putri bali rental mobil di bali

Pulau Dewata bukan hanya dikenal dengan keindahan pariwisata, tapi juga terkenal dengan kebudayaannya yang terjaga. Salah satu budaya yang masih sangat dijaga hingga saat ini adalah pakaian adat Bali pria ke pura. 

Sudah menjadi adat bagi masyarakat Bali untuk selalu menggunakan pakaian adat saat pergi beribadah ke pura. Pakaian adat tersebut memiliki karakteristik dan juga makna yang melambangkan kesucian, berikut ini informasi lengkapnya!

Jenis dan Ciri Khas Pakaian Adat Pria ke Pura

Pakaian adat pria dengan pakaian adat Bali wanita untuk beribadah ke pura ini berbeda. Keduanya memiliki karakteristik dan makna yang dalam. Tidak hanya untuk tujuan beribadah, tapi pakaian tersebut juga dipakai untuk beberapa upacara adat, sebagai berikut!

1. Pakaian Adat Payas Alit

Umumnya, untuk beribadah atau mengikuti upacara adat keagamaan di pura, para laki-laki menggunakan Payas Alit atau Payas Madya. Pakaian adat ini lebih sering digunakan untuk kegiatan sehari-hari, sembahyang di pura ataupun di rumah. 

Salah satu yang menjadi ciri khas Payas Alit adalah warnanya putih bersih, dan penggunaan udeng serta kamen. Udeng ini terbuat dari kain tenun yang dilipat dan digulung diikat ke kepala. Untuk Kamen pada Payas Alit ini tanpa motif atau polos berwarna putih.

2. Payas Madya

Berikutnya, baju adat Bali pria yang lebih formal untuk dipakai ke pura, yakni Payas Madya. Pakaian ini lebih sering digunakan untuk mengikuti upacara adat dan keagamaan di Bali. Ciri khasnya, yakni baju berwarna putih bersih, serta penggunaan udeng, kamen, dan saput.

Untuk Payas Madya, udeng yang dipakai merupakan udeng gelungan atau udeng simpul yang terbuat dari kain tenun yang diikat simpul. Kamen dan saputan yang dipakai harus berwarna putih boleh polos atau bermotif. 

3. Payas Agung

Payas Agung merupakan baju tradisional yang hanya dipakai oleh para pemangku adat upacara keagamaan. Umumnya baju ini berwarna merah, dan kainnya bukan dari kain tenun tapi dari kain sutra. 

Filosofi Pakaian Adat Pria ke Pura

Bukan sekedar baju berih untuk beribadah, tapi pakaian adat yang digunakan tersebut memiliki makna yang cukup filosofis. Tiap komponen baju adat Bali yang digunakan terdapat makna tersendiri, sebagai berikut!

1. Kain Kamen 

Tidak hanya wanita yang menggunakan kain kamen, tapi pria juga. Umumnya kain kamen yang digunakan adalah kain berwarna putih yang melambangkan arti kesucian. Pemakaian kain ini dengan cara dilipat melingkar dari kiri ke kanan. 

Pemakaian kain kamen tersebut terdapat arti tersendiri loh! Kamen dilingkarkan dari arah kiri ke kanan menunjukkan bahwa pria memegang Dharma atau kebaikan. Sedangkan kamen pada wanita digunakan sebagai pengganti celana.

2. Saputan atau Kampuh

Selanjutnya, ada saputan atau dikenal juga dengan sebutan kampuh. Saputan ini dipakai untuk menghadang musuh dari luar. Cara menggunakannya dengan melingkarkan secara berlawanan arah jarum jam. 

3. Kain Udeng 

Udeng adalah kain yang diikatkan di kepala berguna untuk melindungi kepala, mencegah adanya rambut rontok. Dengan ini, kesucian pura akan tetap terjaga karena telah dilindungi oleh udeng. 

Penutup

Sudah menjadi salah satu kewajiban bagi wisatawan untuk mengetahui aturan cara berpakai. Terdapat tiga jenis pakaian adat Bali pria ke pura dengan ciri khas dan makna filosofis. Anda yang membutuhkan transportasi selama di Bali, gunakan rental mobil dari Putri Bali Rental.

Barong Dance Putra Barong adalah pertunjukan energik dengan dongeng tradisional dan dikisahkan melalui tari di teater luas. Tari barong jadi salah satu kesenian Bali yang dipentaskan dengan menggunakan topeng. 

Dalam sejarahnya, Barong berasal dari kata bahruang (beruang). Istilah lain menyebut bahwa ba-rong artinya ruang kosong. Jika kamu penasaran dengan tarian barong Bali, yuk simak!

Lokasi Pertunjukan

Bagi kamu yang pengen menyaksikan tarian ini, maka bisa langsung menuju ke lokasi tari barong di Jl. Raya Celuk, Batubulan, Kecamatan. Sukawati, Kab. Gianyar, Bali.

Dapatkan pengalaman kebudayaan dan kesenian baru dengan menyaksikan pertunjukan tari dan atraksi Barong di Bali. Paduan tari dan kisah budaya yang sangat mempesona ini harus kamu tonton saat sedang berwisata di Bali.

Keunikan Tari Barong

Tari Barong punya nilai religius dan seni. Dalam hal keagamaan, barong dipercaya sebagai kebaikan yang sakral. Jika dilihat dari segi seninya, barong jadi ikon Bali yang digambarkan melalui beragam oleh-oleh Bali yang bergambar Barong. 

Barong juga sering tampil pada ajang pawai atau festival-festival di Bali. Jika tertarik nonton tarian ini, maka bisa langsung cari jadwal Barong Dance Batubulan. Dengan totalitas penarinya dan iringan gamelan, menciptakan pagelaran sendratari ini semakin hidup. 

1. Jadi Bagian dari Pesona Wisata Bali

Barong Dance Putra Barong pesona wisata Bali yang masih eksis. Kesenian tari tradisional ini masih dilestarikan sampai sekarang, menjadikannya tidak tergerus zaman. Tarian yang menunjukkan keluasan budaya Nusantara, mampu mengenalkan kekayaan kesenian kepada khalayak ramai. 

2. Ada Edukasi dan Bumbu Humornya!

Drama tari menampilkan pertunjukan yang komplit, mulai dari komedi, action, drama, mistis, dan edukasi. Penarinya yang luwes dan suara gamelan yang menghidupkan suasana, menjadikan penonton terbawa alur drama tari yang dimainkan. 

Jadi penonton tidak bosan dan malah ketagihan. Apalagi pertunjukan tari barong juga lebih interaktif dengan penonton, sehingga jauh lebih menyenangkan. 

3. Fasilitasnya Lengkap

Saat kamu datang ke lokasi tari ini, maka akan mendapatkan fasilitas yang lengkap dan memadai. Mulai dari parkiran luas, toilet bersih, dan tempat nonton yang nyaman karena berundak ke belakang. 

Mengingat tari ini mengisahkan drama tradisional, maka cocok untuk bahan edukasi siswa. Jadi tidak jarang tempatnya banyak dijadikan opsi kunjungan siswa dan kelompok tertentu.

4. Cerita yang Penuh Makna

Selama pertunjukan tari, kamu akan mendapatkan cerita drama tradisional yang filosofis dan penuh makna. Selain jadi bahan edukasi, tarian ini juga cocok sebagai tontonan masyarakat semua kalangan usia agar tidak kehilangan jati diri bangsa. 

Acaranya dikemas dengan gaya kontemporer yang menjadikannya semakin menarik. Kostum barong yang bagus dan tidak seram, anak-anak jadi tidak takut saat menontonnya. Apalagi setiap penonton akan dibagikan leaflet agar tidak bingung mengenai alur ceritanya. 

Saat menonton pertunjukan tari ini, tidak jarang penonton penasaran siapa pemeran Tari Barong yang ada dibalik topeng. Ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan karena drama tari yang unik dan kental dengan kebudayaan di Bali. 

Nah, setelah tahu lokasi dan berbagai keunikannya, pasti kamu tambah penasaran ingin menontonnya. Jika berencana ingin kesana, kamu bisa pesan atau reservasi tiket tari Barong Bali agar kebagian slot. Lalu, untuk kemudahan perjalanan menuju kesana, maka bisa menggunakan sewa mobil. Rekomendasi rental terbaik ke lokasi Barong Dance Putra Barong adalah PUTRI BALI RENTAL.

