
Bicara soal patung ikonik yang ada di Bali, kurang lengkap rasanya jika tidak menyebut Patung Satria Gatot Kaca. Hal ini karena lokasinya sering dilewati oleh orang-orang, yaitu di Jalan Raya Tuban yang sangat dekat dengan Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Tapi bukan hanya lokasinya saja yang membuat patung ini ikonik, mengingat tampilannya juga tidak kalah menarik. Ukurannya besar dan gagah, sehingga bisa dengan mudah menarik perhatian banyak orang. Itulah yang membuat patung ini semakin memesona.
Sebenarnya, ada banyak fakta menarik yang bisa Anda ulik dari Patung Satria Gatot Kaca Bali, seperti pada penjelasan berikut!
Jika Anda bertanya-tanya apa patung terbesar di Bali, sebenarnya jawabannya adalah Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK). Jadi, secara ukuran, Satria Gatot Kaca memang masih kalah. Namun, ada hal yang membuatnya terlihat tidak kalah menarik.
Hal tersebut adalah simbol yang terkandung di dalam patung, yaitu simbol kekuatan dan keberanian. Patung tersebut menggambarkan sosok Gatot Kaca dari kisah Mahabharata dan kereta perangnya saat melawan Adipati Karna di perang Baratayudha.
Gatotkaca adalah seorang ksatria yang gagah dan pemberani, sehingga banyak orang menganggapnya sebagai sosok yang kuat. Karena itu, Anda bisa belajar soal nilai-nilai kepahlawanan darinya agar menjadi orang yang lebih kuat, gagah, dan pemberani.
Karena lokasinya yang sangat dekat dengan bandara, sangat wajar jika patung ini memberikan kesan mendalam bagi orang yang baru mendarat di Bali. Terutama jika Anda pergi ke Bali dengan pesawat, patung ini bisa jadi tanda bahwa Anda sudah sampai.
Gatotkaca adalah salah satu tokoh dalam mitologi Hindu, agama mayoritas orang Bali. Jadi eksistensinya memang ikonik, sampai-sampai banyak orang yang rela berhenti dulu di Taman Satria Gatot Kaca hanya untuk foto-foto dengan patung yang satu ini.
Jika ingin melihat pemandangan yang lebih cantik, tipsnya adalah datang menjelang dan di malam hari. Hal ini karena ada panorama tambahan dari lampu-lampu di sekitar area taman.
Alasan lain kenapa patung ini jadi patung ikonik adalah karena eksistensinya yang ada sejak lama, tepatnya sejak tahun 1993. Pada saat itu pemerintah ingin membuat patung yang menggambarkan seni dan budaya khas Bali, khususnya yang terkait Hindu.
Gubernur Bali pada saat itu, yaitu Ida Bagus Oka meresmikan Satria Gatot Kaca pada bulan Oktober 1993. Patung tersebut dibuat oleh seniman lokal bernama I Wayan Winten. Selain patung ini, dia juga membuat beberapa patung ikonik lain yang ada di Bali.
Kebanyakan patungnya memang punya nuansa Hindu yang sangat kental, seperti Dewa Wisnu di Ciung Wanara dan Dewi Natha di pertigaan Semabaung di Gianyar. Bahkan dia juga membuat Patung Dewa Indra yang terletak di pertigaan Tegal Tugu Gianyar.
Meskipun punya nuansa Hindu yang sangat kental, namun uniknya di depan patung ini terdapat tiga tempat ibadah untuk tiga tempat agama. Selain pura, Anda juga bisa menemukan masjid dan gereja, melambangkan harmoni agama di Pulau Dewata.
Itulah beberapa fakta unik tentang Patung Satria Gatot Kaca yang perlu Anda ketahui. Patung ini terletak di Jalan Raya Tuban Nomor 1, Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, dan bisa Anda capai dengan mudah dengan menyewa mobil di Putri Bali Rental.