
Museum Pustaka Lontar Desa Wisata Dukuh Penaban jadi destinasi wisata edukasi populer di Bali. Wisata edukasi budaya ini menyimpan banyak warisan naskah lontar kuno khas Bali.
Saat berada di museum ini, nantinya Anda akan menjumpai catatan berusia ratusan tahun yang ditulis di atas daun lontar. Sehingga, tempat ini cocok bagi Anda yang ingin mendalami wawasan seputar Bali.
Lokasi Museum Pustaka Lontar berada di Desa Adat Dukuh Penaban, Karangasem, Kec. Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali. Jika berangkat dari bandara Ngurah Rai maka butuh waktu tempuh sekitar 2 jam (81,8 km) lewat Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra.
Jam operasionalnya setiap hari mulai pukul 8 pagi – 4 sore. Sedangkan, untuk HTM Museum Pustaka Lontar tidak menetapkan tarif resmi, tetapi menggunakan sistem donasi sukarela. Donasi sukarela ini bertujuan untuk mendukung biaya perawatan naskah kuno yang ada di museum.
Tidak hanya sekedar destinasi edukasi budaya biasa, melainkan museum ini juga menyimpan berbagai daya tarik. Berikut ini berbagai daya tariknya:
Pembangunan Museum Pustaka Lontar terjadi pada 2017. Tujuan pembangunan museum ini adalah sebagai destinasi pariwisata budaya Karangasem Bali.
Selain itu, harapannya museum ini juga jadi pusat pembelajaran dan studi pengetahuan bagi pengunjungnya. Di dalam museum Anda akan menjumpai koleksi manuskrip yang ditulis langsung di atas daun lontar.
Banyak naskah kuno yang akan Anda temukan disana, sebab naskah-naskah tersebut memang sengaja dijaga dengan sangat baik untuk diwariskan ke generasi selanjutnya.
Dalam naskah-naskah kuno tersebut berisi informasi mengenai arsitektur, jenis tanaman obat, ilmu kanuragan, catatan peristiwa masa lampau, dan sebagainya.
Saat masuk ke Museum Pustaka Lontar Desa Wisata Dukuh Penaban, pengunjung akan menemukan berbagai bangunan tradisional Bali. Dengan arsitektur klasik, Anda akan menjumpai ruang koleksi, bale-bale, hingga dapur yang punya ciri khas tersendiri.
Menariknya, ketika masuk ke museum ini Anda akan merasakan pengalaman wisata ke era Bali tempo dulu. Bahkan, pengunjung juga bisa bertemu langsung dengan Jero Mangku jika ingin mendengar cerita lengkap tentang sejarah pembuatan museum ini.
Museum ini telah menyediakan fasilitas yang cukup memadai untuk menunjang kenyamanan para pengunjung. Fasilitas yang tersedia, mulai dari balai pertemuan, area parkir luas, toilet, musholla, Wifi, jungle tracking, hingga kios-kios souvenir.
Karena museum ini identik dengan tulisan kuno di atas daun lontar, tentu tidak hanya satu jenis lontar saja. Melainkan ada 5 jenis lontar yang jadi media tulisan kuno ini. Adapun klasifikasinya, yaitu:
Mengunjungi museum jadi sumber wawasan dan pengetahuan baru terkait sejarah di masa lampau. Dari beberapa museum di Bali, Pustaka Lontar jadi salah satu museum yang menyimpan berbagai sejarah kuno yang masih terjaga.
Bagi Anda yang tertarik mengunjunginya, maka bisa gunakan sewa mobil di Putri Bali Rental untuk solusi perjalanan praktis. Dengan akomodasi yang nyaman, perjalanan menuju ke Museum Pustaka Lontar Desa Wisata Dukuh Penaban jadi lebih menyenangkan.