak. Tipe kedua memilih sewa mobil Bali yang terasa paling nyaman tanpa menghitung kebutuhan, lalu biaya sewa membengkak padahal rutenya hanya seputar area pantai yang jalannya padat.
Di artikel ini saya bantu anda memilih mobil yang tetap ramah di anggaran, tetapi nyaman dipakai untuk rute wisata populer di Bali. Saya akan jelaskan cara menentukan kebutuhan, rekomendasi tipe mobil yang paling masuk akal, plus tips booking sewa mobil Bali agar tidak rugi. Anda bisa pakai panduan ini baik untuk sewa mobil Bali lepas kunci maupun sewa mobil Bali dengan supir.
Murah itu relatif. Nyaman juga relatif. Jadi sebelum memilih merek dan tipe, saya sarankan anda menyamakan definisi agar keputusan anda lebih tepat.
Murah untuk konteks liburan biasanya berarti
Nyaman untuk konteks Bali biasanya berarti
Gabungkan dua definisi ini, maka mobil murah dan nyaman di Bali adalah mobil yang irit, tidak ribet, tetap adem, tetap stabil, dan sesuai jumlah orang serta rute anda.
Sebelum saya masuk ke rekomendasi mobil, anda perlu paham apa yang membuat harga sewa bisa terasa murah atau mahal. Ini penting karena banyak orang membandingkan harga tanpa melihat detail, lalu merasa tertipu setelah jalan.
Faktor yang biasanya paling berpengaruh
Kalau anda ingin benar benar hemat, anda harus mengelola semua faktor di atas, bukan hanya fokus pada angka sewa harian.
Bali itu unik karena dalam satu hari anda bisa berpindah dari jalan padat di Seminyak ke jalur menanjak di Ubud. Jadi mobil yang cocok bukan sekadar yang paling murah, tapi yang paling pas untuk rute.
Saya buatkan panduan cepat berdasarkan tipe rute
Setelah rute jelas, barulah anda cocokkan dengan jumlah orang dan preferensi transmisi.
Kategori city car adalah pilihan paling populer untuk wisata Bali karena biaya sewanya biasanya lebih ringan dan konsumsi bensin irit. Keunggulan terbesarnya adalah mudah dipakai di area padat.
Berikut rekomendasi yang paling sering jadi pilihan masuk akal
Agya dan Ayla sering jadi jawaban terbaik kalau prioritas anda adalah hemat, irit, dan mudah bergerak di jalan sempit.
Kelebihan yang biasanya anda rasakan
Hal yang perlu anda pertimbangkan
Rekomendasi penggunaan
Agya dan Ayla cocok untuk itinerary yang dominan di area Kuta, Seminyak, Canggu, Sanur, dan seputar pusat makan serta pantai.
Brio sering terasa lebih nyaman untuk pengemudi yang ingin mobil kecil tetapi responsif dan kabinnya terasa lebih menyenangkan.
Kelebihan yang menonjol
Hal yang perlu anda perhatikan
Rekomendasi penggunaan
Cocok untuk pasangan, keluarga kecil, atau anda yang banyak berpindah kafe dan beach spot dan ingin perjalanan terasa lebih halus.
Ignis sering underrated, padahal untuk Bali mobil ini menarik karena punya ground clearance lebih tinggi dibanding city car lain. Ini membantu saat anda masuk akses villa, jalan kecil, atau permukaan yang tidak rata.
Kelebihan utama
Catatan penting
Rekomendasi penggunaan
Bagus untuk rute campuran yang kadang masuk jalan kecil, akses villa, dan ingin tetap hemat.
Kalau anda liburan bareng keluarga, MPV sering jadi pilihan terbaik karena kabin dan bagasi lebih masuk akal. Dengan MPV, perjalanan jauh juga biasanya lebih nyaman.
Calya dan Sigra adalah pilihan populer untuk keluarga yang ingin kapasitas lebih, tetapi tetap hemat.
Kelebihan yang biasanya paling terasa
Hal yang perlu diantisipasi
Rekomendasi penggunaan
Cocok untuk keluarga kecil, rombongan 5 sampai 6 orang, atau anda yang membawa barang lebih banyak.
Avanza dan Xenia adalah pilihan aman karena serba bisa. Untuk Bali, mobil ini sering terasa pas, tidak terlalu besar, tidak terlalu kecil, dan nyaman untuk rute yang bervariasi.
Kelebihan yang membuatnya disukai
Hal yang perlu anda catat
Rekomendasi penggunaan
Bagus untuk itinerary yang mencakup banyak area dan anda ingin satu mobil untuk semua kebutuhan.
Ertiga sering jadi favorit keluarga yang mengutamakan kenyamanan kabin. Banyak orang merasa suspensinya lebih nyaman untuk perjalanan jarak menengah.
Kelebihan yang patut dipertimbangkan
Catatan kecil
Rekomendasi penggunaan
Cocok untuk keluarga yang fokus kenyamanan dan itinerary banyak berpindah area.
Kalau anda tidak terbiasa mengemudi di area padat, mobil matic adalah investasi kenyamanan. Di Bali, banyak titik yang stop and go, jadi matic membantu anda tidak cepat lelah.
Pilihan mobil matic yang umumnya masuk kategori murah dan nyaman
Brio matic adalah kombinasi yang sering terasa ideal untuk pasangan atau keluarga kecil yang banyak bermain di area padat.
Kenapa banyak orang suka
Cocok untuk
Seminyak, Canggu, Kuta, Sanur, dan rute yang dominan pantai.
Jika anda mengutamakan budget, versi matic dari Agya atau Ayla bisa jadi solusi, selama anda siap dengan keterbatasan kabin dan bagasi.
Cocok untuk
Pasangan atau bertiga, itinerary padat area pantai dan pusat makan.
Kadang wisatawan ingin mobil yang terasa lebih premium, tetapi masih realistis untuk budget. Raize dan Rocky sering jadi opsi karena dimensinya masih praktis, ground clearance oke, dan kabin terasa lebih modern.
Kelebihan yang sering dicari
Catatan
Cocok untuk
Rute campuran pantai dan Ubud, atau anda yang ingin mobil terasa lebih nyaman tanpa naik kelas terlalu jauh.
Rute menuju Ubud, Bedugul, dan Kintamani sering melibatkan tanjakan dan perjalanan lebih panjang. Anda perlu mobil yang tidak membuat anda tegang saat membawa penumpang penuh.
Pilihan yang sering paling aman
Kalau anda membawa keluarga dan ingin satu mobil yang aman untuk hampir semua rute, Avanza atau Xenia tetap jadi pilihan.
Kunci agar tetap nyaman
Jika anda ingin rasa berkendara lebih halus, Ertiga sering terasa lebih nyaman untuk jarak menengah.
Cocok untuk
Ubud, Bedugul, Kintamani, sekaligus tetap enak saat anda turun kembali ke area pantai.
Rush dan Terios umumnya disukai karena ground clearance lebih tinggi. Untuk jalur menuju spot alam, akses parkir di beberapa titik, dan jalan yang tidak selalu mulus, ini membantu rasa aman.
Kelebihan yang sering jadi alasan utama
Catatan
Cocok untuk
Itinerary alam, air terjun, spot sunrise, dan rute yang mengharuskan anda melewati akses villa atau jalan kecil yang menanjak.
Banyak pasangan ingin mobil yang nyaman dan terlihat rapi untuk liburan romantis, tetapi tetap hemat.
Pilihan yang sering pas
Saran saya untuk honeymoon adalah prioritaskan matic dan pilih mobil yang tidak bikin anda capek saat macet, karena mood liburan romantis bisa terganggu hanya karena kelelahan di jalan.
Kalau anda membawa banyak barang, mobil yang terasa murah bisa berubah jadi mahal karena anda akhirnya butuh dua mobil atau harus mengurangi kenyamanan.
Pilihan yang sering paling masuk akal
Tips penting
Jika anda bawa koper besar lebih dari dua dan masih ingin duduk nyaman, saya sarankan jangan memaksakan city car.
Banyak orang memilih mobil berdasarkan harga paling murah, lalu baru sadar setelah barang masuk. Saya buat panduan sederhana.
1 sampai 2 orang
City car seperti Agya, Ayla, Brio, Ignis
3 sampai 4 orang dengan barang ringan
City car masih aman, Brio dan Ignis sering terasa lebih nyaman
4 orang dengan barang sedang
MPV ringan seperti Calya, Sigra, atau Avanza lebih aman
5 sampai 6 orang
Avanza, Xenia, Ertiga lebih ideal
Calya dan Sigra bisa, tetapi anda perlu atur kenyamanan baris ketiga
7 orang penuh
Secara realita, lebih nyaman jika anda naik kelas atau menambah ruang
Bila tetap MPV, anda perlu kompromi barang atau kenyamanan baris ketiga
Panduan ini membantu anda menghindari rasa sempit yang sering membuat perjalanan terasa capek.
Kalau anda sudah terbiasa manual, anda mungkin merasa manual lebih hemat. Namun untuk area wisata padat, matic sering memberi keuntungan besar pada kenyamanan.
Pilih matic jika
Pilih manual jika
Saran saya untuk wisatawan yang baru pertama kali mengemudi di Bali adalah pilih matic, terutama jika itinerary anda melibatkan Seminyak, Canggu, dan Kuta.
Harga sewa bisa menarik, tetapi kenyamanan ditentukan oleh kondisi unit. Jadi anda perlu tahu cara menilai mobil sebelum menerima kunci.
Checklist kondisi mobil yang saya sarankan
Jika anda menerima mobil lewat antar jemput, minta waktu lima sampai sepuluh menit untuk cek semua poin di atas sebelum anda tanda tangan atau mengonfirmasi serah terima.
Banyak wisatawan ingin sewa mobil Bali murah, tetapi mereka booking mepet waktu, lalu pilihan tinggal sedikit. Akhirnya mereka mengambil apa yang tersedia, bukan apa yang terbaik.
Strategi booking yang sering berhasil
Kalau anda ingin hemat dan nyaman sekaligus, proses booking harus rapi dari awal. Jangan hanya berburu angka termurah.
Saya tahu banyak orang tergoda lepas kunci karena terlihat murah. Tetapi ada kondisi di mana dengan supir justru terasa lebih hemat karena mengurangi stres, menghemat waktu, dan mengurangi risiko salah rute.
Lepas kunci cocok jika
Dengan supir cocok jika
Untuk itinerary padat dengan banyak titik, dengan supir sering terasa lebih nyaman dan anda bisa mengubah waktu tanpa stres mengemudi.
Agar anda lebih kebayang, saya berikan contoh kombinasi yang sering efektif.
Itinerary pantai dan kuliner area Seminyak Canggu Kuta
Mobil rekomendasi
Brio matic, Agya matic, Ignis
Alasan
Parkir lebih mudah, irit, nyaman untuk macet
Itinerary campuran pantai dan Ubud
Mobil rekomendasi
Avanza, Xenia, Ertiga, Raize
Alasan
Nyaman untuk perjalanan lebih panjang, tetap aman untuk tanjakan ringan
Itinerary alam Bedugul Kintamani dan air terjun
Mobil rekomendasi
Ertiga, Avanza, Rush, Terios
Alasan
Lebih nyaman untuk rute jauh dan akses yang tidak selalu mulus
Itinerary keluarga dengan koper dan anak kecil
Mobil rekomendasi
Avanza, Xenia, Ertiga
Alasan
Kabin dan bagasi lebih fleksibel, perjalanan lebih halus
Dengan cara ini, anda memilih berdasarkan kebutuhan nyata, bukan tren.
Saya rangkum beberapa kesalahan yang sering terjadi agar anda tidak mengulangnya.
Kalau anda menghindari kesalahan ini, peluang anda dapat mobil murah dan nyaman jauh lebih besar.
Mobil bagus tetap bisa terasa tidak nyaman kalau cara berkendaranya agresif, terutama di jalan padat Bali.
Kebiasaan yang membantu
Liburan itu maraton, bukan sprint. Ritme yang tenang membuat pengalaman anda jauh lebih menyenangkan.
Apakah city car cukup untuk keliling Bali
Cukup untuk area pantai dan kota wisata padat. Jika anda sering ke rute menanjak atau membawa keluarga dan barang banyak, MPV lebih nyaman.
Lebih hemat matic atau manual
Manual kadang lebih murah, tetapi matic sering lebih nyaman untuk macet. Banyak wisatawan merasa matic membuat stamina lebih terjaga, terutama untuk itinerary padat.
Apakah MPV selalu lebih nyaman daripada city car
Tidak selalu. MPV lebih lega, tetapi di area padat, city car bisa terasa lebih nyaman karena mudah parkir dan tidak membuat anda tegang.
Berapa orang ideal untuk Calya atau Sigra
Untuk nyaman, 5 sampai 6 orang biasanya masih masuk akal, tergantung barang. Jika 7 orang penuh dengan koper banyak, anda perlu kompromi kenyamanan.
Bagaimana cara memastikan mobil sewaan aman
Cek kondisi ban, rem, lampu, wiper, AC, dan lakukan test jalan singkat sebelum anda benar benar berangkat jauh.
Baca juga: Tips Mengemudi Di Daerah Wisata Padat Bali.
Kalau anda ingin keputusan cepat, gunakan urutan ini.
Tips Mengemudi Di Daerah Wisata Padat Bali. Bali itu menyenangkan, tapi jalanannya bisa menguji kesabaran. Di satu sisi anda ingin menikmati pemandangan, mampir ke pantai, dan mengejar jadwal makan malam. Di sisi lain, anda harus berhadapan dengan arus motor yang rapat, simpang kecil yang ramai, kendaraan berhenti mendadak karena turis menyeberang, sampai parkir yang penuh pada jam jam tertentu. Kalau anda mengemudi sendiri, kunci utamanya bukan nekat atau merasa paling jago. Kunci utamanya adalah membaca pola, mengatur ritme, dan menjaga keputusan tetap tenang.
Artikel ini saya susun seperti panduan praktis. Tujuannya agar anda bisa mengemudi lebih aman, lebih efisien, dan tetap nyaman walau masuk area padat seperti Kuta, Legian, Seminyak, Canggu, Ubud, Sanur, Nusa Dua, sampai jalur menuju spot sunset yang sering macet. Anda akan menemukan tips persiapan, strategi waktu, teknik menghadapi motor, cara parkir, sampai kebiasaan kecil yang membuat perjalanan jauh lebih mulus.
Bali memiliki gaya lalu lintas yang khas. Bukan berarti semrawut, tetapi ritmenya berbeda dari banyak kota lain. Motor adalah pemain utama, lalu kendaraan wisata, lalu mobil warga lokal yang sudah hafal celah. Saat anda paham karakternya, anda tidak mudah kaget dan tidak gampang terpancing emosi.
Beberapa pola yang sering muncul di daerah wisata padat
Kalau anda datang dengan ekspektasi jalan akan selalu rapi seperti jalur antar kota yang lebar, anda akan cepat lelah. Sebaliknya, kalau anda menganggap jalanan Bali itu seperti aliran air yang mengalir mengikuti ruang, anda lebih mudah menyesuaikan.
Waktu adalah senjata paling murah untuk mengurangi stres. Di Bali, beberapa area bisa berubah total hanya karena perbedaan satu jam. Banyak orang merasa mengemudi di Bali itu melelahkan, padahal masalahnya bukan jaraknya, tetapi jam berangkatnya.
Pola jam ramai yang sering terjadi di area wisata
Strategi sederhana yang sering efektif
Kalau anda punya pilihan, hindari kebiasaan berangkat setelah makan siang untuk berpindah dari Seminyak ke Canggu atau dari Kuta ke Ubud. Rute itu bisa terasa dua kali lebih berat saat jam ramai.
Menggunakan sewa mobil Bali lebih nyaman kalau anda memecah rute menjadi beberapa patokan. Banyak jalan kecil yang mirip, ada simpang gang yang rapat, dan ada jalur satu arah di beberapa area. Saat anda hanya fokus pada titik akhir, anda cenderung sering berhenti mendadak untuk cek peta, lalu itu memicu klakson dan tekanan dari belakang.
Cara rencana rute yang praktis
Kebiasaan kecil seperti ini membuat anda tidak perlu melakukan manuver dadakan.
Jenis kendaraan memengaruhi rasa percaya diri anda di jalan sempit dan padat. Banyak wisatawan memilih mobil besar karena terlihat nyaman, tetapi lalu kerepotan saat masuk gang, parkir, atau berpapasan di jalan kecil.
Pertimbangan memilih mobil untuk Bali
Kalau anda membawa keluarga dan barang banyak, pilih mobil yang tetap mudah dikendalikan. Nyaman itu bukan hanya lega di kabin, tapi juga tenang saat parkir dan manuver.
Bali tetap mengikuti aturan lalu lintas Indonesia, tetapi situasi wisata membuat pengawasan bisa lebih intens di titik tertentu. Jangan mengandalkan keberuntungan.
Hal yang sebaiknya anda pastikan sebelum berkendara
Saran yang sering saya tekankan untuk wisatawan adalah jangan mencari celah aturan. Fokus anda adalah liburan yang aman dan nyaman. Menghemat beberapa menit tidak sebanding dengan risiko masalah di jalan.
Di area padat, motor akan sering berada di sekitar mobil anda. Ini normal. Yang membuat situasi jadi berbahaya adalah ketika pengemudi mobil kaget lalu melakukan gerakan tiba tiba.
Prinsip utama menghadapi motor
Kesalahan umum wisatawan adalah terlalu fokus ke depan, padahal di Bali pergerakan banyak terjadi dari samping. Biasakan cek spion dengan ritme teratur.
Simpang kecil sering jadi titik paling melelahkan, apalagi jika banyak kendaraan keluar masuk hotel, kafe, dan gang. Anda butuh strategi yang rapi.
Teknik yang bisa anda pakai
Kalau anda bingung jalur dan ingin putar balik, cari tempat yang benar benar memungkinkan, bukan memutar di tengah arus rapat. Di Bali, keputusan seperti ini menentukan apakah perjalanan anda terasa santai atau melelahkan.
Komunikasi di jalan Bali sering memakai tanda sederhana. Anda tidak harus ikut agresif, tetapi anda perlu paham sinyalnya.
Panduan etika yang aman
Hal kecil seperti mempersiapkan belokan lebih rapi dan tidak zig zag sudah membuat pengendara sekitar anda lebih nyaman.
Parkir sering jadi sumber stres utama. Bukan karena anda tidak bisa parkir, tetapi karena tempatnya terbatas dan arus di depan parkiran tetap jalan.
Strategi parkir yang praktis
Kalau anda menyewa mobil, pastikan anda memahami aturan parkir dari penyedia, termasuk prosedur bila ada biaya parkir.
Banyak villa dan penginapan berada di akses kecil. Jalan sempit itu bukan masalah kalau anda menjalankan teknik yang benar.
Teknik aman untuk jalan sempit
Kesalahan umum adalah memaksakan masuk tanpa rencana keluar. Kalau anda melihat akses terlalu sempit untuk mobil anda, lebih baik berhenti dan cek lokasi parkir alternatif, lalu lanjut jalan kaki atau koordinasi dengan pihak penginapan.
Malam di Bali bisa ramai, bisa juga gelap tergantung area. Tantangannya bukan hanya kendaraan, tapi juga pencahayaan yang tidak selalu merata dan pejalan kaki yang muncul tiba tiba.
Tips aman untuk berkendara malam
Kalau anda lelah, jangan paksakan. Di jalan padat, kelelahan kecil bisa berubah menjadi keputusan yang buruk.
Di Bali, banyak titik yang terlihat seperti bahu jalan tetapi sebenarnya area turun naik penumpang. Mobil bisa berhenti mendadak, motor bisa memotong, dan pejalan kaki bisa menyeberang tanpa melihat arus.
Cara mengurangi risiko
Dengan pola pikir defensif, anda mengurangi kejutan yang membuat anda harus mengerem keras.
Macet panjang bukan hanya soal waktu, tetapi soal fokus mental. Banyak pengemudi yang akhirnya ceroboh karena bosan, lalu main ponsel, atau melakukan manuver tidak perlu.
Strategi menghadapi macet
Tujuan anda bukan menang di jalan. Tujuan anda adalah sampai dengan kondisi mental tetap baik.
Banyak kemacetan khas terjadi saat orang mengejar sunset. Jalur menuju pantai populer bisa padat dari sore sampai malam awal.
Tips khusus untuk waktu sunset
Dengan strategi ini, pengalaman sunset tetap terasa manis, bukan berubah jadi stres karena terjebak arus pulang bersamaan.
Musim hujan bisa membuat jalan licin, genangan muncul cepat, dan jarak pandang turun. Bahkan hujan singkat di area padat bisa langsung mengubah perilaku pengendara.
Langkah aman saat hujan
Kalau hujan deras, lebih baik menepi di tempat aman dan tunggu reda daripada memaksakan diri.
Banyak orang memilih sewa mobil Bali untuk fleksibilitas. Itu pilihan yang bagus, asalkan anda memilih layanan yang rapi dan transparan. Kendaraan yang nyaman harus sejalan dengan kondisi teknis yang aman.
Hal yang sebaiknya anda cek saat sewa mobil
Kalau anda merasa kurang percaya diri untuk mengemudi di area padat, opsi sewa mobil dengan sopir lokal bisa jadi keputusan paling nyaman. Sopir lokal biasanya lebih paham ritme, tahu titik putar balik, dan lebih cepat menemukan jalur alternatif tanpa membuat anda stres.
Kebiasaan cek singkat sebelum jalan bisa mengurangi risiko dan menghemat waktu. Ini terlihat sepele, tapi sangat membantu terutama kalau anda berpindah penginapan atau mengejar jadwal aktivitas.
Checklist sederhana
Saat semua ini siap, anda mengemudi dengan kepala lebih ringan.
Banyak itinerary wisata sebenarnya bisa dibuat lebih nyaman hanya dengan mengubah urutan. Prinsipnya adalah menghindari perpindahan besar pada jam padat dan mengelompokkan lokasi yang berdekatan.
Contoh pola yang lebih nyaman
Dengan pola seperti ini, anda mendapatkan lebih banyak momen menikmati, lebih sedikit momen menunggu.
Baca juga: Mobil Paling Populer Di Layanan Sewa Bali.
Bagian ini penting karena banyak masalah muncul dari kebiasaan kecil.
Kesalahan yang sering terjadi
Cara menghindarinya sederhana, turunkan ambisi perpindahan, naikkan kualitas pengalaman. Anda tidak perlu mengejar semua spot. Anda perlu pulang dengan aman dan masih punya energi untuk menikmati Bali.
Baca juga: Panduan Menentukan Kapasitas Mobil Sewa Bali.
Kalau anda ingin perjalanan yang terasa santai meski melewati daerah wisata padat, fokus pada tiga hal besar.
Pertama, rencanakan waktu dan rute dengan realistis.
Kedua, gunakan teknik mengemudi defensif, stabil, dan komunikatif.
Ketiga, pilih kendaraan dan layanan sewa yang kondisinya prima dan dukungan adminnya jelas.
Dengan pola ini, anda tidak hanya menghindari macet dan stres, tetapi juga menjaga mood liburan tetap baik. Dan pada akhirnya, itu yang paling berharga dari sebuah perjalanan di Bali.
Pura Luhur Pucak Bukit Rangda adalah salah satu area Bali yang cocok untuk wisata. Selain karena konsep wilayahnya yang sakral, agenda di pura ini juga menarik untuk wisatawan.
Namun bagi pengunjung pemula, pura ini bukanlah medan yang mudah. Perlu panduan yang terarah agar proses liburan di Pura Luhur Pucak bisa maksimal dan nyaman untuk berbagai situasi.
Pura terkenal di Bali memang memiliki aturannya sendiri. Oleh sebab itu pengunjung harus paham beberapa hal yang harus siap sejak awal. Ini panduan lengkapnya:
sejarah Pura Luhur Pucak Bukit yang panjang mengarahkan pada lokasinya di area tinggi sebagai batas dunia dan niskala. Maka untuk mencapainya, perlu kondisi fisik yang matang.
Pastikan kondisi badan harus fit karena nantinya perlu menaiki bukit untuk sampai ke pura. Jika hal ini tidak masuk pertimbangan sejak awal, maka proses liburan bisa jadi kurang nyaman.
Lalu siapkan mental yang baik untuk berkunjung ke pura. Niat hati harus baik agar ketenangan bisa muncul. Sedangkan jika terlalu banyak bercanda, maka mental dan fisik akan terkuras di awal.
Desa Wisata Bali memiliki lokasi yang berbeda-beda. Namun untuk pura satu ini, lokasinya ada di puncak bukit Kabupaten Tabanan. Jadi untuk kondisi jalannya sendiri tentu akan menanjak.
Pengunjung pemula harus melakukan pengecekan akses jalan dengan baik. Persiapkan juga mode transportasi yang pas sesuai dengan jumlah pengunjung dalam satu grup.
Untuk memudahkan akses, sangat disarankan sewa mobil di tempat terbaik. Rekomendasinya ada di Putri Bali Rental, yang menyediakan semua jenis mobil. Melalui sewa ini, maka mode transportasinya akan memberikan kenyamanan ekstra.
Pura Luhur Pucak Bukit Rangda sendiri juga tidak lepas dari aturan adat. Ada beberapa aturan yang wajib menjadi perhatian pengunjung. Salah satunya ada wajib memakai pakaian adat, baik yang membawa sendiri atau yang sudah tersedia.
Selanjutnya wajib menghormati prosesi yang ada di sana dan tidak boleh membuat kegaduhan. Area ini adalah pura, jadi akan ada orang-orang yang sembahyang sehingga harus ada ketenangan.
Lalu yang tidak kalah penting, pengunjung wajib menjaga kebersihan. Hal ini harus menjadi aturan dasar yang menjadi panutan. Saat ada sampah pribadi, buang di tempat sampah atau simpan dulu di tas.
Lokasi Pura Luhur Pucak Bukit yang ada di area tinggi juga berpengaruh pada barang bawaan. Pengunjung dianjurkan membawa alas kaki yang nyaman untuk jalan menanjak. Lalu bawa juga air minum selama perjalanan.
Kalau bisa berangkat membawa pakaian yang sopan agar lebih mudah menyesuaikan dengan aturan. Hal-hal dasar seperti ini akan memudahkan proses liburan di pura yang ada di puncak bukit.
Senjata tajam tentu menjadi barang yang tidak boleh dibawa, apalagi untuk tujuan yang tidak baik. Sedangkan untuk kamera boleh, tapi penggunaannya harus sesuai aturan.
Tips liburan di Bali yang menjadi panduan terakhir adalah memastikan kunjungan aman dan nyaman. Apalagi jika pertama kali, maka sikap saat datang ke pura wajib menjadi perhatian agar semua pihak merasa aman dan nyaman.
Lalu pertimbangkan juga jumlah orang dalam satu grup. Jika ingin nyaman, maka pastikan untuk sewa mobil berkualitas yang sesuai kebutuhan. Kunjungi pura di pagi atau sore agar suasananya tetap tenang.
Pura Luhur Pucak Bukit Rangda memang area wisata yang menjanjikan di Bali. Namun untuk pengunjung pemula, panduan di atas bisa menjadi arahan agar proses liburan tetap berkualitas.
Ketika bicara soal rest area, kebanyakan dari Anda pasti langsung memikirkan tempat istirahat khusus penuh toko di jalan tol. Namun, tahukah Anda kalau di Bali ada rest area yang super unik? Anda akan mengenal tempat ini sebagai Rest Area Yeh Leh Beach.
Seperti namanya, tempat istirahat ini berada di area pantai, tepatnya di Pantai Yeh Leh. Jadi, selain beristirahat dari mengemudi, Anda juga bisa menikmati keindahan pantai ini. Kenali lebih jauh tentang daya tarik, fasilitas, dan HTM-nya di sini!
Seperti kebanyakan pantai lain yang ada di Bali, Yeh Leh juga punya banyak pesona yang bisa memanjakan diri dan mata, misalnya seperti:
Jika Anda bertanya-tanya Pantai Yeh Leh di mana, lokasinya ada di Jalan Raya Denpasar - Gilimanuk, Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, tepat di titik GWM8+C2J. Pantai ini dekat dengan perbatasan antara Kabupaten Jembrana dan Tabanan.
Hal ini membuatnya jadi tempat istirahat favorit, terutama bagi para pemudik yang harus menempuh perjalanan jauh dari Tabanan ke Jembrana maupun sebaliknya. Para pemudik yang berasal dari Pulau Jawa biasanya juga melewati Rest Area Yeh Leh Beach.
Para pemudik yang ingin pulang ke Jawa biasanya beristirahat sejenak di pantai ini sebelum meneruskan perjalanan mereka ke Pelabuhan Gilimanuk. Hal serupa juga berlaku untuk pemudik asal Bali yang bekerja di Jawa dan pulang melalui jalur laut.
Selain untuk beristirahat, ada banyak pilihan aktivitas lain yang bisa Anda lakukan di Pantai Yeh Leh Bali. Salah satu contohnya adalah berselancar, mengingat ombak di pantai ini cukup ideal untuk surfing. Tenang, namun masih menantang adrenalin.
Hanya saja, Anda perlu hati-hati saat surfing di sini karena ada banyak batu-batu karang di sekitar pantai. Jadi, Anda perlu berjalan sedikit ke tengah pantai untuk menikmati ombak terbaik tanpa risiko terbentur batu karang yang berada di area pinggir pantai.
Hal yang membuat Yeh Leh Beach populer sebagai tempat istirahat adalah fasilitas yang ada di sini. Fasilitas utamanya adalah warung-warung yang menyediakan menu makanan dan minuman. Inilah yang paling dicari oleh para pemudik saat menempuh perjalanan jauh.
Anda bisa makan dengan tenang di tempat yang nyaman sambil menikmati keindahan laut. Pilihan menunya pun beragam, jadi bisa Anda sesuaikan dengan selera. Selain itu, Anda juga bisa jalan-jalan di pinggir pantai dan menghirup udara segar setelah menyetir seharian.
Fasilitas lain yang tidak boleh Anda lupakan adalah eksistensi toilet umum. Beberapa pemudik sengaja berhenti di pantai ini untuk memakai fasilitas tersebut sebelum atau sepulang dari pelabuhan. Anda bisa mandi atau buang air di toilet pantai ini.
Alasan lain mengapa orang-orang memilih pantai ini sebagai rest area adalah karena tiket masuknya. Pasalnya, Anda tidak perlu membayar tiket masuk untuk memasuki area pantai, cukup membayar uang parkir sebesar Rp2.000 - Rp5.000 tergantung tipe kendaraan.
Selain para pemudik, Anda juga bisa berkunjung ke pantai ini sebagai turis. Terutama ketika Anda sedang melakukan perjalanan dari Kabupaten Tabanan ke Kabupaten Jembrana atau sebaliknya. Tapi, jangan lupa menyewa mobil saat liburan ke sini.
Berbagai pilihan mobil favorit wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal bisa Anda temukan di Putri Rental Bali. Jadi, sebelum pergi ke Rest Area Yeh Leh Beach, hubungi kami terlebih dulu untuk menyewa mobil!
Bali seakan tidak pernah habis menawarkan berbagai aneka wisata alam yang sangat eksotik. Salah satunya seperti di Pantai Tambles yang berada di Jembrana Bali. Pesona alam yang ada di pantai tersebut tidak akan mengecewakan Anda.
Pastinya keindahan alam yang ditawarkan tidak kalah dengan pantai Bali terkenal seperti Kuta, Nusa Dua, dan Sanur. Tiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda dan pastinya tidak akan mengecewakan! Ini dia beberapa daya tariknya!
Di mana saja Anda berkunjung, pasti tiap tempat memiliki ciri khas tersendiri yang membuat Anda kagum. Pantai ini juga memiliki keunikan tersendiri, yakni warna pasirnya hitam dengan teksturnya berbeda-beda tiap tempat.
Lokasi pantai ini berada di kawasan wisata Jembrana Bali, tepatnya di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. Destinasi wisata satu ini memang belum banyak dikunjungi oleh wisatawan luar, paling hanya warga lokal atau wisatawan lokal.
Anda yang ingin berkunjung, bisa menempuhnya dengan menggunakan kendaraan pribadi, tapi lebih baik rental. Jaraknya dari pusat Denpasar juga tidak terlalu jauh, hanya sekitar 13 kilometer saja.
Meskipun belum seramai pantai Bali yang populer lainnya, tapi tempat ini wajib untuk dikunjungi. Keindahan alamnya tidak boleh Anda lewatkan, dan garis pantainya juga cukup panjang, dengan beberapa daya tarik lainnya sebagai berikut!
Tidak kalah cantik dengan pantai-pantai di Bali lainnya, tempat ini juga menawarkan keindahan yang sangat eksotik. Anda mungkin tidak bisa menemukan keindahan alam yang ada di pantai ini.
Pasir pantainya sangat unik memiliki warna hitam berkilauan membentang di sepanjang garis pantai. Jika Anda perhatikan, garis pantai ini membentang lurus, dan tentunya berbeda dari pantai-pantai lainnya di Bali.
Hal unik lainnya yang bisa Anda temukan di Pantai Tambles, yakni adanya tanggul yang mirip bendungan di sekitar pantai. Uniknya tanggul ini terbuat dari batu alam loh! Bentuknya memang seperti bendungan dan berguna untuk menahan abrasi saat air laut pasang.
Tidak kalah dengan lokasi pantai lainnya, di sini juga banyak sekali tempat foto yang cantik. Anda bisa berfoto di sekitar pantai, di dekat tanggul, atau berfoto saat ada air laut datang. Warna pasir hitam akan memancarkan sinar berkilauan, dan warna air yang sedikit coklat.
Anda mencari destinasi wisata Jembrana Bali yang tidak terlalu banyak pengunjung dan suasananya masih sangat asri? Pantai Tembles bisa menjadi alternatif pilihan karena belum banyak orang yang tahu keindahan pantai ini.
Pantai ini hanya dikunjungi oleh warga lokal ataupun para wisatawan lokal yang sengaja melakukan tour pantai Bali. Cocok sekali untuk Anda yang ingin bersantai menikmati waktu sendirian atau ingin berdua romantisan dengan pasangan.
Ombak di pantai ini relatif tenang, dan ringan, jadi cocok untuk anak-anak bermain air. Tapi, pada beberapa waktu ombak bisa saja besar jika disertai dengan angina kencang. Anda bisa menyiapkan baju ganti dan alat berenang sendiri.
Pantai Tambles meski belum terlalu ramai pengunjung tapi memiliki banyak sekali keindahan alam yang wajib dinikmati. Anda yang ingin ke sana bisa langsung menghubungi pihak rental mobil dari Putri Bali Rental!
Pura Perancak adalah salah satu pura di Jembrana Bali yang menampilkan arsitektur indah dan menyimpan sejarah yang menarik. Jadi pura yang disakralkan, sejarahnya tentu tak luput dari perhatian masyarakat setempat dan sebagian wisatawan.
Terkait sejarahnya ini masih berkaitan dengan kedatangan leluhur pendeta Siwa dari Jawa, Dang Hyang Nirartha. Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Pura Gede Perancak, yuk simak!
Pura Perancak berlokasi di Perancak, Kec. Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali. Jika Anda berangkat dari bandara Ngurah Rai membutuhkan waktu tempuh sekitar 3 jam (108 km) lewat Jl. Raya Denpasar โ Gilimanuk.
Sejarah Pura Gede Perancak berawal dari kedatangan Danghyang Dwijendra (Dang Hyang Nirartha). Danghyang Dwijendra adalah putra dari pendeta Kerajaan Majapahit, Dang Hyang Asmaranatha.
Sekitar abad ke-16, Danghyang Dwijendra dari Blambangan Banyuwangi mulai datang ke Bali. Kedatangan Danghyang Dwijendra bersama 7 putra dan istrinya. Kemudian, mereka bertemu I Gusti Ngurah Rangsasa di sebuah pura usang di Bali.
I Gusti Ngurah Rangsasa adalah seorang pemimpin desa yang terkenal dengan kepribadiannya yang angkuh. Beliau seringkali memaksakan siapapun agar tunduk dan menaati peraturannya.
Merasa dirinya tinggi, kuat, dan tangguh, lantas membuatnya mulai menantang Danghyang Dwijendra. Tapi, berkat kesaktiannya, Danghyang Dwijendra membelah batu pura dan menghancurkannya.
Menyadari jika I Gusti Ngurah Rangsasa kalah, beliau lantas melarikan diri ke arah Utara dan tidak kembali lagi. Usai kejadian itu, lantas pemangku pura meminta maaf dan memohon agar Danghyang Dwijendra bisa memulihkan puranya yang hancur.
Tidak butuh waktu lama, Danghyang Dwijendra berhasil mengembalikan pura berkat anugerah dari Ida Sang Hyang Widhi. Lalu, pura tersebut diberi nama Pura Encak atau Pura Gede Perancak.
Menjadi salah satu pura bersejarah di Bali yang punya nilai budaya dan spiritualitas tinggi, menjadikannya tak luput dari keunikannya. Adapun keunikan dari Pura Gede Perancak, yaitu:
Sebenarnya, Pura Gede Perancak ini tak jauh berbeda dengan pura lainnya di Bali. Hanya saja, ada beberapa detail arsitektur yang unik dan jadi pembedanya. Pada pura ini punya gerbang dan pelinggih dengan ukiran yang cukup khas.
Desainnya yang menyatu dengan alam, suasana religius, hingga view sekitar yang memanjakan mata tentu menciptakan suasana yang tenang saat berada di pura.
Apalagi lokasinya berada di tepi sungai dengan gemericik air serta lingkungan hijau menambah udara di area sekitar pura jadi lebih sejuk.
Punya arsitektur yang indah dan khas Bali, tentu pura ini juga memberikan banyak spot foto yang artistik dan instagramable. Dengan background sungai dan pemandangan hijau asri menciptakan hasil jepretan jadi lebih bermakna.
Pura memang menjadi salah satu tempat penting di Bali. Apalagi dalam penyebarannya punya sejarah yang kuat dalam perkembangan agama Hindu, khususnya di pulau Bali.
Sehingga, pura termasuk pusat kegiatan spiritual dan budaya sejak jaman dahulu. Bahkan, bagi wisatawan yang ingin memahami sejarah keagamaan di Bali, maka pura jadi salah satu area yang cukup berpengaruh.
Dari berbagai keunikannya, ternyata pura ini punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Jika Anda ingin berkunjung ke pura ini saat berada di Bali, maka bisa menggunakan sewa mobil agar perjalanan jadi lebih praktis.
Adapun sewa mobil paling recomended adalah Putri Bali Rental. Bisa sewa mobil dengan sopir atau lepas kunci, solusi efektif untuk mengantarkan Anda menuju ke Pura Perancak.