putri bali rental mobil di bali

Pulau Bali tak hanya dikenal memiliki pantai yang indah, tetapi juga mempunyai tempat pemandian air panas alami yang menarik dikunjungi. Bagi Anda yang hendak liburan ke Pulau Dewata, berikut ini ialah rekomendasi pemandian air panas di Bali yang bisa Anda pilih.

Berendam air panas sendiri diketahui bisa membuat kulit Anda mengalami detoktifikasi racun dan mengobati berbagai penyakit kulit.

Untuk itu, langsung saja ini pemandian air panas menarik yang wajib masuk list liburan Anda selama di Bali.

Rekomendasi Tempat Pemandian Air Panas di Bali

Penasaran dengan apa saja rekomendasi pemandian air panas di Bali? Ini dia objek mandi air panas yang bisa Anda kunjungi.

1. Batur Natural Hot Spring

Tempat pemandian air panas pertama yang bisa Anda coba ialah Batur Natural Hot Spring. Pemandian air panas ini berada di Toya Bungkah, Desa Pakraman Batur. Berada di wilayah Songan, Kintaman, air yang digunakan untuk mandi air panas di Bali ini berasal dari perut bumi pada Gunung Batur.

Untuk masuk ke tempat dengan suhu 50 derajat celcius ini, Anda sebagai wisatawan lokal diharuskan membayar tiket sebesar Rp 60.000. Sementara bagi Anda yang merupakan wisatawan dari luar Bali, maka Anda harus membayar Rp 100.000.

2. Banyuwedang Hot Spring Water

Pemandian air panas kota dewata ada juga yang terletak pada Desa Pejarakan, Gerokgak, Buleleng, Bali. Nama pemandian air panas tersebut adalah Banyuwedang Hot Spring Water yang bisa dikunjungi dari pukul 07.00 hingga 22.00 WITA.

Pada tempat ini terdapat banyak fasilitas menarik seperti penginapan dan tempat kuliner. Pengunjung yang akan menggunakan kolam umum akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar 1- ribu. Sementara apabila ingin kolam private maka biaya yang harus dikeluarkan ialah Rp 25 ribu.

3. Pemandian Air Panas Belulang

Rekomendasi selanjutnya ialah pemandian air panas Belulang yang berlokasi di Mangesta, Penebel, Tabanan, kota Bali. Sumber dari air panas ini didapatkan dari Pura Beji yang terbilang masih dalam kompleks yang sama dengan Pura Luhur Batu Panes.

Sumber mata air yang mengalir di Belulang ini diketahui bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit karena mengandung belerang. Untuk berkunjung ke tempat ini, Anda hanya perlu mengeluarkan budget tiket sebesar Rp 5 ribu hingga Rp 10.000.

4. Pemandian Air Panas Angseri

Selanjutnya, Anda juga bisa mencoba pemandian air panas terdekat Tabanan, Bali. Salah satunya ialah pemandian air panas Angseri yang berada di kaki Gunung Batukaru. Suhu pemandian air panas ini mencapai 46 derajat celcius.

Pada pemandian air panas Angseri ini terdapat 2 jenis kolam pemandian air panas, yaitu 1 untuk kolam dewasa dan 1 lagi untuk kolam anak. Di sini terdapat juga sebanyak 6 bilik kolam private yang bisa Anda booking lebih dulu.

Untuk tiket masuknya sangat terjangkau yakni hanya Rp 4 ribu untuk setiap pengunjung yang menggunakan kolam umum, sementara untuk kolam private harus membayar Rp 10.000 per 30 menit.

Nah, di atas merupakan daftar tempat yang bisa digunakan untuk pemandian air panas. Anda bisa memilih lokasi mana yang paling dekat dengan tempat Anda berada ataupun pemandian air panas yang biaya masuknya sesuai dengan budget Anda.

Baiklah, sampai disini saja bahasan Putri Bali Rental mengenai rekomendasi pemandian air panas di Bali. jika ke Bali jangan lupa sewa mobil di bali bersama kami banyak pilihan dan harga terjangkau. Semoga bermanfaat!

Bali terkenal dengan budayanya yang mendunia. Salah satu yang bisa Anda kunjungi jika berkunjung ke Bali adalah Pasar Ubud Bali atau sering juga disebut pasar seni Bali. Keberadaan pasar tersebut sangat penting dalam kehidupan masyarakat Bali. 

Tentang Pasar Ubud Bali

Pasar Ubud Bali terkenal sebagai pasar seni tradisional Bali. Keunikan pasar ini memuatnya banyak wisataawan, baik domestik maupun mancanegara tertarik untuk mengunjunginya saat sedang berlibur ke Bali. 

Pasar ini menjual berbagai barang-barang khas Bali, seperti baju kaos yang dihiasi sablon topeng barong Bali, cincin serta kalung perak desain khas Bali, kain pantai, cemilan khas Bali, tas rotan, lukisan, patung, dan masih banyak barang khas Bali lainnya. 

Lokasi Pasar Ubud

Bagi Anda yang ingin mengujungi pasar tradisional di Ubud, Bali ini, Anda bisa mencari alamatnya dengan mudah. Hal ini dikarenakan lokasi pasar Ubud berada di pusat pariwisata Ubud Bali, yaitu di Jalan Raya Ubud No 35, Ubud, Bali.

Waktu dan Jarak Perjalanan

Saat berlibur, tentunya Anda perlu mengetahui jarak tempuh dari satu tempat ke tempat lainnya. Informasi tersebut sangat berguna dan mempermudah Anda dalam merencanakan itinerary liburan di Bali.

Jika Anda berangkat dari Pantai Kuta menuju Pasar Ubud, maka Anda akan membutuhkan waktu tempuh kurang lebih 1 jam 30 menit. Jarak tempuh kedua tempat tersebut adalah 32 kilometer. 

Akan tetapi, jika Anda berangkat dari Pura Uluwatu, maka perjalanan akan memakan waktu sekitar 2 jam dengan jarak tempuh 58 kilomteter. Sedangkan jika dari kawasan desa Penglipuran, maka membutuhkan waktu sekitar 1 jam 10 menit dengan jarak 28 kilometer.

Dari lokasi Bali Zoo,  akan menempuh jarak 11 kilometer dengan waktu tempuh 45 menit.

Tempat Wisata di Sekitar Pasar Ubud

Lokasi dari Pasar Ubud Bali ini sangat strategis karena berada di depan istana raja Ubud yang bernama Puri Saren. Selain itu, pasar tradisional ini juga berdekatan dengan tempat wisata di Ubud yang terkenal di jalangan wisatawan.

Adapun tempat wisata Ubud Bali di sekitar pasar tradisional ini antara lain:

  1. Monkey forest Ubud
  2. Pura taman saraswatiย 
  3. Pura goa gajah
  4. Sawah terasering tegalalang Ubud
  5. Lokasi jalan-jalan bukit campuhan.

Jam Buka Pasar Ubud Bali

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke pasar tradisional ini, jam buka biasanya mulai dari jam 10.00 pagi hingga 17.00 sore. Anda tidak akan dikenakan biaya masuk untuk memasuki areal pasar seni tradisional Ubud.

Pagi hari menjadi waktu terbaik untuk mengunjungi pasar tradisional Ubud ini. Berdasarkan kepercayaan orang Bali, untuk memperlancar jualan selama satu hari, maka harus berhasil menjual barang dagangan di pagi hari, meskipun untungnya tipis.

Kerpecayaan orang Bali dalam berdagang tersebut dikenal dengan istilah โ€œPegarus Daganganโ€. Dengan demikian, jika Anda ingin berelanja di pasar ini dan ingin mendapatkan peluang menawar dengan harga murah, maka sebaiknya Anda datang ke sini di pagi hari.

Selain bisa menawar dengan harga murah, jika berkunjung di pagi hari pasar ini belum terlalu ramai, sehingga Anda bisa lebih leluasa berbelanja dan berjalan-jalan di pasar tradisional ini.

Daya Tarik dan Barang Dagangan

Barang dagangan yang dijual di pasar tradisional ini tergolong lumayan berkualitas dan harganya relatif lebih murah. Namun, untuk mendapatkan harga yang murah, Anda harus pandai menawar. 

Pada umumnya pedagang di sini mengambil langsung barang dari pengerajin rumahan. Hal inilah yang membuat harganya bisa lebih murah.

Pasar Ubud Bali atau Ubud art market bisa menjadi salah satu tempat yang perlu pembaca Putri Bali Rental kunjungi jika berlibur ke Pulau Dewata.ย Anda menginginkan sewa mobil dengan sopir kami memberikan harga terbaik sepulau Bali.

Pada dasarnya, Bali bukan hanya terkenal akan alam dan pantainya yang indah saja, namun juga karena tradisi dan budaya masyarakat sekitar yang sangat kaya. Hal ini juga berlaku untuk rumah adat khas Bali, yang sarat akan makna dan juga filosofi.

Bagi orang Bali asli, rumah bukan hanya sekadar tempat tinggal saja, sehingga mereka tidak bisa membangunnya secara sembarangan.

Ada beberapa filosofi di balik setiap bangunannya. Maka dari itu, berikut filosofi rumah adat Bali yang perlu Anda ketahui!

Bagian Rumah Adat Bali

Sebelum membangun sebuah rumah adat, terdapat tiga aspek yang perlu dipenuhi oleh masyarakat Bali. Pertama, pawongan, yang berarti saling berhubungan baik antar manusia. Lalu, ada palemahan yang artinya berhubungan baik dengan lingkungan di sekitar.

Selanjutnya, ada parahyangan, yang artinya berhubungan baik dengan Tuhan. Ketiga hal tersebut juga dikenal dengan nama Tri Hita Karana, yang juga perlu diperhatikan pada saat pembangunan sebuah rumah adat khas Bali.

Tidak jauh berbeda dengan rumah adat Jawa dan rumah adat suku-suku di daerah Indonesia lainnya, rumah adat di Bali juga memiliki filosofinya tersendiri. Maka dari itu, berikut adalah filosofi dan makna di balik rumah adat Bali yang perlu Anda ketahui!

1. Angkul-Angkul (Gerbang)

Pertama, ada rumah adat angkul-angkul yang memiliki fungsi yang mirip seperti gerbang, yaitu sebagai pintu masuk ke dalam rumah. Biasanya, di bagian dinding bangungan ini akan ada ukiran-ukiran unik yang bernilai seni dan menggambarkan budaya Bali.

2. Aling-aling (Pembatas)

Lalu, ada juga rumah adat aling-aling yang memiliki fungsi sebagai pembatas. Pada umumnya, rumah adat ini membatasi antara area angkul-angkul dan tempat tinggal. Nama "aling-aling" memiliki arti energi positif dan baik untuk keharmonisan rumah.

3. Bale Manten (Ruang Untuk Anak Perempuan yang Belum Menikah)

Kemudian, bagi keluarga yang memiliki anak perawan, mereka memiliki Bale Manten di sebelah utara bangunan utama. Bentuk rumahnya adalah persegi panjang dengan dua ruangan, yaitu bale kiri dan bale kanan untuk menjaga kesucian anak gadis mereka.

4. Bale Dauh (Tempat Tidur Anak Laki-Laki)

Jika anak perempuan memiliki Bale Manten, maka anak laki-laki memiliki kamar yang bernama Bale Dauh. Posisinya ada di sebelah barat dari bangunan utama dengan tinggi bangunan yang lebih pendek dari kamar untuk anak perempuan.

5. Bale Sepakat (Ruang Santai)

Biasanya, rumah adat khas Bali juga memiliki Bale Sepakat yang berfungsi sebagai tempat di mana seluruh anggota berkumpul dan bersantai. Dengan adanya bangunan ini, hubungan antar keluarga diharapkan akan semakin erat dan juga harmonis.

6. Bale Gede (Ruang Upacara Adat)

Pada dasarnya, budaya Bali memang erat dengan adat dan istiadat, sehingga di area rumah pun memerlukan bangunan untuk untuk melakukan upacara adat.

Nama rumah adat Bali untuk kegiatan ini adalah Bale Gede yang ada di sisi sebelah timur rumah utama.

7. Pawaregen (Dapur)

Lalu, ada juga Pawaregen yang berfungsi sebagai tempat memasak atau dapur. Biasanya, ada dua area di Pawaregen, yaitu tempat menyimpan alat masak (dapur bersih) dan tempat memasak (dapur kotor). Bangunan ini ada di selatan atau barat laut bangunan utama.

8. Pura (Tempat Ibadah)

Karena mayoritas masyarakat Bali adalah pemeluk agama Hindu, maka wajar bagi rumah adat di Bali memiliki Pura sebagai tempat beribadah anggota keluarga. Pada umumnya, Pura berada di bagian timur laut bangunan utama.

Itulah makna dan filosofi di balik rumah adat khas Bali yang perlu Anda ketahui. Semoga artikel Putri Bali Rental bisa membantu dan juga menawarkan sewa mobil lepas kunci termurah dengan berbagai pilihan mobil terbaru dan terawat.

Pada dasarnya, Bali merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki sangat banyak pesona. Di pulau ini, Anda bisa menemukan berbagai wisata alam, budaya, hingga kuliner. Misalnya seperti di Taman Dedari Bali di mana Anda bisa menikmati ketiganya.

Dari mulai wisata alam dengan kehadiran perbukitan yang indah, wisata budaya dengan hadirnya patung-patung bidadari yang mempesona, hingga wisata kuliner dengan kehadiran restoran ternama.

Maka dari itu, berikut penjelasan tentang tempat wisata Taman Dedari Ubud!

Pesona Taman Dedari

Bagi Anda yang ingin tahu bagaimana sejarah Taman Dedari, nama taman ini terinspirasi dari cerita rakyat.

Di dalam cerita tersebut, seorang pemuda bernama Resi Markandeya melihat bidadari turun ke Sungai Ayung yang lokasinya tidak jauh dari sana. Nama "Dedari" sendiri berarti "Bidadari", yang mana selaras dengan konsep "negeri dongeng" yang diusung oleh perancang taman tersebut.

Meskipun Taman Dedari baru dibuka untuk umum pada tahun 2021, namun tempat ini sangat populer di antara para wisatawan. Hal ini karena sejuta pesona yang ada di Taman Dedari Bali, dari mulai perbukitan yang luas dan asri hingga patung-patung bidadari.

Lalu, ada juga restoran yang bisa Anda kunjungi untuk melepas lapar dan dahaga selama Anda bersua foto di area taman ini.

Selain dapat merasakan budaya Bali yang kental melalui ukiran patung bidadari berukuran besar tersebut, Anda juga bisa melihat sunset. Matahari terbenam di area Taman Dedari ini memang terkenal cantik, sehingga banyak wisatawan yang ingin melihatnya langsung.

1. Harga Tiket Masuk

Salah satu pertanyaan yang paling umum ditanyakan oleh para calon wisatawan adalah, masuk Taman Dedari bayar berapa? Pada dasarnya, Anda tidak perlu khawatir mengenai tiket masuk karena Anda bisa masuk ke Taman Dedari secara gratis.

Hanya saja, Anda perlu membeli makanan atau minuman yang tersedia di restoran Taman Dedari. Harga makanan di Taman Dedari pun cukup terjangkau, yaitu mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 130 ribu. Anda pun bisa datang dari pukul 11:00 hingga pukul 22:00.

2. Fasilitas

Selain restoran, Taman Dedari Bali juga memiliki berbagai fasilitas lain yang bisa Anda gunakan ketika berwisata di sini. Dari mulai tempat bersantai atau leisure, hall untuk acara atau event tertentu, hingga beberapa fasilitas lain seperti toilet dan tempat parkir.

Kemudian, bagi Anda yang mencari akomodasi terdekat, ada juga Hotel Taman Dedari yang berlokasi di tempat yang sama dengan area taman dan juga restoran.

Hotel tersebut bernama The Royal Pita Maha Ubud, sebuah hotel mewah bintang lima di area tersebut.

3. Lokasi

Lalu, di mana lokasi Taman Dedari? Mungkin beberapa dari Anda ingin tahu dan penasaran akan hal ini.

Taman Dedari berlokasi di Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Jika dari Bandara Ngurah Rai, waktu tempuhnya yaitu sekitar 60 menit.

Namun, jika Anda sedang berada di pusat Kota Ubud, Anda hanya perlu waktu sekitar 15 menit untuk sampai ke Taman Dedari. Sayangnya, memang belum ada transportasi umum yang memadai untuk sampai ke tempat wisata populer di Bali yang satu ini.

Maka dari itu, Anda bisa menggunakan motor atau mobil pribadi atau menyewa kendaraan di sekitar Bali. Selain itu, Anda pun bisa menggunakan taksi, entah itu taksi konvensional maupun taksi atau ojek online.

Itulah beberapa informasi penting dari Putri Bali Rental yang perlu Anda ketahui tentang Taman Dedari Bali. Perjalanan liburan anda akan lebih menyenangkan jika sewa mobil lepas kunci bersama kami. Semoga bisa membantu!

Di samping mengunjungi berbagai tempat wisata menarik, Anda pun perlu mencicipi berbagai makanan tradisional khas Bali ketika liburan ke Pulau Dewata ini. Lalu sebenarnya, apa saja rekomendasi makanan di Bali yang wajib Anda coba ketika Anda liburan ke sini!

Pada dasarnya, ada beberapa makanan khas Bali yang perlu Anda coba, dari mulai makanan pembuka, makanan utama, dan juga makanan penutup.

Maka dari itu, bagi Anda yang ingin wisata kuliner di Bali, berikut adalah beberapa santapan yang bisa Anda cicipi!

Makanan Khas Bali

Tidak jauh berbeda dengan berbagai daerah lain di Indonesia, Pulau Bali memiliki beragam makanan khas yang bisa dengan mudah memanjakan lidah Anda.

Karena itu, berikut adalah beberapa rekomendasi kuliner khas Bali yang sangat wajib untuk Anda cicipi!

1. Sate Lilit

Pada dasarnya, sate lilit merupakan salah satu kuliner Bali terkenal yang akan sangat sayang jika Anda lewatkan. Karena, bukan tanpa alasan kuliner ini sangat populer, dari mulai tekstur hingga cita rasa bumbunya, sate lilit khas Bali memang juaranya.

Sate ini terbuat dari berbagai macam daging, dari mulai ayam, sapi, ikan, hingga babi. Kemudian, mereka akan mencincang daging dan mencampurnya dengan santan, lemon, lada, dan juga bawah merah. Lalu, mereka akan melilitnya di bambu dan sate pun dibakar.

2. Lawar

Selain sate lilit, bagi Anda penggemar daging cincang, lawar adalah rekomendasi makanan di Bali yang wajib Anda coba. Hanya saja, daging cincang di kuliner yang satu ini tidak dililit dengan bambu, namun daging tersebut ditumis dengan campuran bumbu.

Selain kaya akan rempah, Anda pun bisa menemukan berbagai macam jenis sayuran di dalam lawar. Lalu, ada juga campuran kelapa di dalam makanan khas Bali yang satu ini. Selain daging cincang, para penjual juga menggunakan darah untuk memasak lawar.

3. Rujak Bulung

Bagi Anda wisatawan muslim yang sedang mencari kuliner Bali halal, maka Anda perlu mencoba rujak bulung. Jika di daerah lain rujak terbuat campuran buah atau sayuran, rujak khas Bali ini menggunakan bahan utama yang berupa rumput laut.

Kuliner yang satu ini memang sangat populer sehingga Anda bisa dengan mudah menemukannya di berbagai tempat makan yang ada di Bali. Rujak ini pun memiliki khasiat baik, yaitu menyingkirkan rasa tidak nyaman di dalam mulut dan juga rasa mual.

4. Jaje Laklak

Jika Anda ingin rekomendasi makanan di Bali untuk makanan pembuka atau untuk snack, maka jaje laklak adalah salah satu pilihan yang tepat. Makanan khas Bali yang satu ini terbuat dari campuran tepung beras dan beberapa bahan lainnya.

Biasanya, kuliner yang satu ini memiliki warna putih atau hijau dengan rongga di permukaannya. Kuliner ini cocok untuk Anda santap sebagai makanan pembuka atau makanan ringan dengan ditemani oleh secangkir kopi atau teh.

5. Bubur Injin

Bagi Anda yang sedang mencari makanan yang lagi hits di Bali, salah satu santapan yang wajib Anda coba adalah bubur injin. Terutama, jika Anda ingin mencicipi makanan penutup yang manis dan juga menyegarkan, karena bubur injin adalah puding beras.

Beras yang mereka gunakan untuk membuat bubur injin adalah beras hitam dengan campuran beras ketan agar tekstur bubur tersebut lembut. Lalu, di dalamnya ada juga gula aren untuk mempermanis bubur. Di atasnya, ada juga siraman saus kelapa.

Itulah beberapa daftar rekomendasi makanan di Bali dari Putri Bali Rental yang wajib Anda coba ketika liburan ke Pulau Dewata. Jangan lupa kami juga menyediakan sewa mobil murah dengan lepas kunci, Semoga bisa membantu!

Saat berlibur di Pulau Dewata, salah satu hal yang sangat perlu Anda lakukan adalah melepas lapar dan dahaga, salah satunya di cafe yang tersebar di seluruh sudut Bali. Tidak hanya makan dan minum saja, Anda juga bisa berfoto ria di cafe Instagramable di Bali.

Karena, selain menyajikan makanan dan minuman enak, di cafe-cafe tersebut juga menyediakan spot foto cantik untuk feed Instagram.

Maka dari itu, berikut adalah beberapa cafe di Bali yang lagi hits dan Instagramable yang perlu Anda kunjungi pada saat liburan!

Daftar Cafe Hits dan Instagramable di Pulau Bali

Pada dasarnya, ada beberapa cafe aesthetic di Bali yang cocok untuk keperluan feed Instagram, berikut adalah daftarnya!

1. Revolver Espresso

Bagi Anda yang sedang mencari apa saja cafe Instagramable di Bali yang memiliki konsep vintage, maka Revolver Espresso adalah salah satu pilihan tepat yang bisa Anda kunjungi. Tempat wisata ini didominasi oleh furniture dengan bahan kayu dengan desain yang menarik.

Belum lagi, makanan yang tersedia di cafe ini adalah makanan organik dengan cara penyajian cantik dan sangat Instagram friendly.

Anda pun bisa mengunjungi cafe ini di Jalan Kayu Aya No Gang 51, Seminyak, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

2. Sea Circus Restaurant & Bar

Kemudian, ada juga Sea Circus Restaurant & Bar yang menyajikan kesan tropis yang sangat kental. Tempat ini merupakan salah satu cafe unik di Bali yang wajib Anda kunjungi.

Terutama jika Anda mencari spot, makanan, serta minuman yang bagus untuk difoto.

Di Sea Circus Restaurant & Bar, Anda akan menemukan berbagai gambar unik di dinding cafe. Anda pun bisa mengunjungi cafe ini di Jalan Kayu Aya No 22, Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung setiap hari dari pukul 07:30 hingga pukul 22:00.

3. KYND COMMUNITY

Lalu, cafe di Bali Seminyak lainnya yang sangat Instagramable adalah cafe KYND COMMUNITY. Cafe ini adalah salah satu cafe vegan, sehingga tidak heran jika Anda akan melihat banyak bunga dan tumbuhan sebagai dekorasi utama di cafe yang penuh warna ini.

Selain itu, penyajian makanan dan juga minuman di cafe ini pun sangat cantik sehingga menjadi salah satu di antara cafe Instagramable di Bali.

Anda pun bisa mengunjunginya di Jalan Petitenget No 12 Kerobokan Kelod, Seminyak, Kuta Utara, Badung.

4. Lazy Cats

Jika Anda sedang mencari cafe dengan konsep kuno namun tetap trendy, maka Lazy Cats adalah salah satu tempat terbaik untuk Anda.

Terutama, jika Anda adalah seorang vegetarian yang tempat, makanan, dan minuman yang bagus untuk keperluan feed Instagram.

Lazy Cats adalah salah satu di antara cafe Instagramable Ubud yang bisa Anda kunjungi. Anda bisa mengunjungi cafe ini di Jalan Raya Ubud No 11, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar di setiap hari pada pukul 08:00 hingga pukul 21:00.

5. Koloni

Kemudian, jika Anda menyukai cafe yang memiliki konsep asri dan penuh dengan tanaman, Anda bisa mengunjungi cafe Koloni.

Di sini, Anda bisa makan di saung unik dengan pemandangan dan spot foto yang menarik untuk keperluan feed di akun Instagram.

Anda pun bisa mengunjungi cafe ini di Jalan Raya Semat No 1 Canggu, Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Itulah beberapa cafe Instagramable di Bali yang bisa Anda kunjungi saat liburan. Semoga artikel Putri Bali Rental bisa membantu dan kami juga menawarkan sewa mobil di Bali bisa lepas kunci dan dengan driver.

Putri Bali Rental pilihan terbaik untuk sewa mobil yang aman, murah  dan terpercaya di Bali

Hubungi Kami
Sewa Mobil BaliSewa Mobil Bali
081 999 533 488
081 999 533 488
putribali.rental@gmail.com
JL. Grogol Carik, Gg Naga Mas NO. 8
Pembayaran
BCA : 7705203342
A/N I Gede Juliana
Optimized by
Jasa SEO
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram