putri bali rental mobil di bali

Mengenal Nangun Sat Kerthi Loka Bali dan Penerapannya

Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Selain tempat wisata, budaya, dan jajanan khas Bali, masih banyak hal unik lain yang hanya ada di Pulau Dewata. Salah satunya adalah Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang merupakan visi pembangunan pemerintah Bali untuk mencapai keharmonisan dan kesejahteraan.

Hanya saja, masih banyak orang yang belum tahu tentang apa itu Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta visi misinya. Karena itu, Anda bisa mempelajari semua hal tentang visi pembangunan tersebut di sini. Tidak hanya definisinya saja, tapi juga tentang penerapannya.

Definisi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Pertama-tama, Anda harus tahu dulu apa arti Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Istilah ini merujuk pada prinsip pembangunan, mengingat secara literal artinya adalah + menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya. Jadi, harus berhati-hati dalam pembangunan.

Pembangunan itu penting, namun tidak boleh melanggar keharmonisan dengan alam. Contohnya seperti pembangunan Bali Urban Subway yang berjalan lama karena harus memertimbangkan kondisi alam Bali yang sangat variatif di setiap daerah.

Tujuan menjaga keharmonisan adalah untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia. Hal ini mengingat salah satu kearifan lokal Bali yang berbunyi Tri Hita Karana, yang menjadi falsafah hidup orang bali dari generasi ke generasi.

Berdasarkan kearifan lokal khas Bali tersebut, orang Bali harus menjaga hubungan yang harmonis dengan Tuhan, manusia, dan alam. Tidak boleh hanya menjaga hubungan dengan satu komponen saja dan merupakan komponen kehidupan yang lainnya.

Selain itu, makna Nangun Sat Kerthi Loka Bali juga bertujuan untuk menjaga sakala-niskala, yaitu dua dunia yang saling berdampingan dan seimbang. Ini adalah salah satu filosofi masyarakat Hindu Bali yang bertahan hingga saat ini karena punya baik.

Harapannya, dengan visi pembangunan tersebut, masyarakat Bali bisa menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti dari Bung Karno. Harus berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Caranya dengan merencanakan program pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi. Semua program tersebut harus tetap berada di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan UUD.

Visi dan Misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dan Penerapannya

Agama, Tradisi, Adat, Seni, dan Budaya

Sebagai salah satu kearifan lokal di Bali, pemerintah berusaha untuk menerapkan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka di hampir semua bidang, termasuk:

1. Sandang Pangan, dan Papan

Penerapan Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang pertama ada di bidang sandang, pangan, dan papan, yang merupakan kebutuhan dasar manusia. Pemerintah Bali harus bisa memastikan bahwa program pembangunan bisa memenuhi ketiga jenis kebutuhan tersebut.

Selain kebutuhan dasar yang terpenuhi, kualitas sandang, pangan, dan papan juga harus baik agar bisa memenuhi kehidupan Krama Bali. Kuantitas saja tidak cukup, pemerintah juga harus memastikan jika kualitasnya sesuai dengan standar bagi masyarakat Bali.

Pada bidang ini, pemerintah juga harus memastikan kemandirian pangan di Bali agar produk tani dari Bali bisa bersaing dengan produk tani dari daerah lain. Petani pun harus bisa hidup sejahtera, sehingga pemerintah perlu meningkatkan taraf hidup mereka.

2. Kesehatan dan Pendidikan

Selain kebutuhan dasar, pemerintah Bali juga perlu mengedepankan pembangunan kesehatan dan pendidikan. Hal ini karena keduanya adalah pilar utama yang paling utama bagi masyarakat Bali. Selama akses kesehatan dan pendidikan terpenuhi, hidup bisa sejahtera.

Untuk akses kesehatan, pemerintah Bali perlu memastikan jika pelayanannya terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Akses kesehatan harus merata, adil dan berkualitas, di dukungan dengan sistem dan database riwayat kesehatan di semua kecamatan.

Hal yang sama juga berlaku untuk akses pendidikan. Pemerintah Bali harus bisa memastikan jika akses pendidikan sudah terjangkau oleh semua lapisan masyarakat secara merata, adil, dan berkualitas. Semua orang berhak melaksanakan wajib belajar 12 tahun.

Karena mayoritas masyarakat Bali beragama Hindu, maka pengembangan sistem pendidikan dasar dan pendidikan menengah pun berbasis keagamaan Hindu. Pada umumnya berbentuk Pasraman di Desa Pakraman atau Desa Adat sesuai hukum adat Bali.

3. Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan

Selanjutnya, visi dan misi Pemprov Bali juga terlihat di bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Pemerintah Bali harus bisa mengembangkan SDM (sumber daya manusia) agar bisa bersaing di dunia kerja. Kualitas SDM Bali harus selalu terjaga dengan baik.

Selain berkualitas, masyarakat juga perlu berintegritas sesuai dengan kearifan lokal Krama Bali. Hasilnya, semua tenaga kerja akan memiliki mutu yang baik, bersikap profesional saat bekerja, serta memiliki moral dan jati diri yang kokoh khas orang Bali.

Harapannya, tenaga kerja akan dikenal sebagai tenaga kerja kompeten, produktif, dan berkualitas. Karena daya saing yang tinggi, masyarakat Bali bisa membuka akses kesempatan kerja di mana-mana, entah itu secara regional, nasional, maupun internasional.

Pemerintah Bali juga berkewajiban untuk mengembangkan sistem jaminan sosial yang komprehensif dan terintegrasi. Fungsi utamanya untuk mendukung kehidupan masyarakat Bali sejak hari kelahiran, selama pertumbuhan, hingga akhir masa hidupannya.

4. Agama, Tradisi, Adat, Seni, dan Budaya

Karena Bali termasuk salah satu daerah di Indonesia yang mempertahankan tradisi dan budaya, Nangun Sat Kerthi Loka Bali juga mengatur tentangnya. Selain budaya, tradisi, adat, dan seni juga termasuk ke dalamnya agar bisa tetap bertahan dari generasi ke generasi.

Pemerintah wajib memajukan kebudayaan Bali. Caranya dengan melindungi budaya, membina generasi muda, bahkan hingga mengembangkan dan memanfaatkan nilai adat, tradisi, seni, serta budaya. Nilai agama juga perlu diterapkan, khususnya agama Hindu.

Karena itulah peran desa dan hukum adat sangat penting bagi masyarakat Bali. Pemerintah harus bisa memperkuat posisi atau kedudukan desa-desa adat tersebut, lengkap dengan tugas dan fungsinya. 

5. Pariwisata

Pariwisata

Bidang terakhir yang tidak kalah penting adalah bidang pariwisata, mengingat Bali merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia. Popularitasnya tidak hanya terbatas pada pasar domestik saja, namun juga pasar internasional di seluruh dunia.

Karena itu, pemerintah bertanggung jawab untuk meningkatkan promosi pariwisata Bali, entah itu di dalam maupun di luar negeri. Pastikan jika materi promosinya bersinergi antar kabupaten dan/atau kota di seluruh Bali. Inovasi dan kreativitas baru juga harus eksis.

Untuk memastikan para turis merasa betah saat berwisata ke Bali, pemerintah juga harus memastikan jika standarnya sudah sesuai. Caranya bisa dengan membangun dan mengembangkan pusat perekonomian baru di semua kabupaten dan kota yang ada di Bali.

Pembangunan sarana, prasarana, dan infrastruktur pendukung pun tidak kalah penting untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera tanpa melupakan kearifan lokal dan kelestarian alam. Pastinya dengan terus memperkuat industri kecil dan menengah.

Penutup

Itulah semua informasi tentang Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang merupakan visi pembangunan pemerintah Bali untuk mencapai keharmonisan dan kesejahteraan. Anda bisa berkeliling Bali dengan mobil sewaan dari Putri Bali Rental untuk melihat penerapannya.

Putri Bali Rental pilihan terbaik untuk sewa mobil yang aman, murah  dan terpercaya di Bali

Hubungi Kami
Sewa Mobil BaliSewa Mobil Bali
081 999 533 488
081 999 533 488
putribali.rental@gmail.com
JL. Grogol Carik, Gg Naga Mas NO. 8
Pembayaran
BCA : 7705203342
A/N I Gede Juliana
Optimized by
Jasa SEO
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram