
Pulau Dewata memiliki banyak pura dengan arsitektur yang mempesona. Salah satunya yaitu Pura Bukit Indrakila di Kintamani yang dijuluki sebagai Pura Kahyangan.
Pura ini terletak di dataran tinggi dengan pemandangan hijau yang menghampar. Dengan cuaca dingin yang sering berkabut, pura seakan berada di atas awan. Yuk, cek apa saja daya tarik dari Pura Indrakila.
Pura Bukit Indrakila berlokasi di Desa Dausa, Kintamani. Tempat wisata ini terkenal akan keindahan arsitektur dan suasananya yang begitu sejuk.
Maklum saja, tempatnya berada di dataran tinggi yang terletak sekitar 1300 meter di atas permukaan air laut. Jadi, suhu udara di sana memang lebih dingin daripada lokasi lain. Bahkan sering kali berkabut sehingga seperti berada di atas awan.
Menilik sejarah Pura Bukit Indrakila, pembangunan tempat ini dilakukan pada tahun 1133 hingga 1150 masehi. Pembangunan berlangsung pada masa pemerintahan Raya Jaya Sakti. Adapun tujuannya adalah sebagai tempat bertapa para raja Bali.
Nama Indrakila sendiri berasal dari Gunung Indrakila yang menjadi tempat bertama Ajura dalam kisah Mahabarata. Nama tersebut juga melambangkan Dewa Indra, dewa hujan dalam kepercayaan umat Hindu.
Pura ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat bersembahyang, tapi juga untuk bermeditasi dan menenangkan pikiran. Sampai sekarang, pura terawat dengan baik sehingga suasana menenangkannya juga masih terjaga.
Ada banyak hal menarik terkait Pura Indrakila yang perlu kamu ketahui, antara lain:
Pura Puncak Indrakila berada di atas bukit Indrakila yang namanya terinspirasi dari kisah Mahabarata. Tempat ini bahkan sering disebut sebagai replika Gunung Indrakila.
Gunung Indrakila merupakan tempat Arjuna bertapa selama mengalami pengasingan. Selama bertapa, Arjuna memohon kepada Dewa Siwa hingga ia memperoleh anugerah berupa panah sakti Pasupati.
Terdapat tiga kawasan suci dalam komplek Pura Indrakila, yaitu kawasan hyang api, payogan humintang, dan pesandekan.
Kawasan hyang api merupakan tempat bersembahyang umat Hindu. Selanjutnya, kawasan payogan humintang yang menjadi lokasi raja Bali bertapa. Kawasan suci yang ketiga bernama pesandekan.
Kawasan suci pesandekan tidak menerima pengunjung. Soalnya, hanya mereka yang sudah menjalani meditasi tingkat lanjut yang boleh masuk ke sini.
Kebanyakan pura di Bali memiliki tiga mandala. Namun, Pura Indrakila memiliki empat mandala, yakni tiga mandala biasa dan mandala khusus yang bernama Utamaning Utama Mandala.
Keunikan berikutnya yaitu adanya Lingga Yoni di Utamaning Utama Mandala. Lingga Yoni terletak di dalam Meru Betel, yakni bangunan suci yang memiliki atap tumpang tujuh.
Ulasan Pura Bukit Indrakila banyak menyebutkan tentang suasana menenangkan yang sangat pas buat healing. Selain itu, panorama asri bumi Kintamani juga sukses bikin wisatawan betah.
Untuk mencapai tempat wisata ini, kamu perlu menempuh perjalanan 2 jam lebih dari Denpasar. Sementara itu, jika berkunjung dari Jimbaran, maka waktu perjalanannya sekitar 3 jam.
Perjalanannya sendiri melalui jalur yang menanjak karena terletak di atas bukit yang berada di kawasan pegunungan. Maka wisatawan biasanya menggunakan kendaraan sewa untuk perjalanan yang lebih nyaman.
Putri Bali Rental merupakan tempat sewa mobil dengan banyak pilihan tipe dan paket sewa. Jika berencana berkunjung ke Pura Bukit Indrakila, kamu bisa pilih paket sewa dengan sopir untuk mempermudah perjalanan. Yuk, booking mobil terbaik buat liburanmu sekarang!