putri bali rental mobil di bali

Destinasi Wisata Jembatan Kaca Bali

Jembatan Kaca Bali

Jembatan Kaca Bali di Sukawati ini berlokasi di Kabupaten Gianyar Bali. Awal pembukaan jembatan kaca tersebut langsung menarik banyak perhatian wisatawan lokal maupun asing. Jembatan ini selesai pada 2022 setelah melalui proses pembangunan selama 2 tahun. 

Panjang jembatan kaca Gianyar ini sendiri mencapai 188 meter dengan lebar 2,2 meter dan tinggi 66 meter. Dari Jembatan Kaca ini wisatawan bisa menyaksikan pemandangan hijau kawasan sekitar serta aliran sungai yang jauh di bawah jembatan.

Daya Tarik Jembatan Kaca Bali

Glass Bridge Bali ialah objek wisata terbaru, dengan sensasi yang mampu memberikan tantangan dan uji adrenalin. Jembatan yang dibangun selama 2 tahun ini membelah Sungai Petanu, dengan pemandangan menarik di bawah dan sekitar lokasi. 

Menariknya, jembatan ini mampu menampung 500 pengunjung dalam sekali jalan. Untuk melintasi Jembatan tersebut, pengunjung diharuskan mengenakan alas kaki khusus. 

Selain untuk menarik wisatawan Asia Tenggara, jembatan kaca juga dibangun untuk menarik wisatawan mancanegara. Nah, berikut beberapa daya tarik yang ada di Glass Bridge Bali, yaitu:

1.Keindahan Sungai Petanu yang Asri

Selain membentang di dua desa, Jembatan Kaca ini juga melintasi pemandangan indah. Yaitu sebuah pemandangan dari Sungai Petanu yang berada tepat di bawah jembatan kaca. 

Sungai Petanu membentang sepanjang 46,96 kilometer di Kabupaten Gianyar Bali. Yang mengalir dari perbukitan Kintamani. Dari atas jembatan kaca Bali, wisatawan juga bisa melihat Air Terjun Tegenungan. 

Jika biasanya wisatawan menyaksikan air terjun dari bawah, lain halnya jika berada di atas jembatan. Dimana pemandangan air terjunnya dari atas membuatnya terlihat semakin unik dan menarik.

2. Ilusi Jembatan Kaca yang Retak

Keunikan lainnya dari jembatan kaca ubud ini adalah adanya ilusi jembatan yang retak pada lantainya. Sebelum melintasi jembatan, wisatawan akan diberikan alas kaki khusus. 

Kaus kaki untuk membungkus kaki Anda agar tidak terpeleset dan menggores kaca. Kemudian, wisatawan baru bisa melewati gerbang megah untuk memasuki lantai kaca.

3. Berfoto di Senja yang Fotogenik

Waktu yang cocok untuk Anda mengunjungi objek wisata ini yakni pada waktu sore hari. Saat matahari mulai redup, menggantikan langit malam. Saat itu pemandangan langit di jembatan kaca Bali akan terlihat sangat indah. 

Pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang langit yang sangat indah. Wisatawan bisa memanfaatkan gerbang di sisi barat sebagai latar belakang. Dengan adanya gerbang megah ini, pemandangan matahari terbenam akan terlihat semakin indah.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket jembatan kaca atau Glass Bridge Bali ini berbeda bagi wisatawan domestik dan mancanegara. 

Untuk wisatawan domestik harganya Rp 150.000, sedangkan untuk anak-anak Rp 75.000. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara tarifnya mencapai Rp125.000 untuk anak-anak dan Rp250.000 untuk dewasa. 

Pembelian tiket dapat dilakukan di tempat dengan menunjukkan kartu identitas. Bagi wisatawan lokal yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Bali bisa mendapatkan harga spesial Rp 50.000 untuk anak-anak dan Rp 100.000 untuk dewasa. 

Tiket yang sudah dibeli dapat ditukarkan dengan segelas es teh di mini bar yang berada tak jauh dari jembatan kaca. 

Jika Anda tertarik berkunjung ke sini, Jembatan kaca yang terkenal ini buka mulai pukul 08.00–18.00 WIT. Kedepannya, rencananya akan diperpanjang jam operasional hingga malam hari dan menambah aktivitas wisata di sana.

Menarik, bukan? Jadikan jembatan kaca Bali ini sebagai tempat wisata pada agenda liburan panjang di akhir tahun nanti. Pasti seru!

Putri Bali Rental siap menemani perjalanan anda di Bali

Hubungi Kami

081 999 533 488
081 999 533 488
putribali.rental@gmail.com
JL. Grogol Carik, Gg Naga Mas NO. 8

Pembayaran

BCA : 7705203342
A/N I Gede Juliana