Jika Anda berencana berlibur ke Danau Batur di Bali sebaiknya Anda membaca kisah legenda danau Batur berikut ini. Pasalnya selain penuh pesan moral, cerita rakyat Bali juga membantu Anda mengenal lokasi yang Anda kunjungi. Ini kisah singkatnya.
Cerita rakyat legenda Danau Batur bermula dari sepasang suami istri sederhana yang belum mempunyai anak. Mereka berdoa kepada Tuhani agar bisa memiliki anak. Doa mereka dijawab dengan lahirnya bayi lelaki yang lucu.
Namun, ia tumbuh secara luar biasa karena memiliki nafsu makannya luar biasa besar. Semakin hari ia tumbuh semakin besar, jatah makannya juga semakin banyak. Hal ini membuat orang tuanya kewalahan.
Karena ia tumbuh menjadi raksasa maka ia membutuhkan makanan berkali-kali lipat lebih banyak. Warga desa bekerja sama membantu memberi makan anak yang diberi nama Kebo Iwa tersebut. Kebo Iwa sendiri artinya paman kerbau.
Walaupun Kebo Iwa menghabiskan banyak makanan, tetapi ia memiliki sifat yang baik. Ia sangat rajin dalam membantu warga membangun rumah, pura maupun pekerjaan lainnya. Alhasil, warga merasa terbantu dengan kehadirannya.
Namun, Kebo Iwa juga memiliki sifat buruk yang membuat warga desa resah. Setiap kali lapar dan warga tidak menyediakan makanan maka ia akan marah. Parahnya, ia akan menghancurkan apapun yang ada di depannya. Alhasil, banyak bangunan hancur ketika ia marah.
Tidak ada masalah dengan memberi makan Kebo iwa ketika keadaan baik dan panen warga lancar. Namun, warga mulai merasa kuatir karena masa paceklik dan kekeringan yang melanda desa. Panen dan persediaan makanan pun mulai menipis.
Legenda di Indonesia mengenai asal usul danau Batur ini mulai memunculkan masalah serius ketika terjadi paceklik. Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan hasil panen warga menurun drastis. Persediaan makanan untuk warga desa dan keluarganya juga berkurang.
Mereka kuatir dan takut karena tidak mampu menyediakan makanan untuk Kebo Iwa. Ketakutan itu terbukti ketika suatu hari Kebo Iwa datang untuk meminta makanan. Tentu saja mereka tidak memiliki makanan untuk diberikan kepadanya karena jatah mereka dan keluarga pun menipis.
Kebo Iwa marah besar dan menghancurkan apa saja yang ia temui, termasuk pemukiman warga dan tempat ibadah. Ia bahkan memakan ternak peliharaan warga karena rasa lapar yang tak terhingga. Warga yang ketakutan lalu melarikan diri ke desa tetangga agar aman.
Mamun Kebo Iwa tetap mengejar mereka hingga ke desa tetangga tersebut. Alhasil, desa tersebut juga menjadi korban amukan si raksasa bernama Kebo iwa. Cerita rakyat Bali singkat ini menjadi seru karena warga geram dan marah terhadap perilaku Kebo iwa.
Warga yang geram mulai bersatu dan menyusun rencana untuk menyingkirkan sang raksasa. Mereka berupaya mengumpulkan makanan sebanyak mungkin sebagai umpan untuk menjebak Kebo Iwa. Mereka lalu meminta si raksasa untuk membantu membangun kembali bangunan yang sebelumnya dia rusak
Kebo Iwa langsung setuju karena mendapat iming-iming makanan. Warga lalu memintanya untuk membuat sumur yang besar untuk mereka. Ia menggali sangat dalam sehingga tanah galiannya menjadi gundukan yang sangat besar. Sementara itu warga mengumpulkan batu kapur sebanyak-banyaknya.
Ketika Kebo Iwa tertidur di lubang sumur buatannya karena kelelahan dan kekenyangan. Warga menimbunnya dengan batu kapur yang kemudian bercampur dengan air dari lubang tersebut. Kebo Iwa tenggelam di dalamnya namun air terus mengalir hingga membanjiri desa di sekitarnya.
Itulah legenda danau Batur singkat dimana genangan air tersebut menjadi Danau Batur. Sedangkan gundukan tanah hasil galian Kebo iwa menjadi Gunung Batur. Pesan moral dari cerita ini adalah kegigihan dan kerjasama bisa mengalahkan masalah besar yang sedang dihadapi.
Dari sosok Kebo iwa kita juga bisa belajar bahwa dibalik kekurangan dan sifat buruk seseorang, ia tetap memiliki sifat positif. Semoga kisah legenda danau Batur di atas dapat menginspirasi Anda. Untuk bisa mengunjungi tempat ini, Anda bisa menyewa mobil yang ada di bali. Harga sewa mobil di Bali pun bervariasi. Anda bisa memilihnya sesuai dengan budget yang dimiliki.ย
Antusias warga dan para wisatawan atas digelarnya festival Tanah Lot menjadikan para penyelenggara semakin giat untuk terus mengembangkan dan mengadakan festival untuk setiap tahunnya.
Festival tersebut terbuka untuk masyarakat bali dan umum termasuk para wisatawan. Karena dengan diadakannya festival tersebut, sama saja mengenalkan budaya Bali ke masyarakat dan para wisatawan lokal maupun asing. Inilah beberapa momen yang berkaitan dengan festival.
Biasanya pada pembukaan festival, jadwal acara yang diselenggarakan adalah Parade Gebogan. Parade ini memiliki nilai yang berkaitan langsung dengan art and food festival. Karena memperkenalkan berbagai hasil bumi yang disusun dengan kandungan nilai seni.
Beberapa hasil bumi sebagai simbol kekayaan alam disusun sedemikian rupa hingga menyerupai setengah tabung. Kemudian pada bagian atas di beri hiasan layaknya penari Bali lengkap dengan hiasan kepalanya. Sedangkan pada bagian bawah, diberi janur yang merumbai.
Food and culture festival di Tanah Lot ini tidak hanya diikuti oleh masyarakat Bali saja. Akan tetapi setiap pengunjung yang hadir diperbolehkan ikut serta seperti menari tarian Bali dan berbagai rangkaian acara lainnya.
Hal tersebut tentu mampu memberikan nilai tambah pada Budaya Bali. Dimana budaya Bali bisa diikuti oleh siapa saja. Sekaligus memperkenalkan budaya Bali di kancah internasional.
Bali merupakan wilayah yang sangat terkenal dengan kesenian dan adat istiadatnya yang kental. Masyarakat Bali selalu antusias untuk memperkenalkan seni daerah ke seluruh wisatawan. Penampilan art and culture Bali tentu menjadikan nilai seni di Bali makin dikenal.
Seperti halnya penampilan tari Topeng Barong. Tari tersebut tidak hanya sekedar kesenian tari saja. Akan tetapi terdapat makna tersendiri. Tarian tersebut berkaitan dengan tradisi Ngelawang dan juga penampilannya hampir sama dengan hewan Babi.
Bali merupakan daerah yang dikenal dengan keberagaman masakan nusantaranya. Masakan Bali dikenal dengan jenis masakan yang diolah menggunakan banyak rempah pilihan. Sehingga rasa masakannya sangat tajam tapi nikmat.
Pada saat festival, para chef akan menyuguhkan hidangan khusus yang menjadi kebanggaan masyarakat Bali. Hidangan tersebut dibuat sebanyak mungkin. Agar seluruh pengunjung bisa menikmati makanan khas Bali
Antusias pengunjung dalam menyambut makanan khas Bali ini memang patut di acungi jempol. Pada saat festival ini terselenggara, para pengunjung rela mengantri berjam-jam untuk dapat mencicipi makanan khas Bali yang disediakan.
Harga tiket masuk ke Tanah Lot bervariasi. Hal tersebut ditentukan oleh usia dan wisatawan yang berkunjung. Misalkan saja untuk wisatawan asing, dikenakan biaya 60 ribu untuk dewasa. Sedangkan untuk anak-anak sebesar 30 ribu.
Jika yang berkunjung adalah warga lokal, maka cukup membayar biaya sebesar 20 ribu saja untuk orang dewasa. Sedangkan untuk anak-anak, biaya yang dikenakan sebesar 15 ribu saja untuk setiap kunjungan. Harga yang cukup terjangkau untuk menikmati seni yang mahal.
Tanah Lot memang destinasi yang super lengkap. Mulai dari keberagaman budaya hingga makanannya. Anda bisa mengikuti berbagai kegiatan festival yang diselenggarakan di Tanah Lot. Tidak lupa untuk mencicipi hidangan yang disajikan pula.
Festival Tanah Lot merupakan ajang terbaik untuk memperkenalkan makanan dan budaya nusantara khas Bali kepada wisatawan. Hal tersebut merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bali. Serta bisa mengangkat standar budaya warga Indonesia. Jadi sekarang ketika kamu ke Bali jangan lupa untuk mencari rental mobil di Bali melalui website Putri Bali Rental.
Siapa yang tidak mengerti Bali? Provinsi dengan keindahan alam yang menakjubkan juga menyimpan sejuta rahasia gaib dan mistis. Setiap destinasi wisata di Bali tidak terlepas dari peran budaya dan nenek moyang. Seperti halnya ular suci tanah lot.
Ular tersebut digadang-gadang telah menjadi bagian dari keberadaan tanah lot. Memiliki energi spiritual yang diyakini sebagian besar orang turut menunggu kelestarian dari tanah lot. Bagi yang masih merasa asing dengan ular ini, berikut beberapa hal terkait ular suci di tanah lot.
Tanah Lot memang akrab dengan legenda mistis di tengah-tengah masyarakat Hindu. Tanah lot sendiri memiliki sosok ular yang diyakini sebagai penjaga dan pemelihara di tanah lot. ular tersebut mendiami sebuah goa yang ada di sebelah pura.
Sejarah ular suci Tanah lot ini menurut sebagian kepercayaan masyarakat Bali berasal dari selendang sang pendiri Tanah Lot yang bereinkarnasi. Meskipun hanya sebatas selendang, tetapi selendang tersebut memiliki kekuatan spiritual yang tinggi.
Populasi ular suci ini sudah ada sejak jaman dahulu. Umur ular suci tersebut sebenarnya sama seperti ular pada umumnya, tetapi mereka selalu bereproduksi sehingga jumlah mereka tetap sama dan tidak punah.
Memiliki warna hitam putih menyebabkan ular ini dinamakan ular poleng. Sebenarnya banyak sekali fakta menarik mengenai ular poleng ini. Berikut beberapa fakta menarik mengenai ular yang disucikan di area tanah Lot.
Ular poleng ini terkenal dengan bisanya yang mematikan. Bahkan ada yang mengatakan, bisa ular ini lebih tajam dan mematikan dibandingkan ular kobra. Kendati demikian, ular suci yang berada di Tanah Lot ini tidak menyerang manusia alias jinak,
Ular merupakan satwa liar yang umumnya interaksinya harus diawasi oleh ahlinya. Ular suci yang ada di goa Tanah Lot ini sudah dibilang jinak dan ramah dengan manusia. Akan tetapi, agar tidak terjadi sesuatu yang berbahaya, proses interaksi tetap harus diawasi oleh ahlinya.
Meskipun termasuk kategori ular sejarah yang disucikan, ular ini memiliki nama ilmiah layaknya spesies ular pada umumnya. Nama ular suci ini adalah Bungarus Candidus. Spesies yang bisa dibilang sangat mematikan dan berbahaya bagi manusia.
Menurut sebagian masyarakat Bali adanya ular ini berkaitan dengan kejadian sejarah Tanah Lot pada zaman dahulu. Tubuhnya berwarna belang yang terdiri dari warna hitam dan putih. Dimana dimensi warna hitam lebih kecil dibanding warna putih.
Hal tersebut berkaitan dengan selendang Dang Hyang seorang pertapa yang menjadi cikal bakal terbentuknya Tanah Lot. Warna ular sama persis dengan warna selendang yang dipakai Dang Hyang untuk bertapa pada saat itu.
Menurut kepercayaan sebagian masyarakat sekitar, apa yang diminta saat mengunjungi goa ular tersebut akan terkabul. Caranya yaitu menyentuhkan tangan ke punggung ular tersebut seraya merapalkan doa. Meskipun demikian, banyak yang tidak mempercayai hal tersebut.
Ular suci Tanah Lot turut mencuri perhatian para wisatawan. Ular dengan jumlah yang banyak ini memiliki motif tubuh yang sama. Selain itu, memiliki ukuran yang kurang lebih sama. Bagi Anda yang penasaran, bisa langsung berkunjung ke Tanah Lot. Anda bisa berkunjung bersama keluarga dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun sewa mobil di Bali.
Siapa yang pernah berkunjung ke tanah lot? Jika Anda pernah, tentunya Anda akan bertanya-tanya mengenai sejarah Tanah Lot ini bisa ada. Hal tersebut karena keindahan wisata modern dibalut dengan nilai-nilai luhur yang suci.
Sebagai tempat wisata yang paling digemari. Tanah Lot nyatanya juga menyimpan fakta sejarah yang unik. Bagi Anda yang penasaran, bisa menyimak pembahasan artikel ini. Mulai dari sejarah adanya Tanah Lot hingga beberapa fakta terkait Tanah Lot.
Wisata Tanah Lot memiliki pesona yang bisa menarik perhatian wisatawan. Sejarah berdirinya wisata ini tidak terpisahkan dari kisah budaya orang jaman dahulu. Selain itu, juga berkaitan dengan โilmuโ yang kebanyakan dimiliki orang jaman dahulu.
Menurut berbagai sumber sejarah, terdapat suatu legenda Dang Hyang Nirartha. Beliau merupakan orang yang disegani dan memiliki keilmuan tinggi. Kebiasaan selalu bermeditasi di atas batu karang.
Hingga suatu ketika karena suatu alasan Dang Hyang memindahkan batu karang dengan ukuran besar ke tengah lautan. Pemindahan tersebut memakan waktu singkat karena menggunakan ilmu spiritual yang dimiliki.
Kejadian tersebut melatarbelakangi terbentuknya nama โTanah Lotโ yang secara singkat berarti batu karang yang terletak di tengah lautan. Setelah proses pemindahan selesai, Dang Hyang membuat bangunan menyerupai kuil yang digunakan sebagai tempat penyembahan.
Tanah lot memiliki fakta-fakta yang harus diketahui oleh setiap pengunjung. Mulai dari fakta pura luhur, ketentuan kunjungan hingga daya Tarik Tanah Lot. Berikut ini beberapa fakta pantai Tanah Lot.
Keindahan sunset di pantai pura diakui banyak wisatawan. Terlebih lagi jika cahaya terang dan cuaca sedang cerah. Ketika matahari terbenam, Anda akan menyaksikan siluet berbentuk pura yang tampak sangat indah. Perpaduan tersebut memiliki nuansa dan suasana yang indah.
Salah satu pantangan yang banyak diyakini adalah bahwa jika berkunjung ke pantai pura tanah lot, disarankan tidak membawa pasangan. Hal tersebut lantaran bisa menyebabkan kandasnya hubungan. Tentunya hal tersebut berdasarkan kepercayaan sebagian orang.
Meskipun ada beberapa orang yang meyakini hal tersebut. Tetapi hampir seluruh pengunjung tempat wisata ini menganggap mitos tersebut tidaklah benar.
Tanah Lot sebenarnya memiliki banyak pura yang sampai saat ini tetap digunakan sebagai tempat beribadah. Pura-pura tersebut memiliki keindahan masing-masing. Umat Hindu akan beribadah di pura-pura tersebut sebagai bentuk penyembahan kepada para dewa.
Bali memang terkenal dengan wisata budayanya. Hampir setiap tempat wisata di Bali, memiliki makna sakral dan nuansa adat yang kental. Tidak terkecuali Tanah Lot. Keindahan pantai dan lautnya memiliki pemandangan yang menyejukkan mata.
Tapi, jika Anda berkunjung pada sore hari, atau saat matahari hendak terbenam, akan terdapat nuansa sakral yang ditunjukkan. Mulai dari adanya aktivitas masyarakat yang memulai beribadah dan sebagainya.
Bagi Anda yang hendak berkunjung ke Tanah Lot, disarankan memilih waktu saat cuaca sedang cerah. Sehingga keindahan pantai dan sunset akan berpadu dan terlihat lebih eksotis. Anda juga bisa berkunjung dengan keluarga serta menikmati momen bersama.
Tidak hanya menunjukkan keindahan alam, sejarah Tanah Lot turut memberikan rasa dan emosi sakral bagi setiap pengunjung. Perpaduan keindahan tersebut mampu memberikan energi positif dan ketenangan. Sehingga sangat disarankan bagi yang ingin refreshing. Masih banyak lagi destinasi wisata yang anda bisa kunjungi selama di Bali, untuk memudahkan perjalanan ada baiknya anda menggunakan jasa sewa mobil di Bali ataupun dengan Sopir yang berpengalaman.
Pada saat mendengar kata arak, mungkin hal pertama yang Anda pikirkan adalah minuman beralkohol yang memabukkan. Lalu bagaimana dengan arak Bali? Apakah minuman khas Pulau Dewata tersebut juga memiliki fungsi yang tidak jauh berbeda arak lain?
Bagi Anda yang penasaran tentang apakah arak Bali membuat mabuk atau tidak, sebenarnya arak ini memang bisa membuat peminumnya mabuk. Namun tetap saja, ada perbedaan antara arak ini dengan arak jenis lain, seperti pada penjelasan berikut ini!
Ketika berkunjung ke Pulau Bali, pastinya ada berbagai makanan dan minuman khas yang ingin Anda coba selama liburan di sana. Salah satunya adalah arak khas Bali yang popularitasnya terus naik. Terlebih saat arak ini menjadi souvenir pada event KTT G20.ย ย
Bagi Anda yang penasaran, arak Bali asli terbuat dari racikan rempah-rempah, buah, dan juga madu. Beberapa produsen arak ini bahkan mengambil bahan-bahan baku langsung dari petani lokal. Hal itu sesuai dengan peraturan dari pemerintah Kota Denpasar.
Pada umumnya, rempah yang digunakan adalah cengkeh, jahe merah, kayu manis, atau vanili. Sedangkan buah-buahan yang digunakan terdiri dari nanas, mangga, buah beri, jeruk bali, nanas, dan lain-lain. Tidak jarang ada juga campuran kopi dan bunga telang.
Jadi, bagi Anda yang penasaran arak ini terbuat dari apa, bahan-bahan di atas adalah beberapa di antaranya. Nantinya, setelah proses produksi selesai, arak akan disimpan di gudang selama beberapa bulan hingga tahun agar terjadi proses fermentasi di dalamnya.
Hasil dari fermentasi itulah yang dapat mengeluarkan senyawa alkohol sehingga arak ini pun tetap bisa membuat Anda mabuk.
Ternyata, fungsi arak Bali tidak terbatas pada minuman untuk mabuk saja. Sebab, ada beberapa fungsi lain dari arak satu ini yang penting untuk Anda ketahui. Pada zaman dahulu, masyarakat asli memakai arak ini untuk mengusir roh-roh jahat di sekitar mereka.
Namun sekarang fungsi dari arak ini memang sedikit berbeda, yaitu sebagai berikut!
Alasan pertama kenapa masyarakat asli mengkonsumsi minuman beralkohol jenis ini adalah untuk menghangatkan tubuh. Karena, seperti apa yang sudah disinggung sebelumnya, arak ini mengandung rempah-rempah. Misalnya seperti jahe yang bisa menaikkan suhu tubuh.
Pada saat udara dingin terutama di malam hari, masyarakat asli sering minum arak karena alasan ini. Pun begitu ketika suhu udara di sekitar mereka sedang terasa dingin, misalnya seperti pada saat cuaca mendung atau saat hujan turun.
Bukan hanya itu saja, ternyata arak ini juga baik untuk kesehatan karena kandungan rempah-rempahnya. Arak ini sering digunakan oleh masyarakat sekitar untuk mengobati beberapa penyakit seperti flu, batuk, dan sariawan.
Jadi, sebenarnya konotasi arak khas Bali tidak selalu negatif karena sifatnya yang memabukkan. Masyarakat sekitar juga menggunakan arak ini karena memiliki kandungan rempah-rempah dan beberapa jenis buah-buahan yang sebenarnya baik untuk kesehatan.
Meskipun begitu, konsumsi arak yang berlebihan tetap tidak baik untuk tubuh Anda. Jadi, jika ingin mencobanya, Anda perlu memastikan jika Anda meminum arak ini dalam jumlah yang normal dan tidak secara berkelanjutan.
Itulah segala hal tentang arak Bali yang perlu Anda ketahui, mulai dari bahan untuk membuatnya hingga apa saja manfaatnya. Namun perlu Anda ingat jika arak khas Bali masih termasuk minuman beralkohol, sehingga Anda tidak boleh berlebihan saat mengkonsumsinya. Masih banyak lagi destinasi wisata yang anda bisa kunjungi selama di Bali, untuk memudahkan perjalanan ada baiknya anda menggunakan jasa sewa mobil di Bali ataupun dengan Sopir yang berpengalaman.
Babi Guling termasuk salah satu makanan non halal yang biasa disantap oleh orang non Muslim. Satu diantara tempat legendaris yang menyajikan menu tersebut adalah Babi Guling Selingsing. Tempat makan ini berada di daerah Bali yang terkenal ramai akan wisatawannya.
Hal ini tak heran karena masyarakat yang tinggal di wilayah Bali sendiri mayoritas bukan Muslim. Sehingga di wilayah tersebut pun banyak dijumpai berbagai macam olahan makanan dalam kategori non halal. Dimana salah satunya adalah Babi Guling ini.
Pada dasarnya setiap rumah makan akan memiliki ciri khas tersendiri sehingga tidak sama dengan rumah makan lain. Termasuk rumah makan Babi Guling Selingsing yang menyuguhkan sejumlah ciri khas sebagaimana pembahasan berikut:
Salah satu ciri khas dari Babi Guling Selingsing yaitu pengolahannya yang menggunakan cara tradisional. Suasana pengolahan tersebut cukup jauh dengan kesan mewah. Bahkan tidak sedikit orang yang mengira bahwa hasilnya akan menjadi Babi Guling biasa saja.
Salah satu menu Babi Guling terkenal di Tabanan Bali ini diolah secara utuh. Yang membuat kesan tradisional semakin kuat yakni tahap pembakaran babi dilakukan dengan memakai kayu bakar. Oleh sebab itulah harum masakan yang dihasilkan cukup khas.
Ciri khas dari Babi Guling Bali ini selanjutnya yaitu menggunakan jenis babi yang masih berusia muda. Fungsinya supaya makanan yang disajikan mempunyai tekstur daging yang cenderung lebih lembut. Hal ini cocok untuk orang yang tidak suka daging alot dan keras.
Hal menarik lain dari tempat makan ini yaitu pengunjung yang datang berkesempatan untuk mencoba Babi Guling yang fresh dari oven. Jadi setelah proses memasak menu ini selesai, pengunjung bisa menikmati Babi Guling dengan cita rasa yang masih fresh.
Jika lokasi menginap cukup jauh dari tempat makan ini. Salah satu solusinya bisa mengunjungi tempat makan Babi Guling terdekat saja. Mungkin pengunjung akan menjumpai beberapa perbedaan karena memang beda tempat biasanya beda cita rasa.
Jika dilihat sajian per porsi menu Babi Guling Slingsing Tabanan ini hampir sama dengan yang ada di tempat lainnya. Yakni terdiri dari nasi, daging Babi Guling yang sudah dipotong-potong serta sejumlah sayuran.
Selain itu ada juga bahan komposisi pelengkap lain seperti sambal, kulit, dan lainnya. Menu ini juga bisa dipesan untuk dibawa pulang. Biasanya akan dibungkus secara vackum atau bisa juga menggunakan sistem frozen.
Seperti halnya sejumlah tempat makan lain, Babi Guling Selingsing juga memberlakukan jam operasional tersendiri. Dimana jam buka dari tempat makan ini memang tergolong tidak biasa.
Hingga bagi yang sedang ingin menikmati menu ini harus lumayan berjuang. Sebab jam buka dari tempat makan ini mulai dari dini hari. Meskipun demikian jangan anggap bahwa tempat makan ini sepi, lantaran kenyataannya justru sebaliknya.
Untuk itulah pengunjung perlu datang lebih awal supaya memperoleh antrean yang tak terlalu panjang. Pengunjung yang datang untuk menikmati menu Babi Guling di sini memang cukup beragam.
Mulai dari orang yang sedang berwisata sampai dengan warga sekitar yang memang ingin menyantap menu ini. Menikmati Babi Guling di tempat ini konon memberikan pengalaman tersendiri bagi pengunjung.
Sekian ulasan terkait Babi Guling Selingsing yang berlokasi di wilayah Bali. Menu makanan di tempat makan ini memiliki ciri khas yang belum tentu di jumpai di tempat lain. Salah satunya dari aroma Babi Gulingnya yang khas karena dimasak dengan cara tradisional sampai. Nah, bagi Anda yang mungkin sedang wisata ke Bali dan butuh jasa sewa mobil untuk jalan-jalan , tentunya bisa sekali menggunakan jasa sewa mobil di Putri Bali Rental.