Masyarakat Bali masih sangat menjaga keaslian budaya dengan tetap menjaga tradisi serta kepercayaan mistis. Tidak heran jika terdapat banyak tempat angker di Bali yang memiliki kisah spiritual yang justru menarik perhatian para pengunjung. 

Dalam kehidupan keseharian, masyarakat Bali masih sangat menghormati dan mempercayai adanya hal tak kasat mata atau Niskala. Penasaran tempat mana saja yang memiliki kisah mistis dan terkesan angker? Berikut ini!

1. Pantai Padang Galak Bali

Membahas tempat wisata pantai di daerah Sanur memang tidak ada habisnya. Tapi pernahkah Anda ketahui bahwa terdapat pantai yang memiliki kisah mistis di Sanur? Tempat tersebut adalah Pantai Padang Galak.

Konon dipercayai oleh masyarakat bahwa pantai ini menjadi gerbang alam gaib. Masyarakat sering melihat adanya penampakan wanita berbaju putih. Aura mistis ini semakin besar karena adanya kisah ritual pesugihan yang dilakukan di sana. 

2. Hotel Angker P.I Bedugul

Salah satu hotel angker di Bali yang menjadi ikon di daerah Bedugul. Sebenarnya hotel ini merupakan proyek mangkrak di tahun 1990-an hingga saat ini tidak selesai. Pemiliknya pun hingga saat ini masih menjadi sebuah misteri. 

Banyak turis yang penasaran dan ingin mencoba uji nyali mengunjunginya. Di tahun 2015 salah satu turis asing sengaja datang dan menyusuri tempat tersebut. Dari video yang direkamnya, bangunan sangat terbengkalai dan aura horonya mecekam. 

3. Kuil Teluk Pemeteran

Di Teluk Pemeteran, Buleleng, Bali, terdapat sebuah Kuil Bawah Laut yang diyakini memiliki aura mistis. Kuil ini bukan sebuah candi kuno yang tenggelam, tapi taman pura bawah laut yang dibuat di tahun 2005.

Di kuil tersebut terdapat patung dan gerbang dengan sentuhan gaya Bali. Saat ini, Kuil Bawah Laut menjadi rumah bagi banyak biota laut. Beberapa penyelam juga mengaku merasakan adanya energi spiritual di tempat tersebut. 

4. Pura Goa Lawah

Pura mistis di Bali yang berada di Desa Pesinggahan, Klungkung, Bali ini menyimpan banyak sejarah. Bangunan pura ini dibangun pada abad ke-11, dan terkenal dengan goa yang dihuni banyak kelelawar, dan diyakini sebagai manifestasi Dewi Durga pelindung roh jahat. 

Pura tersebut diselimuti auara mistis, dan semakin terasa karena suara kelelawar yang dipercayai sebagai mantra suci. Di goa tersebut terdapat air suci yang memiliki banyak khasiat. Para pengunjung wajib memakai pakaian yang sopan dan selalu menjaga ketenangan.

5. Desa Trunyan Bali

Desa Trunyan, Kintamani, menjadi tempat terlarang di Bali untuk orang luar yang tidak memiliki izin dari desa tersebut. Lokasi ini terkenal dengan tradisi pemakaman yang berbeda dari tradisi umum di Bali.

Mayat tidak dikubur maupun dikremasi tapi langsung dibiarkan secara terbuka di tanah. Uniknya area tersebut tetap wangi, tidak ada aroma anyir atau bau busuk dari mayat. Perlu diingat, tidak semua bisa masuk dan di desa tersebut. 

6. Patung Bayi Sakah

Menjadi tempat sakral di Bali dan dipercayai memiliki cerita mistis yang mana masyarakat tidak boleh mengungkapnya. Sering terdengar suara tangisan bayi, penampakan sosok putih, serta kejadian aneh di sekitar patung tersebut.

Penutup

Itulah beberapa tempat angker di Bali yang menyimpan banyak cerita spiritual yang sangat mistis. Pastikan bahwa Anda selalu mematuhi aturan yang ada disetiap tempat wisata di Bali. Untuk memudahkan perjalanan Anda, gunakan sewa mobil dari Putri Bali Rental

Pura Samuan Tiga merupakan destinasi wisata yang menyimpan banyak sejarah spiritual. Pura ini memiliki arti penting bagi masyarakat Hindu di Bali. Di mana sejarah pura inilah yang menyatukan sekte-sekte Hindu di masa lalu. 

Tempat ini masih aktif digunakan sebagai rumah peribadahan para warga sekitar, dan juga digunakan sebagia tempat wisata bersejarah. Anda bisa belajar mengenai tradisi di Bali, berbagai ritual dan juga sejarah mengenai pura tersebut!

Lokasi dan Jam Operasional Pura Samuan Tiga

Salah satu pura Bali yang menjadi cagar budaya yang penuh akan sejarah mengenai agama Hindu di Bali, yakni Pura Samuan Tiga. Pura ini berada di Desa Bedulu, Gianyar, sekitar 25 kilometer dari pusat kota Denpasar. 

Lokasinya mudah untuk diakses menggunakan kendaraan umum ataupun rental mobil di Bali. Pura ini buka setiap hari mulai jam 06.00 sampai dengan jam 19.00 WITA. Tidak ada tiket masuk ataupun biaya parkir kendaraan, Anda bisa bebas menikmati pura secara gratis.

Sejarah Singkat Pura Samuan Tiga

Sejarah Pura Samuan Tiga berkaitan erat dengan adanya perdamaian antar sekte agama Hindu di Bali. Pura ini menjadi saksi bisu pertemuan para pemimpin sekte untuk menyelesaikan perpecahan yang terjadi karena perbedaan kepercayaan 9 sekte. 

Raja yang berkuasa saat itu, berupaya mendamaikan 9 sekte tersebut dengan mendatangkan Mpu Kuturan. Mpu Kuturan menugaskan para pemimpin sekte untuk bertemu  agar suasana kembali damai. Dan, kemudian membangun Pura Kahyangan Tiga ini. 

Daya Tarik Pura Samuan Tiga

Bukan sekedar tempat suci yang penuh sejarah spiritual, tapi terdapat daya tarik lain dari pura ini. Tidak heran jika banyak wisatawan dari berbagai mancanegara tertarik untuk mengunjungi pura ini!

1. Konsep Pura Khayangan Tiga

Pura Gianyar Bali yang dibangun dengan konsep Khayangan Tiga, adalah Samuan Tiga. Pura ini memrepresentasikan tiga dewa dalam agama Hindu, yakni Brahma, Wismu, dan Siwa. Di dalamnya, ketiga dewa tersebut dipuja dalam satu kompleks. 

Konsep ini menggambarkan lambang keharmonisan serta persatuan dalam sebuah perbedaan. Hal ini sangat mencerminkan filosofi agama Hindu yang banyak dianut oleh masyarakat Bali. 

2. Memiliki Arsitektur Khas Bali

Para pengunjung akan dibuat terpukau dengan keindahan arsitektur yang ada di bangunan pura ini. Tampilan arstiektur khas budaya Bali dengan ukiran dan ornamen-ornamenya yang terbuat dari bata merah, dan batu paras. 

Tampilan tersebut menciptakan pemandangan yang klasik tapi juga terlihat sangat megah. Tedapat Karang Boma menghasi bangunan pura yang diyakini memiliki kekuatan pengusir engeri negatif, dan menjaga kesuci pura. 

3. Salah Satu Wisata Cagar Budaya Bali

Pura atau prastasi Samuan Tiga termasuk dalam destinasi wisata berstatus cagar budaya di Bali. Status tersebut diberikan agar peninggalan bersejarah yang ada di dalam pura ini tetap terlindungi, seperti acra Ganesha dan Siwa. 

4. Tradisi Siat Sampian yang Unik

Pura ini juga dikenal dengan ritual keagamaannya yang unik, yakni Siat Sampian. Seluruh rangkaian ritualnya melibatkan perang simbolis umat Hindu Bali yang saling melempar janur kuning. Hal itu dipercaya sebagai simbol perlawanan terhadap segala bentuk kejahatan.

Penutup

Pura Samuan Tiga terletak di daerah Gianyar merupakan destinasi wisata cagar budaya yang dilindungi keaslian dan juga kesuciannya. Bagi Anda yang tertarik untuk berkunjung, gunakan jasa rental mobil dari Putri Bali Rental.

Bali sudah sangat terkenal dengan budaya yang terjaga dengan baik. Anda bisa melakukan wisata spiritual ketika berkunjung karena ada banyak pura yang bisa dikunjungi. Salah satu pura yang punya posisi penting dalam kepercayaan Hindu Bali adalah Pura Kiduling Kreteg. 

Letaknya di sisi selatan kompleks Pura Besakih dan ini bukan hanya sekadar bangunan suci biasa. Akan tetapi, pura ini adalah bentuk representasi dari arah selatan dalam konsep Catur Dala atau tempat pemujaan Dewa Brahma, Sang Pencipta dalam Trimurti Hindu.

Makna Nama Pura

Nama Kiduling Kreteg ini secara harfiah memiliki arti di selatan jembatan. Arti ini merujuk pada letak pura yang ada di sebelah selatan jembatan penghubung menuju Pura Penataran Agung. 

Lokasi ini tentunya tidak hanya sekadar masalah geografis, khususnya bagi umat Hindu, ini adalah simbol arah yang penuh dengan makna spiritual. 

Fungsi Spiritual dan Dewa yang Dipuja

Pura ini merupakan tempat bersemayamnya Ida Bhatara Brahma. Ia adalah manifestasi Tuhan Yang Maha Esa dalam kepercayaan Hindu Bali. Pada konsep Catur Loka Pala atau Catur Dala, Pura Kiduling Kreteg ini mempunyai peran sebagai pura yang mewakili arah selatan. 

Pura ini juga menjadi tempat pemujaan Dewa Brahma. Tempat pemujaan ini juga didominasi dengan warna merah pada pelinggih-pelinggih pura yang merupakan lambang dari Dewa Brahma.

Struktur Arsitektur dan Keunikan Pura

Kiduling Kreteg ini merupakan pura yang pembangunannya mengikuti mandala tiga tingkat, yaitu nista mandala, madya mandala, dan utama mandala. Tiap tingkatan pada pura ini juga mempunyai filosifi mendalam, yaitu tentang perjalanan rohani manusia menuju kesucian.

Pada bagian paling suci, terdapat Meru Tumpang Solas atau sebelas tingkat atap sebagai pelinggih utama. Selain itu, juga ada Meru Tumpang Pitu, Meru Timpang Lima, dan Meru Tumpang Telu. Semuanya merupakan simbol kedudukan berbagai dewa dan leluhur. 

Upacara dan Kehidupan Spiritual

Terdapat dua ritual utama yang diadakan di Kiduling Kreteg ini, yaitu Piodalan yang diselenggarakan tiap Anggara Wage Dungulan dan Aci Penyeeb Brahma yang digelar saat Purnama Sasih Kenem.

Secara spiritual, dua upacara tersebut tidak hanya penting, tapi secara sosial juga memiliki makna tersendiri, yaitu memohon perlindungan untuk hasil pertanian, terutama padi. 

Selain itu, ada upacara Ida Bhatara Turun Kabeh yang diadakan saat Purnama Kadasa. Ritual ini juga akan menjadi momen sakral yang menarik bagi rubuat umat di penjuru Bali. 

Peran Budaya dan Konservasi

Menjadi bagian dari Pura Catur Loka Pala, Kiduling Kreteg mempunyai tanggung jawab yang besar dalam menjaga kesimbangan spiritual arah selatan. Meski beberapa bagian seperti tembok depan dan wantilan ada kerusakan, masyarakat tetap merawat dan menjaga pura.

Kondisi pelinggih di pura ini juga masih baik dengan berbagai bangunan suci yang ada. Tidak hanya itu, pura ini juga menyimpan tinggalan megalitik seperti menhir, yaitu media untuk pemujaan roh leluhur dari masa prasejarah.

Kiduling Kreteg bisa menjadi salash satu destinasi rohani dan spiritual Anda jika berkunjung ke Bali. Lokasinya yang berada di lereng Gunung Agung dan aksesnya yang cukup menantang tentunya menjadi kendala tersendiri bagi wisatawan yang akan berkunjung.

Oleh karena itu, Anda bisa menyewa mobil dari Putri Bali Rental untuk berkunjung dengan lebih mudah dan nyaman ke Pura Kiduling Kreteg ini. Kunjungi Putri Bali Rental untuk mendapatkan perjalanan yang aman dan nyaman selama berwisata di Bali.

Wisata budaya jadi salah satu daya tarik utama di Bali. Kekentalan budaya dan bagaimana masyarakat Bali melestarikan budayanya membuat para wisatawan terpukau dengan setiap tempat yang memiliki aksen budaya yang kental. 

Salah satu pura yang punya makna mendalam dan menarik untuk Anda kunjungi ketika berkunjung ke Bali adalah Pura Dalem Puri. Anda bisa melihat kehidupan religius masyarakat Hindu di Bali. 

Makna dan Fungsi Spiritual

Pura ini bukanlah sekadar bangunan tua yang digunakan sebagai tempat ibadah saja. Jauh dari itu, di pura tersebut para umat Hindu Bali percaya bahwa roh leluhur yang sudah meninggal akan melalui proses pengadilan spiritual. 

Di ajaran Hindu Siwa Sidhanta, roh akan diperiksa semua amal dan dosa sebelum menuju Para Loka, baik itu Surga Loka atau Neraka Loka. 

Bali memang memiliki banyak pura, Anda juga bisa melihat banyak pura lain seperti Pura Puri Agung Dalem Tarukan yang punya ciri khas arsitektur dan nilai sejarah yang tinggi. 

Anda juga bisa melihat ulasan Pura Puri Agung Dalem Tarukan yang tidak kalah menarik. Akan tetapi, Pura Dalem Puri ini mempunyai ciri khas sendiri yang kaya dengan warisan budaya. 

Salah satu bagian menarik dari pura ini adalah Tegal Panangsaran. Bagian ini merupakan simbol dari neraka dengan pohon Taru Curiga. Pohon ini digambarkan mempunyai buah berbentuk senjata tajam. 

Selain itu, terdapat tempat paling suci di bagian jeroan pura, dipersembahkan untuk Dewi Durga sebagai representasi Surga Loka.

Struktur Unik dengan Makna Mendalam

Jika datang berkunjung, Anda bisa melihat struktur unik dan menarik dari pura ini. Terdapat tiga bagian utama, yaitu:

Tradisi dan Upacara di Pura

Upacara besar yang diselenggarakan tentunya akan mengundang rasa penasaran Anda untuk ikut bergabung atau hanya sekadar melihatnya. Salah satu upacara besar yang berlangsung di pura ini adalah Piodalan yang diadakan tiap Buda Keliwon Ugu. 

Selain itu, ada upacara Usaba Pitra dan Yadnya Ngusaba Kepitu yang biasanya akan ramai dihadiri pamedek dari berbagai daerah di Bali. Anda juga bisa melihat pelaksanaan ngaben atau mamukur di pura ini. 

Banyaknya tradisi dari kepercayaan Hindu yang bisa dilihat di pura ini menggambarkan bukti nyata kehidupan umat di Bali yang sangat terhubung dengan dunia roh dan alam semesta. 

Rekomendasi Pura di Bali

Selain Pura Dalem Puri yang terletak di Besakih, Anda juga bisa mengunjungi berbagai pura lain dengan ciri khas tersendiri. Pura serupa juga bisa Anda temui di Kubutambahan, Buleleng. 

Selain itu, Pura Dalem Purnajati juga bisa menjadi salah satu alternatif kunjungan spiritual Anda selama berwisata di Bali. Menjelajahi berbagai tempat di Bali tentunya akan sangat menyenangkan.

Tidak hanya untuk menambah pengalaman, perjalanan spiritual tentunya juga akan meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Akan tetapi, perjalanan selama di Bali tentunya tidak akan berjalan dengan lancar jika tidak merencanakan transportasi dengan baik. 

Gunakan sewa mobil dari Putri Bali Rental yang bisa membuat perjalanan Anda semakin nyaman. Anda bisa kunjungi  Putri Bali Rental untuk mendapatkan mobil yang terbaik dan perjalanan yang lebih fleksibel.

Putri Bali Rental pilihan terbaik untuk sewa mobil yang aman, murah  dan terpercaya di Bali

Hubungi Kami
Sewa Mobil BaliSewa Mobil Bali
081 999 533 488
081 999 533 488
putribali.rental@gmail.com
JL. Grogol Carik, Gg Naga Mas NO. 8
Pembayaran
BCA : 7705203342
A/N I Gede Juliana
Optimized by
Jasa SEO
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram