putri bali rental mobil di bali

Cantik Coffee Plantation jadi perkebunan kopi yang populer dan jadi incaran para turis di Bali. Di perkebunan ini jadi wisata edukasi yang akan mengenalkan wisatawan tentang kopi Luwak. Mulai dari pengenalan tanaman kopi, proses alami pencernaan biji kopi luwak, hingga pengolahannya. 

Selama di perkebunan kopi ini, wisatawan akan didampingi oleh pemandu yang akan menjelaskan semua hal tentang pembuatan kopi. Bagi Anda yang tertarik berkunjung ke tempat wisata edukasi yang satu ini, yuk simak!

Lokasi, HTM, dan Jam Operasional

Lokasi Cantik Coffee Plantation berada di Jl. Raya Kintamani Br. Temen, Manukaya, Kec. Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Jika berangkat dari Bandara Ngurah Rai, maka akan menempuh perjalanan sekitar 1 โ€“ 2 jam (58,5 km) lewat Teges - Bedulu - Tampak Siring - Istana Presiden. 

Untuk jam operasionalnya Setiap Hari mulai pukul 6 pagi โ€“ 6 sore. Sedangkan, HTM untuk masuk ke tempat ini adalah gratis, Anda hanya perlu membayar jika memesan kopi di sana. 

Yang Menarik dari Cantik Coffee Plantation 

Berkunjung ke Cantik Coffee Plantation Bali jadi pengalaman baru dan berkesan saat liburan ke Gianyar Bali. Tidak hanya bisa menikmati pemandangan alamnya saja, melainkan Anda bisa mengenal dan mendapat edukasi seputar pengolahan kopi luwak. Selain itu, terdapat hal menarik lainnya, yaitu:

1. Tempat Edukasi 

Bagi Anda yang penasaran dan ingin tahu lebih dalam seputar kopi, maka bisa datang ke Perkebunan Kopi Cantik. Di sana terdapat perkebunan kopi mini dan tanaman palawija lainnya. 

Yang paling populer dari tempat ini adalah mengenal tentang kopi luwak. Selain itu, ada juga edukasi tentang teh yang berasal dari racikan daun dan buah dengan rasa serta manfaat yang berbeda. 

2. Bisa Mencicipi Tester Kopi dan Teh Secara Langsung

Saat datang ke kebun kopi ini, wisatawan akan disambut oleh pemandu yang ramah. Pemandu tersebut akan mulai mengajak berkeliling dan menjelaskan proses pembuatan kopi secara detail. 

Bahkan, wisatawan bisa mencicipi langsung tester kopi luwak dan teh. Jika Anda menginginkan lebih, maka bisa membayar untuk mendapatkan secangkir kopi atau teh dan menikmatinya sambil melihat pemandangan sekitar. 

3. Ada Banyak Oleh-Oleh Kopi Khas Bali

Tidak hanya bisa mencicipi kopinya saja, wisatawan juga bisa belanja berbagai jenis kopi sebagai oleh-oleh. Jadi, Anda tetap bisa menikmati kenikmatan kopinya saat di rumah.

4. Punya Cabang Kebun Kopi

Jika Anda ingin merasakan sensasi yang berbeda, maka bisa datang ke Cantik Coffee Plantation 2. Kebun Kopi Cantik 2 adalah cabang dari kebun kopi Cantik utama. Yang membedakannya adalah suasana dan lokasinya.

Untuk lokasi Perkebunan Kopi Cantik 2 berada di Jl. Tegal Utu No.10, Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Anda bisa berkunjung Setiap Hari mulai dari pukul 8 pagi โ€“ 6 sore. 

Dari berbagai daya tariknya di atas, Anda bisa mempertimbangkannya sebelum memutuskan berkunjung ke sana. Tapi bagi Anda yang merupakan pecinta kopi, maka harus sesekali datang berkunjung dan mencicipi kopi luwak secara langsung dari pusat pengolahannya.

Penutup

Perkebunan Kopi di Bali jadi wisata edukasi sekaligus tempat bersantai sambil menikmati kopi khas Bali. Dengan view alam hijau di sekelilingnya, Anda bisa sekaligus eksplor kawasan perkebunan kopi dan mengabadikan beberapa spot sebagai kenang-kenangan.

Bagi Anda yang penasaran dan baru pertama kali akan pergi ke sana, maka bisa gunakan sewa mobil. Sewa mobil yang recomended untuk mengantarkan Anda ke Cantik Coffee Plantation adalah Putri Bali Rental.

Bas De Atayana merupakan wisata perkebunan kopi yang belakangan ini sedang ramai dikunjungi oleh wisatawan. Di tempat ini, wisatawan bisa melihat proses penanaman, pengolahan, hingga mencicipi citarasa kopi yang memiliki aroma dan rasa yang khas. 

Di Bali, memang banyak perkebunan kopi yang bisa Anda kunjungi. Tapi kali ini akan membahas lebih detail tentang perkebunan kopi Bas De Atayana Bali. Yuk, simak!

Lokasi, HTM, dan Jam Operasional

Lokasi Bas De Atayana berada di Jalan Raya Jurusan Tampaksiring โ€“ Kintamani Br. Sribatu, Penglumbaran, Kec. Susut, Kabupaten Bangli, Bali. Jika Anda berangkat dari Bandara Ngurah Rai, maka harus menempuh perjalanan sekitar 1 โ€“ 2 jam (64,4 km) lewat Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra.

Untuk jam bukanya Setiap Hari mulai pukul 9 pagi โ€“ 7 malam. Sedangkan, untuk HTM-nya adalah gratis, tapi Anda akan membayar untuk jenis kopi yang dipesan. 

Yang Menarik dari Bas De Atayana

Bas De Atayana atau terkenal dengan nama I Love BAS adalah perkebunan kopi terkenal di Tampaksiring Bali. Selama di perkebunan kopi ini Anda akan mendapatkan banyak sekali pengalaman dan hal baru, seperti:

1. Mempelajari Tentang Kopi

Sebagai agrowisata perkebunan kopi, I Love BAS bisa jadi tempat Anda belajar lebih dalam seputar kopi. Dalam hal ini, Anda bisa belajar mulai dari memetik, memfermentasi, mengeringkan, hingga memanggang biji kopi. 

Selain itu, Anda juga bisa melihat bagaimana metode penyeduhan tradisional dan modern untuk menghasilkan citarasa kopi yang nikmat. 

2. Mencicipi Berbagai Jenis Kopi

Tidak hanya bisa belajar tentang kopi saja, wisatawan juga bisa mencicipi langsung berbagai jenis kopi yang tersedia. Mulai dari kopi Arabica, Robusta, hingga Kopi Luwak Bali. Cicipi setiap rasa kopinya dan bandingkan rasa dan aroma dari setiap biji kopi dan gaya penyeduhannya. 

Dengan begitu, Anda bisa tahu jenis kopi manakah yang punya citarasa kuat serta gaya penyeduhan mana yang ideal. Selain kopi, ada juga coklat atau camilan khas Bali yang bisa Anda cicipi selama di sana. 

3. Menikmati Pemandangan Alam Kebun Kopi

Melihat dari ulasan Bas De Atayana, tempatnya menyuguhkan pemandangan yang indah dan memanjakan mata. Mengingat sebagian besar kebon kopi berada di perbukitan, membuat pemandangan hingga suasana alamnya yang sejuk dan menenangkan.

Anda bisa ngopi santai menikmati suasana alam selama berada di perkebunan kopi yang satu ini. Bagi pecinta kopi, tempat ini juga jadi opsi refreshing terbaik selama di Bali. 

4. Mendukung Budaya Lokal

Ketika Anda meramaikan perkebunan kopi ini, maka turut serta dalam mendukung budaya lokal. Sebab, kebanyakan bisnis ini dikelola dan dijalankan oleh petani dan masyarakat setempat. 

Jadi secara tidak langsung Anda ikut membantu masyarakat setempat dalam melestarikan budaya lokal yang diturunkan dari generasi ke generasi. 

Dari berbagai hal menari di atas, Anda bisa jadikan perkebunan kopi ini jadi opsi liburan Anda saat di Bali. Anda juga bisa datang kesana hanya untuk nongkrong sambil menikmati kopi dengan view alam. 

Penutup

Bali memang memiliki banyak sekali opsi destinasi wisata yang bisa Anda eksplor. Selain pantai, air terjun, pura, taman safari, dan gunung, Anda juga bisa sesekali mencoba berkunjung ke perkebunan kopi.

Di sana Anda akan mendapatkan banyak sekali hal baru dan bisa langsung mencicipi kopi luwak khas Bali. Berlokasi di Kabupaten Bangli, Anda bisa berkunjung ke Bas De Atayana dengan menggunakan sewa mobil di Putri Bali Rental.

Tidak ada habis-habisnya jika membahas mengenai tempat wisata alam yang menarik di Bali. Selain pantai dan daerah pegunungan, Bali juga memiliki wisata perkebunan, salah satunya Agrowisata Abian Salak yang mulai menarik perhatian para pelancong. 

Tempat ini sangat unik karena pengunjung bisa melihat langsung perkebunan salak, yang sangat jarang ditemui di Bali. Bukan hanya itu, Anda juga bisa belajar bagaimana cara menanam salak, sampai menikmati buah salak langsung. 

Lokasi Agrowisata Abian Salak Bali

Agrowisata salak ini berada di kawasan yang mudah dijangkau meskipun dengan ojek online di Bali, yakni di Karangasem. Tempat ini berada di Jalan Raya Duda Timur, tepatnya berada di Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem.

Jika Anda berangkat dari arah Denpasar, Anda perlu menempuh waktu sekitar 1 sampai dengan 2 jam tergantung kondisi lalu lintas. Kondisi jalan sudah cukup baik untuk kendaraan, banyak juga wisatawan sambil mengunjungi lokasi wisata lain di Karangasem. 

Keunikan yang Ada di Agrowisata Abian Salak Bali

Agrowisata Abian Salak merupakan salah satu hidden gem Bali, yang cocok dijadikan sebagai lokasi wisata bersama keluarga. Tempat ini memiliki banyak keunikan yang menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan, sebagai berikut!

1. Melihat Kebun Salak yang Luas

Agrowisata ini menghadirkan hamparan kebun salak yang tertata rapid an sangat luas sekali. Kurang lebih terdapat 12 jenis salak, dan salah satunya merupakan varietas khas dari Desa Sibetan. 

Pepohonan salak tumbuh subur, sehingga suasana sangat sejuk dan nyaman untuk bersantai. Banyak sekali pengunjung yang memanfaatkan area perkebunan ini untuk piknik atau sekedar menikmati udara segar. Suasana alami inilah yang membuat agrowisata salak semakin banyak dilirik. 

2. Mempelajari Budidaya Salak

Sesuai dengan namanya, agrowisata adalah lokasi wisata yang memiliki kegiatan bertani atau berkebun. Di sini, Anda bisa melihat langsung kebun salak seluas 1 hektare dan mempelajari proses budidayanya. 

Pihak pengelola akan menjelaskan bagaimana cara menanam dan merawatnya agar tetap produktif. Anda juga akan belajar cara memanen salak yang baik dan benar di sini.

3. Mencicipi Berbagai Olahan Salak

Salah satu keunikan utama yang ada di agrowisata salak Sibetan, yakni Anda bisa memetik dan mencicipi salaknya langsung dari pohon. Dan, Anda juga bisa melihat berbagai macam menu olahan dari buah salak. 

Mulai dari olahan daging buah salak, biji, sampai dengan kulit salaknya bisa diolah menjadi aneka hidangan. Misalnya, biji salah bisa berubah menjadi kopi, buahnya bisa menjadi keripik, dan kulitnya bisa menjadi teh. 

4. Menikmati Suasana Pedesaan yang Menenangkan

Agrowisata Salak Sibetan berada di daerah pedesaan yang menawarkan suasana desa di Bali yang masih sangat alami. Area sekitar agrowisata dipenuhi dengan pepohonan hijau, area sawah, sehingga udaranya sangat bersih dan sejuk. 

Tidak sedikit para pelancong datang untuk menikmati suasana tenang dan menghindar dari hiruk-pikuk kota. Kondisi lingkungan yang alami membuat destinasi wisata ini sangat nyaman dan cocok untuk healing.ย 

5. Banyak Spot Foto yang Ciamik

Karena agrowisata ini berada di kawasan pedesaan, banyak sekali spot foto dengan latar belakang hijau yang ciamik! Tidak heran jika banyak pelancong yang datang untuk mengambil foto bertema alam atau tema piknik.

Penutup

Menghadirkan pengalaman berwisata yang sederhana tapi sangat menenangkan, Agrowisata Abian Salak cocok jadi pilihan liburan Anda. Karena lokasinya yang berada di Karangasem, jangan lupa untuk menyewa mobil dari Putri Rental Bali!

Pasar Tukad Eling jadi pasar tradisional yang cukup terkenal di Bali. Di pasar ini menjual berbagai kebutuhan rumah tangga yang lengkap dengan harga terjangkau. Mulai dari makanan, pakaian, aneka peralatan, perabotan, hingga kebutuhan untuk upacara umat Hindu. 

Meski berada di kampung, tetapi pasar ini sangat ramai dan cukup besar. Sehingga masyarakat lokal maupun turis bisa menemukan semua kebutuhannya di pasar ini, mulai dari kebutuhan sehari-hari maupun oleh-oleh. 

Seputar Pasar Tukad Eling

Pasar Tukad Eling adalah pasar tradisional di Tianyar Bali yang jadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Pasar ini termasuk pusat perdagangan besar di tengah desa untuk memenuhi semua kebutuhan pokok masyarakat setempat, terutama warga di wilayah pesisir utara Karangasem. 

Selain jadi pusat untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat setempat, pasar ini juga jadi incaran para turis dan wisatawan yang ingin berbelanja oleh-oleh tradisional

Di pasar ini, Anda bisa memilih oleh-oleh berbagai macam produk, makanan, dan barang-barang khas Bali lainnya. Jika dibandingkan dengan toko pusat oleh-oleh mewah, pasar tradisional ini juga tak kalah lengkapnya. 

Lokasi dan Jam Operasional

Lokasi Pasar Tukad Eling berada di Desa Tianyar, Kec. Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali. Jika berangkat dari Bandara Ngurah Rai harus menempuh perjalanan sekitar 2 โ€“ 3 jam (92,8 km) lewat Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra. Sedangkan, untuk jam operasional pasar ini adalah Setiap Hari mulai pukul 6 pagi โ€“ 12 siang.

Cari Oleh-Oleh Murah di Pasar Tukad Eling

Liburan ke Bali kurang lengkap rasanya jika belum membeli oleh-oleh sebagai buah tangan. Dari sekian banyak pusat oleh-oleh mewah di Bali, pasar tradisional juga tak luput dari perhatian para turis dan wisatawan.

Selain menyediakan aneka oleh-oleh yang beragam, di pasar ini juga menawarkan harga yang lebih terjangkau. Tapi bagi Anda pendatang baru, ada beberapa tips agar mendapat harga murah saat berbelanja di pasar tradisional. Ini tipsnya:

1. Tawar Setengah Harga

Jika Anda ingin borong oleh-oleh di pasar tradisional ini, jangan sungkan untuk menawar setengah harga. Sebab, biasanya pedagang akan menjual dengan keuntungan yang berkali-kali lipat ke wisatawan bahkan turis. 

Jadi, coba untuk menawar setengah harga dulu, dan ketika pedagang meminta untuk dinaikkan, maka bisa naikkan harga tersebut. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah daripada harga awal. 

2. Ajak Orang Lokal

Sebagai turis atau wisatawan, untuk mendapatkan harga murah saat berbelanja di pasar tradisional adalah dengan mengajak orang lokal. Ketika ada bantuan warga lokal untuk menawar harganya, maka pedagang juga akan memberikan harga yang wajar dan tidak terlalu mahal.

3. Beli dalam Jumlah Banyak

Membeli oleh-oleh dalam jumlah banyak sekaligus bisa mendapatkan potongan harga yang lebih murah. Jadi jika Anda berencana untuk memborong banyak oleh-oleh dan bervariasi, maka bisa datang ke pasar tradisional Tukad Eling. 

Penutup

Pasar tradisional jadi pusat perdagangan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat setempat. Selain itu, pasar ini juga jadi tempat belanja oleh-oleh khas Bali bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. 

Hanya beroperasi mulai pukul 6 pagi โ€“ 12 siang menjadikan pasar ini selalu ramai setiap harinya. Bagi Anda yang ingin mengunjungi pasar ini, maka bisa gunakan sewa mobil di Putri Bali Rental.ย 

Jadi rekomendasi tempat sewa mobil terpercaya dengan harga yang masih terbilang murah, menjadikan Putri Bali Rental sebagai solusi transportasi untuk mengantarkan Anda ke Pasar Tukad Eling.

Bali bukan hanya terkenal dengan pantainya yang sangat indah, tetapi juga memiliki banyak sekali pura dengan nilai sejarah yang tinggi. Salah satu tempat yang menarik mata para pelancong, yakni Pura Kawitan Kayu Selem. 

Pura ini bukan hanya menawarkan keindahan arsitektur khas Bali, tapi juga suasana yang sangat sakral. Tidak hanya itu, pura ini memiliki sejarah yang panjang dan sampai kini menjadi tempat tinggi bagi masyarakat Bali!

Sejarah Pura Kawitan Pasek Kayu Selem

Pura Kawitan adalah tempat pemujaan para umat Hindu yang memiliki ikatan atau garis keturunan. Jadi, Pura Pasek Kayu Selem menjadi tempat penting untuk bersembahyang sekaligus menghormati para leluhurnya.ย 

Tapi tahu kah Anda? Pura ini memiliki sejarah yang cukup panjang. Berawal dari kisah perjalanan Mpu Semeru ke Bali seorang diri untuk menghadap ke Bhatara Hyang Putrajaya. Kemudian, pura ini dibangun pada abad ke-16 dengan arsitekturnya yang menawan.

Kayu Selem memiliki arti kedamaian, dan sesuai dengan fungsinya sebagai pusat spiritual atau tempat sembahyang bagi umat Hindu. Sebagian masyarakat percaya nama tersebut berkaitan dengan pohon atau kawasan sakral yang dulu jadi temapt sembahyang. 

Kini Menjadi Pusat Tradisi Umat Hindu di Bali

Keberadaan pura ini tetap dihormati dan tetap dijaga kemurniannya hingga sekarang. Seiring dengan berkembangnya zaman, Pura Kawitan Kayu Selem menjadi tempat upacara keagamaan. Fungsi dari Pura Kawitannya juga masih terjaga hingga saat ini.

Pura ini berada di Kintamani, Pura Kayu Selem juga menjagi simbol identitas budaya masyarakat sekitar oleh para pelancong. Tiap tahunnya, ada ritual yang bertujuan untuk menghormati para leluhur.

Daya Tarik Pura Kawitan Kayu Selem

Masyarakat sekitar Kawitan Pasek Kayu Selem senantiasa menjaga keberfungsian pura dan mempertahankan tradisi di dalamnya. Karena itu, tidak heran banyak pelancong kerap berdatangan di pura ini karena beberapa daya tariknya berikut ini!

1. Keindahan Arsitektur Khas Bali

Pura Kayu Selem sangat terkenal dengan keindahan arsitektur tradisional khas Balinya yang sangat indah. Ornamen-ornamen di bagunan ini memperlihatkan bagaimana detailnya dan sangat kuat kesenian Bali. 

Banyak pelancong yang datang untuk berfoto atau sekedar melihat indahnya bangunan sakral milik umat Hindu ini. Terlebih lagi daerah sekitar pura masih penuh dengan pepohonan rindang, membuat udara di sana jadi lebih sejuk.

2. Memiliki Suasana Spiritual yang Kuat

Banyak sekali umat Hindu selain yang memiliki garis keturunan, datang untuk berdoa dan mencari ketenangan batin. Para wisatawan juga tertarik untuk melihat langsung kehidupan spiritual masyarkaat sekitar dalam menjaga tradisi hingga sekarang.

Terlebih lagi di beberapa kesempatan, Anda bisa melihat beberapa tradisi adat tahunan yang diselenggarakan di sini. Di sana Anda bisa melihat bagaimana khidmatnya para umat Hindu sedang melakukan ritual persembahan dan beribadah. 

3. Upacara dan Tradisi Adat Khas Bali

Pura Pasek Kayu Selem kini menjadi pusat penyelenggaraan kegiatan spiritual yang melibatkan masyarakat sekitar. Salah satu upacara adat yang paling banyak diminati para pelancong, yakni Upacara Karya Agung.

Momen tersebut menjadi daya tarik tersendiri, para pelancong bisa melihat langsung bagaimana umat Hindu berpakaian. Tidak hanya itu, Anda bisa memahami proses sembahyang, dan apa saja persembahan yang dihadirkan. 

Penutup

Pura Kawitan Kayu Selem bukan hanya menawarkan ornamen pura yang kuat, tapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang menarik. Bagi Anda yang ingin mengenal lebih jauh sisi spiritual umat Hindu di Bali, jangan lupa gunakan sewa mobil dari Putri Rental Bali.

Pulau Dewata memiliki banyak pura dengan arsitektur yang mempesona. Salah satunya yaitu Pura Bukit Indrakila di Kintamani yang dijuluki sebagai Pura Kahyangan.

Pura ini terletak di dataran tinggi dengan pemandangan hijau yang menghampar. Dengan cuaca dingin yang sering berkabut, pura seakan berada di atas awan. Yuk, cek apa saja daya tarik dari Pura Indrakila.

Mengenal Pura Bukit Indrakila

Pura Bukit Indrakila berlokasi di Desa Dausa, Kintamani. Tempat wisata ini terkenal akan keindahan arsitektur dan suasananya yang begitu sejuk.

Maklum saja, tempatnya berada di dataran tinggi yang terletak sekitar 1300 meter di atas permukaan air laut. Jadi, suhu udara di sana memang lebih dingin daripada lokasi lain. Bahkan sering kali berkabut sehingga seperti berada di atas awan.

Menilik sejarah Pura Bukit Indrakila, pembangunan tempat ini dilakukan pada tahun 1133 hingga 1150 masehi. Pembangunan berlangsung pada masa pemerintahan Raya Jaya Sakti. Adapun tujuannya adalah sebagai tempat bertapa para raja Bali.

Nama Indrakila sendiri berasal dari Gunung Indrakila yang menjadi tempat bertama Ajura dalam kisah Mahabarata. Nama tersebut juga melambangkan Dewa Indra, dewa hujan dalam kepercayaan umat Hindu.

Pura ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat bersembahyang, tapi juga untuk bermeditasi dan menenangkan pikiran. Sampai sekarang, pura terawat dengan baik sehingga suasana menenangkannya juga masih terjaga.

Daya Tarik Pura Bukit Indrakila

Ada banyak hal menarik terkait Pura Indrakila yang perlu kamu ketahui, antara lain:

1. Berkaitan dengan Kisah Mahabarata

Pura Puncak Indrakila berada di atas bukit Indrakila yang namanya terinspirasi dari kisah Mahabarata. Tempat ini bahkan sering disebut sebagai replika Gunung Indrakila.

Gunung Indrakila merupakan tempat Arjuna bertapa selama mengalami pengasingan. Selama bertapa, Arjuna memohon kepada Dewa Siwa hingga ia memperoleh anugerah berupa panah sakti Pasupati.

2. Memiliki Tiga Kawasan Suci

Terdapat tiga kawasan suci dalam komplek Pura Indrakila, yaitu kawasan hyang api, payogan humintang, dan pesandekan.

Kawasan hyang api merupakan tempat bersembahyang umat Hindu. Selanjutnya, kawasan payogan humintang yang menjadi lokasi raja Bali bertapa. Kawasan suci yang ketiga bernama pesandekan.

Kawasan suci pesandekan tidak menerima pengunjung. Soalnya, hanya mereka yang sudah menjalani meditasi tingkat lanjut yang boleh masuk ke sini.

3. Memiliki Empat Mandala

Kebanyakan pura di Bali memiliki tiga mandala. Namun, Pura Indrakila memiliki empat mandala, yakni tiga mandala biasa dan mandala khusus yang bernama Utamaning Utama Mandala.

4. Terdapat Lingga Yoni

Keunikan berikutnya yaitu adanya Lingga Yoni di Utamaning Utama Mandala. Lingga Yoni terletak di dalam Meru Betel, yakni bangunan suci yang memiliki atap tumpang tujuh.

Cara Berkunjung ke Pura Indrakila

Ulasan Pura Bukit Indrakila banyak menyebutkan tentang suasana menenangkan yang sangat pas buat healing. Selain itu, panorama asri bumi Kintamani juga sukses bikin wisatawan betah. 

Untuk mencapai tempat wisata ini, kamu perlu menempuh perjalanan 2 jam lebih dari Denpasar. Sementara itu, jika berkunjung dari Jimbaran, maka waktu perjalanannya sekitar 3 jam.

Perjalanannya sendiri melalui jalur yang menanjak karena terletak di atas bukit yang berada di kawasan pegunungan. Maka wisatawan biasanya menggunakan kendaraan sewa untuk perjalanan yang lebih nyaman.

Tempat Sewa Mobil Bali Terlengkap

Putri Bali Rental merupakan tempat sewa mobil dengan banyak pilihan tipe dan paket sewa. Jika berencana berkunjung ke Pura Bukit Indrakila, kamu bisa pilih paket sewa dengan sopir untuk mempermudah perjalanan. Yuk, booking mobil terbaik buat liburanmu sekarang!

Putri Bali Rental pilihan terbaik untuk sewa mobil yang aman, murah  dan terpercaya di Bali

Hubungi Kami
Sewa Mobil BaliSewa Mobil Bali
081 999 533 488
081 999 533 488
putribali.rental@gmail.com
JL. Grogol Carik, Gg Naga Mas NO. 8
Pembayaran
BCA : 7705203342
A/N I Gede Juliana
Optimized by
Jasa SEO
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram