Ketika liburan ke Bali, kurang lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh saat pulang. Karena itu, Anda harus tahu apa saja jajanan khas Bali yang paling enak dan worth it untuk dicoba. Pilihannya pun sangat banyak, dari yang tradisional hingga yang kekinian.
Khusus untuk Anda yang sedang mencari jajanan khas Bali yang terkenal maupun yang hidden gem, semua daftarnya ada di sini. Jadi, Anda tinggal memilih jajanan mana yang paling sesuai dengan selera dan bisa Anda bawa pulang sebagai oleh-oleh ke rumah.
Perlu diakui jika jajanan adalah salah satu jenis oleh-oleh Bali yang paling banyak dicari turis. Hal ini karena sifatnya yang unik, seringkali tidak ada di tempat lain. Jika Anda termasuk orang yang sedang mencari jajanan terbaik, berikut adalah daftarnya!
Pilihan pertama yang bisa Anda coba adalah jaje uli, terkenal juga dengan nama jaje Bali. Makanan ini pas untuk Anda yang mencari jajanan tradisional khas Bali, terutama jika Anda menyukai ketan. Hal ini karena jaje terbuat dari tumbukan ketan kukus.
Menariknya, ada dua cara yang bisa Anda pilih untuk menikmati jajanan ini, yaitu jaje uli basah dan jaje uli kering. Untuk jaje uli basah, Anda bisa menikmatinya dengan apa adanya. Tinggal tumbuk ketan kukus, lalu nikmati bersama dengan kelapa parut.
Sementara untuk jeje uli kering, Anda harus membentuknya dulu menjadi bulat atau silinder. Lalu, potong tipis dan goreng dalam minyak panas hingga kering. Hasilnya, tekstur jeje uli kering terasa lebih renyah daripada jeje ulih basah yang lebih legit.
Khusus untuk jeje uli basah, daya tahannya memang kurang lama. Jadi lebih pas untuk Anda santap di tempat atau jadi teman saat menunggu bus atau pesawat untuk pulang. Tapi untuk jeje uli kering, Anda bisa membawanya pulang ke rumah sebagai oleh-oleh.
Pilihan oleh-oleh lain yang tidak kalah worth it untuk Anda coba adalah pie susu khas Bali. Seperti namanya, jajanan ini terbuat dari adonan pie yang renyah. Pada umumnya, adonan pie adalah campuran dari mentega, tepung, telur, dan beberapa bahan lainnya.
Lalu, di bagian tengahnya ada adonan vla susu yang legit dan enak. Selain varian rasa original yang terbuat dari vla susu, terkadang ada juga pie susu dengan rasa lain. Jadi, ada banyak pilihan untuk keluarga, teman, atau rekan kerja sebagai oleh-oleh.
Ada alasan kenapa banyak orang memilih pie susu untuk dibawa pulang, yaitu karena harganya yang cukup murah. Biasanya Anda hanya perlu menyiapkan budget mulai dari Rp3.000 sampai Rp6.000-an saja per pcs. Daya tahannya juga cukup lama.
Jika rumah Anda dekat dengan Bali dan ingin membawa pulang jajanan basah khas Bali, maka pisang rai bisa jadi solusi. Sama seperti namanya, jajanan ini terbuat dari pisang. Anda bisa membuatnya dengan cara mengukus pisang tersebut sampai matang.
Tapi selain pisang, ada lapisan tepung ketan dan kelapa parut di luarnya. Hal inilah yang membuat jajanan khas Bali zaman dulu ini beda dari yang lain. Anda hanya bisa menemukan makanan ini di Pulau Dewata, jarang ada di tempat yang lainnya.

Apabila Anda mencari jajanan khas Bali dari tepung ketan, maka cerorot adalah jawabannya. Selain tepung ketan, Anda juga akan menemukan gula pasir, gula aren, dan santan di dalam adonannya. Hal ini membuat rasanya jadi manis, gurih, dan legit.
Selain dari rasanya yang enak, daya tarik jajanan ini juga terlihat dari bentuknya yang unik. Pasalnya, makanan tradisional ini dibungkus dengan daun jagung atau daun kelapa berbentuk kerucut. Anda bisa mendorong isinya dari bawah untuk menyantapnya.
Cerorot termasuk makanan yang hampir selalu ada saat upacara adat atau upacara keagamaan. Namun, Anda juga bisa menemukannya dengan mudah di toko oleh-oleh atau pasar tradisional. Hanya saja, daya tahannya memang tidak selama itu.
Ternyata, masih ada jajanan khas Bali lain yang tidak kalah menarik, yaitu laklak. Jika hanya melihatnya dari luar, bentuk makanan ini mirip dengan serabi khas Jawa Barat. Hanya saja, profil rasanya memang sedikit berbeda dengan tekstur yang unik.ย
Jika Anda mencari kue khas Bali dari tepung beras, maka laklak adalah jawaban yang paling tepat. Perbedaannya yang paling mencolok jika dibandingkan dengan serabi adalah bahannya, mengingat laklak terbuat dari tepung beras, santan, dan kayu manis.
Serabi sendiri biasanya tidak mengandung kayu manis, sehingga profil rasa laklak terasa lebih kaya dengan aroma yang lebih menggoda. Agar rasanya semakin nikmat, Anda bisa menambahkan berbagai topping di atasnya, mulai dari kelapa parut hingga gula merah cair.
Khusus untuk para turis yang tinggal jauh dari Pulau Dewata, Anda wajib memilih jajanan khas Bali yang tahan lama. Salah satunya adalah pia, mengingat kudapan ini bisa tahan 3-7 hari di suhu ruang. Artinya, sangat aman untuk Anda bawa ke luar pulau.
Sekilas, pia Bali memang mirip dengan bakpia khas Yogyakarta. Namun, rasanya lebih buttery dan lumer di mulut. Tekstur di luarnya garing, tapi lembut di dalam. Anda bisa menemukan berbagai pilihan isian, dari kacang hijau, kacang merah, durian, dan lain-lain.
Sudah jadi rahasia umum jika sate lilit adalah salah satu makanan yang wajib Anda coba saat ke Bali. Namun, mayoritas orang menganggap jika mereka hanya bisa menyantap sate lilit di tempat. Padahal, kini sudah banyak tempat yang menjual sate lilit frozen.
Karena berbentuk frozen atau beku, daya tahan sate ini lebih lama daripada biasanya. Jadi aman untuk Anda bawa pulang sebagai oleh-oleh. Jenis daging satenya pun bervariasi, dari daging sapi, ayam, dan ikan yang halal, hingga daging babi yang non-halal.
Bicara soal jajanan khas Bali yang sedang tren dan kekinian, kurang lengkap rasanya jika tidak membahas coklat Bali. Hal ini karena eksistensinya banyak dicari oleh para turis. Bahkan, tidak sedikit orang yang rela ikut jasa titip (jastip) untuk menikmatinya.
Sekilas, coklat ini memang tidak jauh berbeda dengan coklat lain pada umumnya. Hanya saja, teksturnya lebih chewy saat digigit. Meski begitu, coklat tersebut akan lumer di mulut karena terbuat dari biji coklat premium.
Pilihan rasanya juga beragam, dari Dark Chocolate hingga Extra Dark. Bahkan, Anda juga bisa menikmati varian Baliโs Coffee, Matcha, Hazelnut, Caramel hingga Berry.
Itulah beberapa jajanan khas Bali yang wajib Anda bawa pulang ke rumah sebagai oleh-oleh. Agar bisa berburu oleh-oleh dengan tenang dan nyaman, jangan lupa untuk menyewa mobil favorit Anda di Putri Bali Rental!
Liburan ke Bali akan terasa semakin lengkap jika wisatawan menyempatkan waktu untuk berburu oleh-oleh. Ketika perjalanan pulang masih cukup jauh, sebaiknya pilih oleh-oleh khas Bali yang tahan lama.
Pilihan yang tersedia sekarang sangatlah beragam. Lebih mudah disesuaikan dengan selera dan anggaran belanja. Berikut beberapa pilihan oleh-oleh yang cukup populer dan sering jadi rebutan.
Pilihan oleh-oleh khas Bali yang tahan lama sebenarnya sangat banyak. Ada makanan maupun oleh-oleh khas Bali selain makanan. Jika menginginkan barang, wisatawan boleh memilih aksesoris khas Bali atau oleh-oleh pakaian khas Bali.
Sementara itu, wisatawan yang lebih menyukai oleh-oleh berupa makanan bisa menyimak beberapa pilihan berikut. Supaya tidak bingung saat berbelanja dan memilih, berikut 10 opsi oleh-olehnya.
Oleh-oleh pie susu khas Bali memiliki ukuran yang cukup kecil. Bahan pembuatannya terbuat dari kulit pastry tipis dan isian custard susu yang manis dan lembut. Rasanya sederhana, tetapi justru itulah yang membuatnya mudah disukai oleh berbagai usia.
Supaya tetap tahan lama, tetap perhatikan tanggal kedaluwarsa dan petunjuk penyimpanan pada kemasan. Menariknya, pie susu ini kerap dibungkus menggunakan kemasan kotak yang praktis. Wisatawan akan mudah membawanya selama perjalanan pulang.
Kalau ingin membeli dalam jumlah banyak, pilih kemasan yang masih tersegel dan pastikan kondisinya baik. Pie susu cocok diberikan kepada keluarga maupun teman karena porsinya mudah dibagi.
Berikutnya, ada oleh-oleh khas Bali yang tahan lama bernama Bagiak. Bagi yang belum tahu, bagiak adalah kue kering tradisional yang mempunyai tekstur renyah sekaligus agak rapuh ketika digigit.
Camilan ini umumnya memiliki cita rasa manis dan aroma yang khas. Sangat cocok dinikmati bersama teh atau kopi. Teksturnya yang tergolong sebagai kue kering tentu lebih tahan lama untuk oleh-oleh.
Oleh-oleh ini bisa menjadi alternatif kalau ingin membawa camilan khas Bali yang sedikit berbeda dari pie susu. Harganya cukup terjangkau dan menarik untuk dijadikan buah tangan dalam jumlah banyak.
Nama coklat luwak pasti masuk ke dalam oleh-oleh khas Bali yang terkenal. Produk ini tersedia dalam berbagai pilihan rasa dan bentuk, sehingga mudah disesuaikan dengan selera orang yang akan menerimanya.
Rasanya cenderung manis dan memiliki kemasan yang menarik untuk buah tangan. Jauhkan coklat dari panas agar tetap tahan lama. Terutama jika wisatawan masih perlu melakukan perjalanan dalam cuaca yang terik.
Sebaiknya simpan dalam tempat yang sejuk dan hindari meninggalkannya terlalu lama di dalam kendaraan yang panas. Jika ingin membeli untuk banyak orang, pilihan cokelat dalam beberapa varian agar lebih beragam.
Oleh-oleh khas Bali yang tahan lama selanjutnya adalah kacang disko. Camilan ini cukup populer di kalangan wisatawan karena rasa dan teksturnya yang lezat. Bahan dasarnya terbuat dari campuran kacang dan lapisan tepung berbumbu.
Di toko oleh-oleh khas Bali murah, umumnya ada banyak sekali pilihan kacang disko. Ada yang memiliki rasa gurih bahkan pedas. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang kuat membuat camilan ini sering sulit berhenti dimakan setelah dibuka.
Dari segi kepraktisan, kacang disko memang termasuk ke dalam oleh-oleh Bali yang tahan lama dan mudah dibawa. Pilih kemasan yang masih tertutup rapat supaya kerenyahannya tetap terjaga.

Bagi pecinta kopi, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk membawa pulang kopi Kintamani. Produk kopi satu ini memiliki karakter rasa dan aroma yang khas. Terasa segar dan dan sedikit fruity, tergantung jenis dan proses pengolahannya.
Dibandingkan oleh-oleh makanan yang memiliki masa simpan lebih pendek, kopi relatif praktis untuk perjalanan. Pilih kopi dalam kemasan yang kedap udara agar aroma dan kualitasnya tetap terjaga.
Oleh-oleh berupa kopi sangatlah pas diberikan untuk orang tua, teman kantor, atau kerabat yang memang gemar menikmati kopi. Agar lebih menarik, pilih kemasan yang mencantumkan informasi asal kopi dan tanggal produksinya.
Kacang koro juga masuk ke dalam rekomendasi oleh-oleh khas Bali yang tahan lama. Camilan ini umumnya diolah dengan cara digoreng dan diberi bumbu. Teksturnya renyah dan memiliki rasa gurih.
Kini produk kacang koro semakin beragam. Ada yang mempunyai rasa pedas atau bumbu lain dengan rasa yang lebih kuat. Umumnya, kacang koro sudah dijual dengan kemasan yang praktis sehingga wisatawan tidak perlu kesulitan untuk memasukkannya ke dalam koper.
Tekstur kerupuk kulit babi khas Bali memang memiliki banyak sekali penggemar. Wisatawan boleh memesan camilan ini sebagai oleh-oleh jika ingin menikmatinya. Rasanya cenderung gurih sehingga pas untuk pecinta camilan asin.
Pilih produk dengan kemasan yang rapat dan perhatikan informasi masa simpan yang tercantum pada kemasan. Dengan begitu, camilan ini tetap bisa dinikmati dengan renyah meski sudah melewati perjalanan pulang yang panjang.
Tidak tertinggal, cerorot juga turut masuk ke dalam rekomendasi oleh-oleh khas Bali yang tahan lama. Kue oleh-oleh Bali ini terbuat dari tepung beras, gula merah, dan santan. Rasanya cenderung manis dengan tekstur yang lembut dan sedikit kenyal.
Keunikan kue ini terletak pada wadah pembentuknya yang khas. Layak jadi oleh-oleh karena kemasannya terasa lebih istimewa dibandingkan camilan kemasan biasa. Kalau ingin mencicipi makanan tradisional Bali, cerorot layak masuk daftar untuk dicoba.
Apabila sedang mencari alternatif olehโoleh berbahan buah, pisang sale khas Bali boleh jadi pilihan. Beda dengan buah pisang bisa, camilan ini memiliki tekstur yang lebih kering. Rasanya juga cenderung manis.
Pisang sale khas Bali umumnya dijual dengan beberapa varian di toko oleh-oleh. Ada yang lebih kering dan renyah, ada pula yang cenderung kenyal. Perbedaan tekstur ini dapat terbentuk tergantung proses pengolahannya.
Bicara soal oleh-oleh khas Bali yang tahan lama memang tidak akan ada habisnya. Jika sedang mencari oleh-oleh khas Bali untuk wanita, produk sambal matah kemasan bisa jadi pilihan. Mengingat, banyak wanita yang lebih menyukai sambal untuk pendamping makan.
Sambal matah memiliki karakter rasa segar, pedas, dan aromatik karena menggunakan bahan seperti bawang merah, cabai, serai, serta minyak. Saat ini sudah tersedia sambal matah dalam kemasan botol atau toples yang lebih praktis dibawa untuk oleh-oleh.
Dibandingkan sambal matah segar yang biasanya perlu segera dikonsumsi, produk kemasan memiliki masa simpan yang lebih panjang. Membawa pulang sambal matah terasa seperti membawa sedikit cita rasa Bali untuk dinikmati kembali setelah liburan selesai.
Berburu oleh-oleh khas Bali yang tahan lama sebenarnya tidak terlalu sulit. Supaya waktu liburan di Bali lebih leluasa untuk berburu oleh-oleh, urusan transportasi juga perlu dipersiapkan dengan baik. Pertimbangkan layanan Putri Bali Rental agar lebih praktis.
Bali selalu dipilih menjadi tujuan liburan, baik bagi wisatawan domestik maupun internasional. Mengingat, Pulau Dewata memang terkenal sebagai surga pariwisata di Indonesia. Lalu, bagaimana cara ke Bali naik kereta dari Pulau Jawa?
Liburan di Bali melalui jalur darat sejatinya bisa dilakukan dengan mobil pribadi maupun kereta. Jika ke Bali naik kereta turun di stasiun mana? Simak informasi di berikut agar tahu jawaban lengkapnya.
Cukup banyak wisatawan yang mencari informasi mengenai cara ke Bali naik kereta karena sejumlah alasan. Ada yang ingin menghemat maupun ingin menikmati perjalanan. Berikut beberapa opsi rute perjalanan yang bisa dipertimbangkan oleh wisatawan.
Apabila berangkat dari Jakarta, wisatawan dapat mengambil rute berikut ini. Belilah tiket kereta api dari Stasiun Pasar Senen atau Jatinegara menuju Stasiun Lempuyangan dengan kelas ekonomi. Harga tiketnya dijual sekitar Rp217.000-Rp300.000.
Setelahnya, lanjutkan perjalanan dari Yogyakarta menuju Banyuwangi. Rute ini memang memiliki banyak tempat transit. Namun, harga tiket yang ditawarkan masih cukup ramah di kantong wisatawan yakni sekitar Rp94.000 hingga Rp262.000.
Sesampainya di Stasiun Banyuwangi, wisatawan bisa berjalan kaki sekitar 10 menit menuju Pelabuhan Ketapang. Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan kapal feri menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Biaya menyebrang sekitar Rp10.600 saja.
Jika ditotal, rute perjalanan Jakarta-Bali via Yogyakarta ini memakan waktu kira-kira 21 jam. Durasi tersebut memang terbilang lama. Hanya saja, selama perjalanan wisatawan bisa menikmati banyak hal.
Cara ke Bali naik kereta berikutnya melewati rute Jakarta-Malang-Banyuwangi-Bali. Wisatawan bisa naik kereta ekonomi menuju Malang dengan harga tiket sekitar Rp62.000โRp300.000. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Banyuwangi.
Rute ini sangatlah pas bagi wisatawan yang ingin sekalian mampir atau menikmati suasana Malang sebelum melanjutkan perjalanan ke Bali. Sama seperti rute sebelumnya, wisatawan perlu naik kapal feri menuju Pelabuhan Gilimanuk dengan biaya sekitar Rp10.600.
Opsi cara naik kereta api ke Bali ini mempunyai waktu tempuh sekitar 22 jam 45 menit. Terasa cukup panjang, tetapi banyak hal yang bisa ditemukan oleh wisatawan sepanjang perjalanan. Termasuk pemandangan alam yang menakjubkan.
Untuk wisatawan yang menginginkan durasi lebih singkat, rute satu ini boleh jadi pilihan. Dari Jakarta, wisatawan perlu naik kereta kelas ekonomi menuju Surabaya dengan harga tiket sekitar Rp270.000โRp360.000.
Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dari Surabaya Gubeng menuju Banyuwangi. Harga tiket dari Surabaya ke Bali naik kereta dibanderol sekitar Rp56.000โRp195.000. Sesampainya di Banyuwangi, wisatawan tinggal berjalan sekitar 10 menit menuju Pelabuhan Ketapang.
Secara keseluruhan, perjalanan kombinasi kereta dan kapal ini membutuhkan waktu sekitar 15 jam 45 menit. Cukup singkat jika dibandingkan dengan beberapa rute perjalanan sebelumnya.
Cara ke Bali naik kereta dengan kereta dari Bandung ternyata juga tetap memungkinkan. Wisatawan boleh naik kereta dari Stasiun Bandung menuju Malang dengan waktu tempuh sekitar 13 jam.
Harga tiket kelas ekonominya berkisar Rp262.000โRp307.000. Setelah sampai di Malang, perjalanan dilanjutkan dengan kereta menuju Banyuwangi dengan harga tiket sekitar Rp62.000โRp176.000. Waktu tempuhnya kurang lebih 7 jam.
Jika sudah sampai di Banyuwangi, wisatawan tinggal berjalan sekitar 10 menit menuju Pelabuhan Ketapang. Selanjutnya, naik kapal feri menuju Pelabuhan Gilimanuk di Bali dengan waktu penyeberangan sekitar satu jam.
Total waktu perjalanan dari Bandung hingga Bali sekitar 21 jam 10 menit. Supaya perjalanan panjang ini tetap nyaman, pilih tempat duduk dekat jendela agar bisa menikmati pemandangan sepanjang perjalanan.

Keuntungan menggunakan kereta api ke Bali ternyata tidak hanya berkaitan dengan biaya perjalanan saja. Wisatawan bisa menikmati perjalanan dengan lebih santai sambil melihat berbagai pemandangan menarik.
Kebanyakan wisatawan yang mencari informasi mengenai cara ke Bali naik kereta ingin menghemat biaya perjalanan. Terutama jika wisatawan berangkat dari Pulau Jawa. Sejatinya, perjalanan dengan kereta memang bisa menjadi alternatif yang lebih ramah di kantong.
Selain tiket kereta, perjalanan dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk juga sangat terjangkau. Itulah sebabnya, cukup banyak wisatawan yang tertarik dengan cara murah ke Bali naik kereta.ย
Di balik pertimbangan harga, wisatawan tetap perlu memperhitungkan waktu tempuhnya. Durasi perjalanan yang cukup lama sangat pas untuk wisatawan yang ingin mengalokasikan lebih banyak budget untuk penginapan, makanan, atau aktivitas selama di Bali.
Tidak perlu khawatir dengan durasi dari Jakarta ke Bali naik kereta berapa jam. Meski waktu perjalanan yang dibutuhkan cukup lama, perjalanan menggunakan kereta api tergolong cukup nyaman.
Wisatawan bisa duduk lebih santai, menikmati perjalanan, atau sekadar beristirahat tanpa harus fokus menyetir. Alasan inilah yang membuat cukup banyak wisatawan memilih cara pergi ke Bali naik kereta.
Jika dihitung, lamanya waktu perjalanan menggunakan kereta dan kapal sekitar 20 jam bahkan lebih. Manfaatkan saja waktu tersebut untuk tidur, membaca, mendengarkan musik, menonton film, atau sekadar menikmati perjalanan.
Cara ke Bali naik kereta sebenarnya tidak terlalu sulit. Wisatawan cukup memesan tiket kereta api dan kapal feri menuju Bali. Selama perjalanan, ada banyak sekali pemandangan yang tidak bisa dilihat jika menggunakan pesawat.
Dari balik jendela kereta, wisatawan bisa melihat hamparan sawah, perbukitan, pegunungan, hingga kawasan permukiman. Pemandangan dari setiap kota tentu berbeda dan menawarkan suasana yang khas.
Supaya pengalaman ini makin seru, wisatawan sebaiknya memilih tempat duduk dekat jendela. Jangan lupa siapkan smartphone atau kamera untuk mengabadikan pemandangan menarik selama perjalanan.
Informasi mengenai cara ke Bali naik kereta ini sangat pas untuk wisatawan yang ingin menghindari stres dan rasa lelah. Mengingat, perjalanan naik kereta tidak mengharuskan wisatawan untuk menghadapi kemacetan atau berkonsentrasi menyetir selama berjam-jam.
Hal ini tentu berbeda jika wisatawan lebih memilih perjalanan darat dengan kendaraan pribadi. Perjalanan panjang bisa membuat tubuh lebih cepat lelah, apalagi jika harus menyetir sendiri.
Di dalam kereta, wisatawan punya lebih banyak kesempatan untuk tidur, makan, membaca, atau melakukan aktivitas lain selama perjalanan. Durasi perjalanan tidak akan terasa panjang jika wisatawan bisa memanfaatkannya dengan baik.
Beberapa cara ke Bali naik kereta di atas bisa jadi pilihan yang menarik untuk menghemat anggaran liburan. Perjalananya memang membutuhkan waktu lebih lama. Namun, wisatawan bisa menikmati perjalanan dengan lebih santai sambil melihat pemandangan.
Setelah tiba di Bali, wisatawan tentu masih membutuhkan transportasi untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata. Supaya lebih praktis dan bebas menentukan tujuan wisata, gunakan saja layanan dari Putri Bali Rental.
Sebagai salah satu destinasi liburan favorit, banyak orang penasaran tentang budget liburan ke Bali untuk 2 orang. Informasi ini sangat penting agar memastikan bahwa liburan berjalan dengan baik tanpa harus khawatir akan kekurangan uang di tengah perjalanan.
Untungnya, pembahasan tentang berapa budget liburan ke Bali untuk 2 orang akan dibahas secara lengkap di bawah ini. Anda bisa menemukan rincian budget untuk liburan mewah dan liburan mewah di Pulau Dewata dengan data yang lengkap dan detail.
Jika Anda bertanya-tanya berapa uang yang harus dibawa saat ke Bali, berikut adalah rinciannya untuk opsi yang paling murah untuk dua orang!ย
Pertama-tama, cari tahu dulu berapa ongkos pulang dan pergi dari rumah Anda ke Pulau Bali. Jumlahnya akan sangat beragam, tergantung pada jarak rumah ke Pulau Dewata. Pada umumnya, Anda perlu menyiapkan budget mulai dari Rp50.000 hingga jutaan.
Khusus untuk yang tinggal di Pulau Jawa, pilihan termurah untuk sampai ke Bali adalah dengan naik kereta, lalu dilanjutkan dengan kapal laut dan bus untuk sampai ke daerah kota. Sebagai gambaran, budget ke Bali dari Jakarta dengan cara ini adalah Rp610.000-an.
Namun, perlu Anda catat jika biaya liburan ke Bali tersebut adalah untuk satu orang dan satu kali jalan. Artinya, untuk pulang pergi (PP) dan dua orang, Anda perlu menyiapkan budget Rp2.440.000-an. Jika ingin tenang, sisihkan Rp2,5 jutaan untuk transportasi.

Selama liburan di Bali, Anda juga butuh mengeluarkan biaya untuk transportasi. Jika ingin pilihan paling murah, budget liburan ke Bali untuk 2 orang adalah mulai dari Rp8.800 untuk sekali trip. Caranya adalah dengan naik Trans Metro Dewata atau Teman Bus.
Hanya saja, memang tidak semua daerah memiliki jalur bus tersebut. Jadi jika ingin ke tempat-tempat tertentu di luar jalur bus, Anda perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk naik taksi atau taksi online. Tarifnya bisa mahal, terlebih jika jaraknya cukup jauh.
Karena itu, menyewa motor atau mobil bisa jadi solusi untuk menekan budget liburan di Bali terkait transportasi, terlebih jika Anda berniat untuk bertandang ke banyak tempat. Alternatif ini bisa terasa lebih murah karena Anda cukup bayar satu kali saja.
Sebagai gambaran, Anda bisa menyewa motor dengan harga mulai dari Rp100.000 per hari. Sementara untuk mobil, Anda bisa menyewanya dengan harga mulai Rp200.000 per hari. Meski lebih mahal, namun mobil lebih nyaman terutama di musim hujan.
Bicara soal budget liburan ke Bali untuk 2 orang, Anda juga harus memerkirakan biaya untuk hotel, villa, atau homestay, atau akomodasi lain. Karena Anda datang berdua, maka bisa sewa satu kamar saja. Tidak perlu tidur di dorm karena biayanya hampir sama.
Jika hanya memikirkan biaya liburan ke Bali sendiri, dorm bisa jadi pilihan terbaik karena biasanya Anda hanya perlu bayar Rp80.000 per malam. Tapi jika berdua, Anda bisa menyewa kamar di hotel budget dengan harga Rp150.000 - Rp250.000 per malam.
Bila butuh perkiraan budget liburan ke Bali 3 hari 2 malam, Anda perlu menyiapkan dana sekitar Rp300.000 - Rp500.000 untuk berdua. Meskipun murah, biasanya pilihan hotel tersebut sudah memenuhi kebutuhan dasar Anda, termasuk kamar mandi di dalam kamar.
Hal lain yang tidak kalah penting dalam perhitungan budget liburan ke Bali untuk 2 orang adalah tentang makanan. Pasalnya, Anda juga harus makan selama liburan, terutama jika tujuan liburan ke Bali adalah untuk wisata kuliner. Jadi pastikan Anda menghitung biayanya.
Jika Anda bertanya-tanya ke Bali bawa budget berapa, khusus untuk makan Anda bisa menyisihkan Rp200.000 - Rp250.000 per hari untuk berdua. Asumsinya makan tiga kali sehari dengan budget Rp30.000 - Rp.40.000 per orang. Sisanya bisa untuk jajan.
Tidak lengkap rasanya jika Anda liburan ke Bali tanpa berkunjung ke tempat wisata. Menariknya, ada banyak tempat yang bisa Anda kunjungi secara gratis di Pulau Dewata. Namun, di beberapa tempat Anda memang harus membayar biaya untuk tiket masuk.
Harga tiketnya pun bervariasi, mulai dari Rp5.000 hingga Rp50.000, bahkan lebih mahal dari itu. Anda juga bisa membeli paket liburan ke Bali untuk 2 orang agar tidak perlu pusing memilih dan mengatur budget untuk ke tempat wisata sendirian, tapi lebih mahal.

Selain budget liburan ke Bali untuk 2 orang versi murah, Anda juga bisa memilih liburan versi mewah. Secara garis besar, berikut adalah rincian biaya yang perlu Anda siapkan untuk berlibur mewah ke Pulau Dewata!
Pilihan transportasi terbaik untuk liburan ke Bali adalah dengan pesawat, mengingat waktu tempuh yang jauh lebih cepat dari bus dan kereta. Hanya saja, biaya ke Bali naik pesawat memang lebih mahal, yaitu mulai dari Rp1,3 jutaan untuk satu kali trip dari Jakarta.
Artinya, transportasi pulang pergi untuk dua orang adalah mulai dari Rp5,2 jutaan dengan pesawat kelas ekonomi. Harga mungkin berbeda jika Anda berangkat dari daerah lain, bisa lebih murah tapi bisa juga lebih mahal. Biaya belum termasuk ongkos dari bandara.
Selama liburan di Bali, pilihan terbaik untuk transportasi adalah dengan menyewa mobil. Hal ini agar mobilitas Anda terasa semakin mudah, bisa dengan supir bisa juga lepas kunci. Harganya mulai dari Rp200.000, namun ada juga pilihan mobil yang lebih mewah.
Contohnya jika Anda ingin naik Alphard selama liburan, maka Anda perlu menyiapkan budget mulai dari Rp1,6 juta untuk durasi waktu 12 jam. Anda pun tidak perlu khawatir karena harga sewa sudah termasuk supir dan BBM, jadi tidak ada tambahan lain.
Kini, sudah ada banyak hotel bintang 5 di Bali yang bisa Anda pilih dengan fasilitas super lengkap dan mewah. Karena hanya berdua, maka cukup sewa satu kamar saja. Harganya rata-rata mulai dari Rp2 jutaan, namun ada juga yang lebih mewah dengan harga lebih mahal.
Untuk liburan yang lebih mewah, Anda bisa makan makanan dengan harga lebih mahal. Supaya terasa nyaman, siapkan budget minimal Rp1 jutaan - Rp1,5 jutaan untuk dua orang dengan asumsi makan 3 kali sehari. Sisanya bisa Anda gunakan untuk jajan.
Karena masih di Bali, harga tiket masuk ke tempat wisata tidak akan jauh berbeda dengan budget murah, biasanya ada di kisaran Rp5.000 sampai Rp50.000.
Itulah rincian budget liburan ke Bali untuk 2 orang yang perlu Anda tahu, termasuk untuk liburan murah dan liburan mewah. Tinggal totalkan dengan jumlah hari liburan. Untuk kenyaman Anda selama liburan, jangan lupa menyewa mobil di Putri Bali Rental!
Masyarakat Bali dan wisatawan yang sering melancong ke Bali mungkin sudah familier dengan rencana pembangunan Bali Urban Subway. Proyek ini dimulai pada tanggal 4 September 2024 silam, dengan dasar hukum Pergub Bali Nomor 9 Tahun 2024.
Berdasarkan pergub tersebut, pemerintah daerah menugaskan PT Jamkrida Bali Mandara untuk menangani proyek ini. Lalu, di dalam pergub PT Sarana Bali Dwipa Jaya juga diberi amanat penugasan lanjutan untuk menjadi perwakilan resmi pemda.
Jika melihat dari namanya, Anda pasti sudah punya gambaran umum tentang apa itu Bali Urban Subway. Istilah ini merujuk pada moda transportasi massal berbasis rel (kereta api) yang berupa Light Rail Transit (LRT). Karena itu, proyek ini dikenal juga sebagai LRT Bali.
Secara garis besar, pemerintah daerah memulai proyek LRT Bali karena tingkat kemacetan yang semakin parah. Ketika LRT sudah hadir di tengah masyarakat, harapannya tingkat kemacetan di Pulau Dewata akan teratasi dalam jangka waktu yang panjang.
Selama pembangunannya, pihak kontraktor dan pengelola Bali Subway bekerja sama dengan investor asal Korea Selatan. Hal ini karena kebutuhan dana yang tidak kecil, mengingat estimasi awal sebesar USD 10,8 miliar. Jika dalam rupiah, kira-kira sekitar Rp192 triliun.
Meskipun jumlah dana yang dibutuhkan untuk pembangunan cukup besar, namun Pemerintah Daerah Bali menegaskan tidak akan menggunakan APBD maupun APBN. Skema bisnisnya adalah kerja sama antar investor, sehingga sangat mengandalkan dana investor.
Lalu kira-kira, LRT Bali kapan dibangun? Pada penjelasan di atas, Anda sudah punya gambaran umum tentang kapan LRT Bali groundbreaking, yaitu tanggal 4 September 2024. Rencananya, proyek pembangunan transportasi massal ini akan berlangsung selama 3-4 tahun.
Karena eksistensinya yang penting untuk menunjang aktivitas masyarakat dan wisatawan di Pulau Dewata, banyak orang penasaran tentang progres pembangunan kereta Bali. Ada beberapa tahapan yang akan berlangsung selama 3-4 tahun, yaitu sebagai berikut!
Sebelum proses pembangunan Bali Urban Subway dimulai, pengelola dan kontraktor proyek ini melakukan Upacara Ngeruak terlebih dulu. Upacara ini adalah adat khas Hindu Bali saat akan membuka bangunan baru untuk meminta izin pada Tuhan dan alam.
Proses upacara dipimpin oleh Ida Ratu Peranda Geriya Gulingan di Sentral Parkir Kuta. Gubernur Bali saat itu, Sang Made Mahendra Jaya, ikut hadir dalam proses upacara. Setelah upacara selesai, pihak kontraktor mulai melakukan pengukuran dan pembersihan.

Berdasarkan rencana awal, kontraktor akan mulai membangun Subway Bali di bulan April 2025 sebagai tahap pertama. Karena lokasi subway tersebut berada di bawah tanah, maka mereka akan mengebor dan membangun terowongan serta lintasan di bawah tanah.
Pembangunan terowongan dan lintasan pertama akan berlangsung dari tempat groundbreaking di Sentral Parkir Kuta ke Seminyak, yang merupakan โjantungโ transportasi Bali. Harapannya, Bali Urban Subway bisa membuat mobilitas semakin mudah.
Namun jika bicara soal semua lintasan, kontraktor dan pengelola berencana untuk membangun lintasan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Cemagi di tahap pertama.
Panjang lintasan yang akan dibangun di tahap pertama adalah 16 km dan melalui banyak tempat penting seperti Kuta, Seminyak, Canggu, dan sekitarnya. Hanya saja, lahannya memang sulit karena banyak bebatuan. Targetnya akan selesai di tahun 2028.
PJ Gubernur Bali pernah mengatakan bahwa mereka sudah memesan 8 Tunnel Boring Machine (TBM) untuk mengebor terowongan pada bulan April 2025 silam. Hanya saja, proses pengeboran masih belum terlaksana hingga pertengahan tahun 2026.
Hasilnya, banyak orang khawatir LRT Bali mangkrak begitu saja tanpa ada kejelasan kapan akan dilanjutkan. Hingga kini, pihak pemerintah, pengelola, maupun kontraktor masih belum bisa memberikan informasi yang jelas dan tegas terkait keterlambatan pembangunan.
Meskipun proyek LRT Bali 2026 masih belum jelas, namun harapannya proses pembangunan bisa tepat waktu dan segera masuk ke tahap kedua. Rencananya, tahap ini akan berlangsung lebih cepat karena komposisi tanah yang merupakan kapur dan aluvial.
Jika merujuk pada rencana awal, maka proses pembangunan tahap kedua akan dimulai di Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Jimbaran, Unud, dan Nusa Dua. Lintasan pada tahap ini hanya sekitar 13,5 km saja. Jadi, totalnya ada 29,5 meter dengan tahap pertama.
Apabila Bali Urban Subway sudah mulai beroperasi, rencananya kereta akan siap mengangkut masyarakat setiap 10 menit sekali. Totalnya ada 6 gerbong di setiap kereta yang masing-masing siap memuat 40 penumpang. Jadi ada 240 penumpang sekali jalan.
Sebenarnya, rencana awal pembangunan LRT baru sampai ke tahap dua. Lintasan kereta di titik-titik penting di tengah kota akan jadi prioritas proyek di 3-4 tahun pertama. Tapi, sudah ada feasibility study atau uji kelayakan untuk tahap ketiga pembangunan.
Berdasarkan hasil studi tersebut, akan ada pembangunan tahap ketiga dari Sentral Parkir Kuta menuju Sesetan, Renon, dan Sanur. Hal ini bisa membuat transportasi dari Badung ke Denpasar menjadi lebih mudah untuk masyarakat Bali maupun para wisatawan.
Karena masih dalam tahap uji kelayakan, keputusan pembangunan LRT ini memang masih belum final. Pemerintah daerah bisa memberi lampu hijau, lampu kuning, atau lampu merah berdasarkan pada temuan selama proses studi untuk membangun lintasan LRT ini.

Sama seperti tahap ketiga, status tahap keempat masih dalam tahap feasibility study atau uji kelayakan. Jadi, memang masih belum jelas apakah proyeknya bisa terealisasi atau tidak. Keberlanjutan proyek ini akan sangat bergantung pada hasil studi tersebut.
Jika lolos uji kelayakan, maka kontraktor akan mulai membangun lintasan dari Renon ke Sukawati dan Ubud. Hal ini membuat pilihan transportasi ke Monkey Forest atau ke tempat wisata lainnya di Ubud jadi lebih banyak dan jauh lebih mudah.
Selama pembangunan tahap pertama dan tahap kedua, kontraktor dan pengelola rencananya akan membangun 5 stasiun. Kereta akan berhenti di Stasiun Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Pura Desa Adat, Central Park, dan Sunset Road pada tahap pertama.
Sedangkan untuk harga tiket, rencananya akan akan pembedaan harga untuk masyarakat lokal dan turis asing. Belum ada harga pasti, namun ada usulan harga tiketnya USD 35 hingga USD 40 untuk turis asing dan jauh lebih murah untuk masyarakat lokal.
Itulah segala informasi yang perlu Anda ketahui tentang Bali Urban Subway. Progres pembangunannya memang belum ada perkembangan. Namun harapannya bisa selesai sesuai jadwal. Jadi hingga saat ini, menyewa mobil di Putri Bali Rental masih jadi andalan.
Jika bingung harus ke mana saat liburan di Bali, maka Taman Kupu-Kupu Bali bisa jadi salah satu tempat yang dapat Anda kunjungi. Terutama jika Anda datang bersama anak, mengingat tempat ini sangat family friendly dan punya banyak hal yang anak sukai.
Lokasi taman kupu-kupu di Bali ini terletak di Jalan Ir. Sutami, Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, cukup dekat dari Cascade Tegenungan. Jadi, apakah Anda sudah siap untuk mencari tahu pesona dan harga tiket masuk ke taman ini?
Khusus untuk Anda yang ingin tahu kenapa harus berkunjung ke Taman Kupu-Kupu Bali, berikut pesona yang harus Anda ketahui!
Seperti namanya, tempat wisata di Gianyar ini punya banyak koleksi kupu-kupu di habitat aslinya. Artinya, Anda bisa melihat dan mengamati siklus hidup kupu-kupu lengkap dari jarak dekat. Jika mengajak anak, mereka bisa belajar lebih banyak tentangnya.
Selain jadi tempat wisata edukasi yang ideal untuk anak, Anda dan anak-anak juga dapat menikmati keindahan kupu-kupu di sini. Totalnya ada lebih dari 13 jenis kupu-kupu dari berbagai spesies, dari Idea Stolli, Attacus Atlas, Papilio Polytes, dan lain-lain.
Semua kupu-kupu tersebut terlihat indah dan warna-warni, sehingga Anda bisa berburu fotografi sepuas hati. Tidak hanya dalam bentuk kupu-kupu, tapi juga dalam bentuk telur, ulat, dan kepompong atau pupa, sehingga siklus hidupnya terlihat jelas.
Namun Anda tidak perlu khawatir, mengingat ketiga bentuk kupu-kupu sebelum metamorfosis hanya ada di Pupa Room. Jadi aman untuk Anda yang takut ulat, karena petugas akan memindahkan semua telur kupu-kupu dari taman ke tempat khusus.
Supaya wisata edukasi semakin lengkap, ada pemandu yang bisa mengajak Anda berkeliling taman dan menjelaskan semua informasi-informasi unik soal kupu-kupu. Bukan hanya tentang siklus hidupnya saja, namun juga tentang spesies dan keunikan lainnya.
Selain kupu-kupu, hal menarik lain yang bisa Anda temukan di taman ini adalah bunga-bunga cantik. Kebanyakan bunga yang ada di taman ini adalah anggrek dengan warna-warna vibrant. Kupu-kupu akan hinggap di sana, membuat panorama makin indah.
Jadi, jangan lupa untuk membawa kamera karena ada banyak spot cantik yang bisa Anda jadikan background atau pusat fokus fotografi. Bukan hanya bunga saja, namun tanaman-tanaman yang ada di taman ini juga tidak kalah indah dan terlihat manis di kamera.
Selain taman kupu-kupu, Anda juga bisa menikmati dan bermain di taman air saat berkunjung ke tempat ini. Pasalnya, taman kupu-kupu terletak di area yang sama dengan Taman Kupu-Kupu Bali. Jadi setelah puas bermain dengan kupu-kupu Anda bisa ke sini.
Pesona utamanya ada pada kolam renang yang tenang dan dangkal, sehingga aman untuk anak-anak. Pastinya, ada eksistensi perosotan yang bisa membuat pengalaman liburan Anda di taman ini terasa semakin menyenangkan dan tidak akan pernah terlupakan.
Sebagai tempat wisata yang edukatif dan seru, tiket masuk ke Taman Kupu-Kupu Kemenuh masih cukup terjangkau. Anda hanya perlu menyiapkan Rp30.000 untuk domestik anak, Rp50.000 untuk domestik dewasa dan asing anak, serta Rp100.000 untuk asing dewasa.
Taman Kupu-Kupu Bali biasanya buka setiap hari, dari pukul 9 pagi hingga 6 sore. Untuk sampai ke sini, Anda bisa menyewa mobil di Putri Bali Rental agar perjalanan lebih mudah, mengingat akses transportasi umum masih terbatas.